Suamiku Horny Aku Bercinta Dengan Pria Lain #bagian 1

Perkenalkan namaku Eva, aku sudah menikah dengan Frans 10 tahun. Sudah beberapa malam ini, suamiku, Frans selalu meminta aku bercerita tentang fantasi teman teman pria. Bagaimana mereka menaksir diriku, memuja diriku dan memimpikan diriku berhubungan sex dengan mereka. Aku sudah sampaikan kepadanya, bahwa aku risih menceritakannya. Sangatlah wajar bila Frans mempunyai persepsi demikian, yang katanya membuat dia tambah horny membayangkan aku berhubungan sex dengan pria lain, karena aku mempunyai sex appeal yang didambakan setiap pria, dengan ukuran dada 36D, dengan pinggang yang ramping, pantat yang bahenol. Dan selalu menjadi perhatian setiap pria. Ada salah satu supervisor di tempatku bekerja selalu melakukan pendekatan, merayuku untuk menjadi kekasihnya. Walaupun sudah aku sampaikan bahwa aku sudah menikah, tetap saja Farid mengejar diriku. Dan selalu menceritakan dia bermimpi ngentot denganku. Kehidupan sex kami juga cukup luar biasa, dimana hampir setiap malamnya (dan terkadang paginya) kami lalui dengan cumbuan, foreplay dan orgasme demi orgasme aku dapatkan dimana membuat kami merasa puas. Suatu malam saat kami bersiap siap untuk berhubungan sex. Saat kami bercumbu sambil Frans membelai rambutku. “Sayang, ada gak temen kamu yang berfantasi tentang mamah?” Frans mengawali pembicaraan. Sebenarnya aku agak risih dengan pertanyaan tersebut, tapi aku jawab juga. “Ada Pah, si Faried”, jawabku “bagaimana ceritanya sayang?” Tanya Frans kembali sambil mengelus elus payudaraku. Dan menciumnya “iya pah, ini bukan fantasi dia lagi Pah, tapi fantasi mamah dengan dia. Mamah berfantasi berhubungan sex dengan Faried” jawabku sekenanya, sambil aku mengusap kontol Frans yang mulai mengeras. “kami pacaran, saat itu dia berulang tahun. Kami merayakannya dengan candle light dinner di pantai kuta, bali” sengaja aku mengarang cerita yang romantic ingin tahu reaksi Frans selanjutnya, ternyata kontol Frans makin mengeras. Tiba tiba diciumnya bibirku penuh nafsu, aku balas ciumannya tidak kalah nafsunya. Frans meremas remas payudaraku dengan keras, aku semakin horny. Ciuman Frans beralih keleher, cium, jilat dan gigitan kecil pada leherku membuat aku bergelinjang, semantara tangan kiri Frans berusaha melepaskan celana dalamku. “Candle light dinnernya romantic sekali pah, Mamah memakai gaun malam, dengan belahan dada yang rendah, sehingga payudara andalan papah terlihat dengan jelas. Farid memakai jas hitam dengan dasi tuxedo, dia terlihat ganteng banget Pah. Mamah jadi tambah naksir, sekaligus tambah horny.. Mamah diberikan liontin yang sangat cantik. Saat memakaikannya, wajah kami berdekatan dan Faried mencium mamah dengan lembut sambil memegang wajah mamah dengan kedua tangannya. Ciumannya lembut sekali pah, lama kami berciuman. Tidak terasa tangan Faried mulai menelusuri payudara mamah, mah jadi terangsang pah, dia meremas dari luar begitu lembut, begitu hati hati. Dan tangan yang satunya lagi mengelus leher mamah. Pah kan tahu, leher mah sangat sensitive. Mamah sangat terangsang dan reflex langsung memegang kontolnya Faried, dan berusaha membuka resletingnya. Wow.., papah kontol Faried besar sekali, dan panjang. Mamah kaget Pah, ingin segera menciumnya, dan berjongkok tapi Faried mencegahnya. “beib, kita kemar yuk, gak enak disini udaraya dingin.” Faried memanggil mamah Beib Pah, romantic sekali Faried, Sambil membopong mamah menuju kamar yang sudah disiapkan. Kamar hotel bintang 5 dengan tempat tidur besar, dihiasi dengan wewangian aroma teraphi, tambah membuat mah terangsang. Mamah horny sekali pah. Saat berjalan menuju tempat tidur, tangan kanan Faried meraih pinggul mamah dan dengan penuh kelembutan ditariknya mamah ke pangkuan Farid. Ooh sungguh romantic Pah. Sambil membenamkan wajahnya ke leher mamah, Farid berbisik dietelinga mamah. "Beib, kamu sangat cantik, sexy dan aku tergila gila". Tangan kanan mamah secara otomatis merangkul bahunya Faried agar mamah tidak terjatuh. Sementara itu tangan kanan Faried meraih paha kiri mamah agar posisi duduk mamah lebih ke tengah pangkuannya. Mendengar bisikan Farid, semangat birahi mamah langsung muncul Pah. Mamah ingin mendapatkan lebih dari sekedar bisikan di leher. Tangan kiri mah rangkulkan ke leher Farid hingga kedua tangan mah saling berpegangan di belakang kuduknya. Posisi seperti itu menggiring wajah Farid lebih bergeser ke dada mamah. Tenggelam ke bukit-bukit ranum mamah yang sudah setengah terbuka karena model gaun mamah yang memang menampilkan belahan payudara mamah yang besar dan indah Pah. Faried menyapukan wajahnya pada dada mamah pah. Menghirup aroma dari dada itu. "Ohh beib" Mamah rasakan tangan Faried mulai menyingkap gaun mamah Pah. Tangannya mengelus paha mamah yang papah bilang sintal ini. Mamah semakin merinding. Akhirnya mamah dan Faried saling melumat. Ciuman Faried sungguh maut. Ciuman seorang pria yang telah matang dan penuh perasaan serta penghargaan pada lawan mainnya Pah. Dari sebuah ciuman, mamah rasakan bahwa Faried bukanlah lelaki egois. Dia mau menerima dan sekaligus juga menikmati saat memberi. Lidahnya yang besar menyeruak ke rongga mulut mamah, mengorek dan mengisap ludah sambil tangan kanannya mulai menelusuri celah selangkangan mamah. mamah mulai menggelinjang dan serasa terbakar birahi darah mamah Pah. Birahi mamah mulai memanas dan menanjak. Ciuman Faried membuat mamah benar-benar terhanyut. Mau tak mau mamah tergerak untuk memberikan respons dengan penuh perasaan juga pah. Mamah menyedot lidahnya, juga ludahnya. Dan Farid memberikannya untuk mamah. Mamah rasakan kini, bahwa dengan ciuman saja kita bisa mendapatkan ribuan warna dan nuansa, dimana setiap warna dan nuansa itu benar-benar memiliki bentuk kenikmatan yang berbeda-beda. Dan itu berkat pemahaman akan makna ciuman dengan gerakan anggota tubuh yang lain yang sama-sama menggiring sensasi kita dalam menapaki birahi yang diharapkan akan terus memuncak. Saat menyedot lidah dan ludah itulah, tangan Faried menelusuri tepian celana dalam mamah di celah selangkangan mamah pah. Paduan kerja lidah dan tangan seperti inilah yang membuat mamah terbawa melayang-layang dalam langit penuh kenikmatan. Dan mamah harus belajar menyelami irama dan makna dalam menapaki birahi ini. Saat mamah harus melakukan balasan ciuman atau sedotannya, mamah mulai dengan sedikit menggoyang pinggul pah, untuk menunjukkan pada Faried betapa nikmat sentuhan yang dilakukannya pada tepian celana dalam mamah itu. Tidak keliru jika dikatakan bahwa seks itu sesungguhnya merupakan suatu seni pah. Ciuman, rabaan, desahan, rintihan, goyangan bahkan sibakan rambut atau cubitan kecil di pinggul atau jambakan rambut hingga lawan cumbunya merasakan pedihnya kulit kepalanya atau cakaran kuku-kuku pada punggung. Hal seperti itulah yang harus dimiliki oleh para suami dan istri. Lembutnya bercumbu dalam ciuman, nikmatnya sapuan lidah yang sesekali merambah ke dagu mamah, gigitan bibir mamah pada bibir Faried atau sebaliknya, erangan dan desahan kecil dari mulut-mulut kami, remasan-remasan jari-jari lentik mamah pada kuduk Farid, rabaan jari-jari Faried pada tepian celana dalam mamah yang sesekali melewati batas tepian itu dan menyentuh atau mengusap atau bahkan memilin bibir-bibir vagina mamah telah menggiring semakin jauh dan tingginya nafsu birahi kami pah. Kurasakan Farid semakin terbakar hingga panasnya juga langsung membakar diri mamah. Nafsu ini setapak-setapak menanjak. Dan rasanya pada saatnya akan meroket. mamah sudah dapat merasakan kalau pangkuan yang sedang kududuki menggelembung. Kontol Farid sudah mengganjal di pantan mamah. Setiap kali mamah harus memepetkan tubuh mamah agar lebih mepet ke tubuh Faried. Sekali lagi Faried menunjukkan improvisasi matangnya Pah. Dia raih kaki kanan mamah dan diangkatnya hingga kini mamah setengah miring dan setengah membelakangi tubuhnya. Kaki mamah di sandarkannya ke sandaran jok sofa. Dan akibatnya selangkangan mamah menjadi terbuka dan gaun mamah melipat ke pinggul hingga celana dalam mamah langsung tampak.Kini tangan kanan mamah yang tidak lagi menggelayut pada lehernya mamah angkat ke atas belakang jatuh ke tangan sofa kiri tanpa pegangan. Ketiak mamah terbuka lebar, demikian pula dada dengan belahan payudara mamah Pah. Bibir Faried lepas dari bibir mamah. Pagutan dan ciumannya berubah menjadi sedotan dan jilatan pada ketiak mamah. Sementara tangan kanannya mulai meliar meremas vagina mamah dan jari-jarinya mulai menembus lubang vagina mamah. Mamah mulai mendesah histeris. Tangan kiri mamah serta merta meraih rambutnya dan meremasnya dengan penuh kegatalan birahi. Betapa kenikmatan birahi dalam kualitas yang sangat tinggi tengah menyeruak dalam relung tubuh mamah dan terus memacu libido mamah untuk terus menapaki ke jenjang puncaknya. Kegatalan pada liang vagina memaksa mamah untuk menjerit lembut sembari mengangkat pantat untuk menjemput jari-jari Farid yang telah menari-nari dalam liang surga mamah pah. Tiba-tiba mamah ingin sekali meraba dan mengelus dada Faried yang tentu bulunya lebat sebagaimana yang kulihat pada tangan-tangannya. Tangan kiriku melepaskan remasan rambutnya menuju ke kancing-kancing kemejanya untuk melepaskannya. Walau hanya 2 atau 3 kancing yang terlepas, telah cukup bagi tangan mamah untuk menyeruak masuk mencapai dadanya yang gempal penuh bulu itu. Perasaan merinding kembali menyergap nafsu mamah saat tapak-tapak tangan mamah merasakan lebatnya bulu dada Faried. Mamah raba tubuhnya lebih ke dalam seakan hendak memeluknya. Lagi-lagi mamah mendesah hebat. Goyangan pinggul serta gerakan pantat mamah untuk menahan kegatalan serta menjemput tusukan jari-jari Faried dalam liang vagina membuat ciuman dan jilatannya semakin meliar pada seluruh wilayah dada mamah. Dengan bantuan tangan mamah, Farid kini juga sudah menyedot putting mamah. yang dengan mudah dikeluarkan dari gaun mamah. Karena mamah tidak memakai BH Pah. Memang kami kesana untuk berbulan madu. biar gampang Pah dia meraba dan meremas remas tubuh mamah Pah. Faried meletakkan mamah ditempat tidur dengan penuh kehati hatian. Faried mecium ujung jari Mamah, dijilat Pah, terus, terus sampai kelima jari mamah habis dicium dan dijilat. Mamah suka sekali dicium jari kaki nya pah, seperti yang papah lakukan. Mulut Faried terus menyusuri kaki mamah, terus ke paha Pah. Mendekati vagina mamah Ohhh…papah, enak sekali. Mamah langsung orgasme pah, mamah gak tahan dicium seperti itu, Faried gak berhenti pah, dia mencium selangkangan mamah yang masih ditutupi dengan celana G-string yang sengaja mamah pakai untuk acara candle light dinner ini berulang ulang, naik turun. Faried mengelus elus pinggiran vagina mah, sekali kali menekan klitoris mamah. Paahhh, mamah gak tahan Pah. Gak terasa pah, ada rasa dingin menyapu vagina mamah, ooohhhh… ternyata lidah Faried sudah ...




Kalo gak bisa klik linknya berarti harus aktifkan javascript buat donlot videonya (Cara mengaktifkan javascript)
Suamiku Horny Aku Bercinta Dengan Pria Lain #bagian 1
Suamiku Horny Aku Bercinta Dengan Pria Lain #bagian 1, cerita sex , Suamiku Horny Aku Bercinta Dengan Pria Lain, sex indah imajinasi istri, istri selingkuh depan suami, bacaan porno, kisah seks, cerita bokep cerita dewasa, Suamiku Horny Aku Bercinta Dengan Pria Lain #bagian 1


Aktifkan javascript tekan (F5), untuk membuka halaman
klik link cerita
serta membuka gambar lebih besar.
Cerita seks dewasa update setiap hari.
http://foto-video-cerita-dewasa.blogspot.com/