Suamiku Horny Aku Bercinta Dengan Pria Lain #bagian 2

Ternyata lidah Faried sudah menjulur julur memasuki vagina mamah. Mamah orgasme lagi Pah. "Beib, aku lepas ya G-string nya ya beib" pinta Farid, langsung melepas nya tanpa mamah setujui terlebih dahulu. “ohhh Honey, masukiiiinnn kontol kamu Hon, cepet hon”, Oh iya pah, mamah memanggil Farid Hon, panggilan kesanyangan buat dia. Faried, meletakan lidahnya pada belahan vagina mamah, dia diamkan sejenak Pah, seperti yang sering papah lakukan. Dan mulai bergerak keatas sambil menekan lidahnya menerobos masuk vagina mamah. Ohhhh…. Enak sekali Pah. Gerakan lidah Farid makin cepat pah, mamah orgasme lagi Pah. Mamah gak tahan, dan bangun. Mamah pengen cium kontolnya Farid Pah. Kalo mamah panggil kontol papah ganteng, kalo kontol Farid mamah panggil Macho. Si Macho. Mamah gak sabaran buka resleting Farid, dan mamah turunkan celananya Pah, tampak kontolnya mencuat sepertinya tidak tertampung oleh celana dalamnya. Mamah elus elus, mamah cium kontol Faried dari balik celana dalamnya. Woowww, besar sekali pah si Macho, Vagina mamah gak sabaran mau menelan kontol yang besar, pasti enak pahhh… Mamah ingin segera menyatu bersama si Macho. Mah buka celana dalamnya, Ampuuun Pah besar sekali, kepalanya sama besarnya dengan dengan kontol papah, tapi kontol Faried lebih gemuk dan banyak uratnya, oh ya Pah ternyata kontol Farid berjengger juga, ada tumpukan daging dibawah kepala kontolnya, seperti jenggot Pah. Pasti asyik sekali, terasa menggelitik di vagina mamah Pah. Mamah jongkok dihadapan Faried, mah pegang kontol yang besar itu Pah. Mah elus perlahan dengan tangan, Mah cium ujung kepalanya yang besar, sebagai tanda perkenalan pah, Mah cium pinggirnya, turun kebawah, Mah lumat buah zakarnya, dan mamah naik lagi keatas mencari kepala kontol yang besar itu pah. Mamah emut pah, terus mah masukin sampai menyentuh tenggorakan Mah, Mah lepaskan pelan pelan sampai diujung kontolnya, mah telan lagi pah, begitu berulang ulang sampai Farid gak tahan. Mamah elus elus buah zakarnya yang kata papah tempat produksi sperma, mamah pengen sperma yang banyak dan kentel pah. Batangnya semakin gemuk dan urat urat di batang kontolnya terasa sekali. Mah jilat, cium dan kocok si Macho berulang ulang sampai terasa keras sekali seperti kayu Pah. Sementara itu Farid mengelus rambut mamah, leher mamah dan turun ke payudara mamah dia remas, pelintir putting mamah yang sudah mengeras Pah. Berulang ulang Farid lakukan itu pah, membuat mamah semakin horny. Dan hisapan mamah pada kontol Farid semakik keras, semakin cepat…. “ohhhh beiiibbbb, aku gak tahan nih mau keluar” teriak Farid Tapi mah gak peduli pah, mamah isap sekuat kuatnya sambil tangan mamah mengusap usap buah zakarnya. Tiba tiba kontol faried mengembang dan besar sekali dan mulai memuntahkan air maninya Pah. “ooohhhh beibbbbb…, aku keluaarrr crooott..crooottttt, croooot, croooot…..” Banyak sekali pah Farid mengeluarkan maninya, mah telan tidak tersiasa, karena mah tau cara menelan mani yang seperti papah ajarkan “ohhh beib kamu hebat, aku cepat kalah” kata Faried sambil mendirikan mamah dan mencium bibir mamah yang masih belepotan air maninya Faried. Faried menyapu lidah mamah pah, Mamah tidak tinggal diam pah, segera mamah sambut sapuan lidah Faried dengan penuh gelora birahi, kemudian tangan Farid yang keras mengangkat tubuh Mamah dan membaringkan ditempat tidur. Tubuh Faried menindih mamah Pah, kami berciuman dengan penuh gairah pah, tak mau menunggu terlalu lama, mamah sapukan kontol Faried di bibir vagina mamah, dengan perlahan Faried mendorong masuk kontolnya, begitu keras mamah rasakan menggesek dinding vagina mamah yang sudah basah, mamah mulai mendesis nikmat, mamah rasakan begitu lama Faried melesakkan kejantanannya hingga akhirnya benar benar semua batang kejantanan itu tertanam di dalam. Faried mendiamkan sesaat sambil mengamati expresi wajah mamah, mamah balas pandangannya, kita sama sama terbakar birahi, dengan senyum yang menawan ditariknya perlahan dan didorongnya lagi, sungguh pelan dia melakukannya, sepertinya Faried begitu menikmati jepitan dan gesekan di vagina mamah, diperlakukannya mamah dengan penuh perasaan, membuat mamah makin terhanyut dalam irama permainannya. Pelan, nikmat dan penuh perasaan, sungguh mamah rasakan baru kali ini diperlakukan sebagaimana layaknya wanita, justru makin membuat mamah melambung tinggi lebih cepat pah, kocokan Faried yang pelan dan lembut terasa makin nikmat seiring dengan ciuman mesra di leher dan bibir mamah, mamah menggeliat dalam kenikmatan yang indah, mamah lumat bibirnya yang ada di mulut mamah, mamah remas rambutnya, dipeluknya tubuh mamah, kami menyatu dalam irama nafsu birahi, cukup lama kami saling mencium dan melumat. Berulang kali kami saling memandang dan berulang kali pula mamah cium pipinya dengan gemas. Pandangannya sungguh membuat mamah makin terhanyut dalam nikmat birahi, tak terasa hanya beberapa menit dia mengocok mamah ternyata mamah sudah mencapai orgasme pah, enak sekali paahh, ya orgasme tercepat mamah selama ini. Mamah menahan desahan orgasmeku, malu untuk mengungkapkannya dengan expresi, mamah gigit bibir mamah pah untuk menahan gejolak orgasme yang datang bertubi tubi, mamah remas lengan Faried seiring dengan denyutan nikmat di vagina mamah, tubuh mamah mengejang lalu perlahan lemas tanpa bisa berbuat lebih banyak. Faried tahu mamah sudah orgasme pah, lalu Faried mendekap mamah dan mencium kening mamah, oh betapa mesranya, tak pernah mamah diperlakukan begitu mesra penuh perasaan oleh laki laki yang menikmati tubuh mamah pah, termasuk papah. Mamah balas dekapannya dengan pelukan lalu kami kembali berciuman bibir. Setelah napas mamah berangsur normal Faried minta ganti posisi. Tanpa melepaskan penisnya, kami bergulingan di ranjang, kini mamah di atas masih tetap berpelukan dan berciuman mesra. Mamah duduk di atasnya, perlahan mamah goyang pinggul mamah, Faried memandangi mamah pah, dengan mesra sambil mengelus elus dan meremas ringan buah dada mamah yang indah ini pah, disibakkannya rambut mamah yang tergerai di muka mamah saat aku bergoyang dan menggeliat nikmat. Tubuh mamah turun naik sambil sedikit memutar mengocok penisnya, Faried mulai ikutan mendesis, desahan demi desahan bersautan antara kami berdua Pah. Mamah tekankan pantat mamah ke tubuhnya untuk menanamkan lebih dalam Kontol Faried di vagina mamah, lalu mamah putar pinggang mamah, mamah permainkan puting di dadanya dengan jari tangan mamah, Faried mendesah keras menikmati permainan tangan mamah, remasan di buah dada mamah makin kencang pah, mamah makin bergairah menggoyangnya, terlalu bergairah hingga dengan mamah segera mencapai puncak kenikmatan sexual kedua kaliny sepuluh menit kemudian Pah, jeritan kenikmatan keluar dari mulut mamah tanpa mamah sadari, otot otot vagina mamah berdenyut keras pah, meremas dan menjepit penis Faried, Faried menatap mamah seolah menikmati expresi wajah mamah yang dilanda orgasme. Tidak mamah pedulikan tatapan Faried pah, meski malu tapi orgasmenya terlalu nikmat untuk di tahan, Faried hanya tersenyum melihat ekspresi mamah sambil tetap meremas buah dada mamah yang indah dan besar Pah. Tubuh mamah langsung lemas dan roboh Pah di atas tubuh Faried, Faried memeluk dan mengelus punggung mamah, napas mamah turun naik tak karuan, kemudian Faried memulai gerakannya mengocok mamah dari bawah, rasa geli dan nikmat kembali menyelimuti tubuh mamah, makin lama makin cepat, mamah mendesah desah di dekat telinganya, Faried mendekap mamah makin erat, tubuh kami menyatu saling merasakan getaran birahi yang makin tinggi. Tiba tiba Faried menghentikan gerakannya, begitu juga mamah diminta untuk diam sesaat, kurasakan denyutan lemah dari kontol Faried, dua detik kemudian dia mulai mengocok mamah lagi pah, diremasnya pantat mamah, rupanya dia menahan orgasmenya dengan menghentikan gerakan kami, dan berhasil. Oh betapa nikmatnya kocokan Faried di vagina mamah Pah, sepertinya lain dari yang lain, membuat mamah kembali melambung menggapai orgasme tak lama kemudian. Sebelum terhanyut lebih lama lagi, Faried minta ganti posisi dari belakang, doggie style, dengan senang hati mamah turuti permintaan Faried, kembali Faried dengan penuh perasaan memasukkan Kontolnya ke vagina mamah pah secara perlahan sambil menggosok punggung mamah, begitu pelan hingga bisa mamah rasakan gesekan di dinding vagina mamah, mamah menikmati setiap millimeter masuknya kontol Faried itu di vagina mamah hingga semuanya melesak sempurna di dalam. Dengan mesranya Faried mengocok mamah perlahan dari belakang, yang mamah rasakan hanyalah nikmat dan nikmat, mamah imbangi gerakan Faried dengan goyangan pelan pinggul mamah, mamah dengar desisan nikmat keluar dari mulut Faried, makin bergairah Mamah menggoyangkan pinggul pinggul mamah, kenikmatan bagi Faried adalah kenikmatan juga bagi mamah Pah. Kocokan Faried makin cepat seirama dengan goyangan pinggul Mamah, kami saling mengocok dengan penuh gairah. Elusan Faried di punggung sudah bergeser ke depan, mengelus dan meremas buah dada mamah yang menggantung dan bergoyang dengan bebasnya, putting mamah sudah keras dari tadi sehingga remasn pada buah dada mamah membuat mamah makin diamuk birahi Pah. Tiba tiba Faried menyodok mamah dengan 2-3 kali sodokan keras, terasa penisnya menghantam dinding rahim mamah. “aaaauuuwwww…beibbbb nakaaaaal…oooouuuughh beiibbb” teriak mamah kaget, meski mamah rasakan nikmat mamah pura pura marah, mamah toleh kebelakang menatap farieda dengan sorot mata marah, tapi Faried hanya tersenyum dan kembali menyodok dengan keras. “ooouughh…eeegh…eeegh…ooogh…ooogh” desah mamah setiap kali sodokan keras kontol Faried menghantam vagina mamah, kombinasi remasan tangan Faried membuat mamah semakin melambung dan benar saja tak lama kemudian mamah gapai orgasme yang ketiga kalinya Pah, padahal Faried belum orgasme yang kedua, sebenarnya mamah agak malu dengan hal ini, tapi sungguh tak bisa mamah cegah nikmatnya kocokan kontol Faried, untuk kesekian kalinya mamah menjerit nikmat hingga tubuh mamah terkulai tengkurap di ranjang. Faried mencabut penisnya, membelai mamah mesra, melihat expresi kelelahan di wajah mamah, Faried tersenyum. Akhirnya kami berdua masih dalam keadaan telanjang duduk di sofa, Setelah beberapa lama mamah mulai memberikan rangsangan pada Faried, mulanya kami berciuman lalu mamah jilati puting dadanya, Faried mendesis, jilatan mamah berpindah ke kontol Faried, Mamah jilati dan kulum dengan penuh gairah, gairah yang sesungguhnya dari mamah yang dilanda birahi sangat tinggi Pah. Tak lama setelah memberikan kuluman pada kontol Faried, Mamah mengatur posisi untuk duduk di pangkuan Faried, perlahan mamah turunkan tubuh mamah dan melesaklah Kontol Faried ke vagina mamah, Mamah diam sesaat menikmati kenyamanan kontol Faried di vagina mamah, Faried menyambut dengan kuluman dan remasan di buah dada membuat mamah menggeliat dan mulai menggoyang pinggul, kontol Faried serasa mengaduk aduk vagina mamah Pah, mamah peluk dia dengan erat, mamah mendesah di dekat telinganya. dia ikutan mengocok mamah dari bawah membuat mamah semakin bergairah, mamah dekap Faried makin erat, wajah Faried terbenam diantara kedua buah dada mamah yang besar dan Indah Pah, entah Faried bisa bernapas atau tidak. Kami saling menggoyang dan mengocok dengan gairahnya, desahan demi desahan saling bersautan, saling melumat bibir, sungguh permainan sex yang paling indah yang mamah alami... Kami berganti posisi, mamah duduk pah duduk dan sementara Fariedd didepan mamah berlutut, saling berhadapan. Dengan posisi seperti ini mamah lebih puas menatap wajah gantengnya saat dilanda kenikmatan, saling tatap dan saling cium disela sela bercinta, kaki mamah naikkan di pundaknya, kontol Faried lebih dalam masuk ke vagina mamah, mamah makin suka dengan irama kocokan Faried yang bervariasi antara pelan mesra dan cepat nakal, mata kami saling bertaut ketika Faried menyodok kontolnya dengan keras, seolah saling mengukur seberapa nikmat yang dirasakan, bagi mamah kenikmatan ini sungguh berlebihan dan tak lama kemudian untuk kesekian kalinya mamah mendapatkan orgasme lagi pah, kembali mamah menjerit nikmat sambil meremas lengan Faried, kali ini Faried tidak menghentikan gerakannya tapi justru mempercepat kocokannya, mamah makin makin menjerit nikmat, cengkeraman mamah dilengan Faried makin kuat. Dan kocokan kontolnya makin keras dan cepat, mamah orgasme lagi Pah, satu dua tiga dan tak terhitung, lalu mamah rasakan kontol Faried membesar dan memuntahkan spermanya divagian mamah Pah, ooohhh nikmat sekali Pahhh. Sperma Faried banyak sekali Pah…. Mulut kami berpagutan erat seolah olah tidak akan lepas, lidah kami saling mencari ruang kosong pah. Benar benar nikmat pah dientot Faried. "terima kasih Hon, kamu memang hebat buat aku orgasme berkali kali" ucapku "iya Beib, kamu memang hebat. aku tergila gila, I love you" sambil Faried mencium bibir mamah lembut sambil meremas buah dada mamh yang besar dan indah yang sudah mulai mengeras lagi pah. Aku terdiam setelah bercerita panjang, kutunggu reaksi Frans setelah mendengar ceritaku dengan Faried. "Trus ceritanya selesai?" tanya Frans bergetar penuh birahi "ceritanya lanjut nanti lagi ya Pah, sekarang ini dulu ya sayang?" bujukku.. Frans memandangku penuh gairah, dan malam itu kami bercinta berkali kali, Frans dengan penuh nafsu birahi mengaduk ngaduk semua tubuh dan vaginaku. Seakan akan tidak mau berhenti…..




Kalo gak bisa klik linknya berarti harus aktifkan javascript buat donlot videonya (Cara mengaktifkan javascript)
Suamiku Horny Aku Bercinta Dengan Pria Lain #bagian 2
Suamiku Horny Aku Bercinta Dengan Pria Lain #bagian 2, cerita sex , Suamiku Horny Aku Bercinta Dengan Pria Lain, sex indah imajinasi istri, istri selingkuh depan suami, bacaan porno, kisah seks, cerita bokep cerita dewasa, Suamiku Horny Aku Bercinta Dengan Pria Lain #bagian 2


Aktifkan javascript tekan (F5), untuk membuka halaman
klik link cerita
serta membuka gambar lebih besar.
Cerita seks dewasa update setiap hari.
http://foto-video-cerita-dewasa.blogspot.com/