Aku Istri Cuma Puas Ngentot 2 kontol sekaligus

Aku Istri Cuma Puas Ngentot 2 kontol sekaligus | Namaku Dana usia 25 tahun. Aku udah punya suami dgn 1 anak. Aku dan R suamiku hidup sangat romantis dan sebenarnya keharmonisan keluarga kita udah terbentuk sejak kita masih berteman (R adalah rekan kerja satu kantor sampai sekarang) yang seiring berjalannya waktu kamipun berpacaran.

Ternyata keasikan pertemanan kita setelah memasuki masa pacaran ngga mengalami perubahan malah semakin kompak karena untuk pulang kerumah aku ngga perlu kuatir jam berapapun karena R dgn setia siap mengantarku pulang atau kalau aku yang lembur maka R akan pulang duluan lalu kembali ke kantor untuk menjemput. Maklumlah sekalipun posisiku dikantor masih tergolong pegawai biasa tetapi kesibukan seolah ngga pernah berhenti dan aku sangat menikmati pekerjaan itu.

Oh ya aku saat ini aku bekerja di bagian keuangan salah satu NGO asing yang menangani perpajakan sehingga banyak sekali tugasku menuntut aku harus banyak menghabiskan waktu untuk berhubungan dgn orang-orang pajak yang udah menjadi rahasia umum sangat banyak tuntutan. Akupun jadi terbiasa menghadapi mereka dan gak jarang untuk dapat "melunakkan" hati mereka aku harus bersikap seluwes bahkan cenderung berpura-pura genit termasuk tampil agak seronok dgn tujuan supaya tugasku dapat selesai dgn mudah. Untungnya suamiku cukup bijaksana dan dapat memahami keberadaanku dgn memberikan kepercayaan penuh kepadaku. Ternyata keleluasaan ini justru membawa aku kedalam situasi yang sulit hingga akhirnya aku memasuki satu dunia yang belum pernah kukenal tapi gilanya aku jadi sulit untuk keluar dari dunia tersebut yaitu threesome sex.

Aku Istri Cuma Puas Ngentot 2 kontol sekaligus

Awalnya ketika itu kantorku menjelang tutup buku dan seperti biasanya kesibukan kita di keuangan menjadi luar biasa tingginya sampai-sampai ada beberapa rekanku yang harus pulang kantor menjelang pagi. Aku sendiri tetap pada tugas utama yaitu merapihkan laporan-laporan pajak dgn dibantu oleh petugas-petugas pajak. Syukurlah kali ini yang ditugasi untuk konsolidasi ada 2 orang yang udah ngga asing bagiku yaitu Rico (26) dan Sandi (25) sehingga aku ngga perlu buang-buang waktu untuk beradoptasi dan menjelaskan kondisi kantorku.

kita janjian ketemu di Hertz Chicken untuk makan siang sekaligus berdiskusi awal menyepakati hal-hal apa yang harus dilakukan dan pembagian tugasnya. Karena udah akrab kamipun menyelingi diskusi dgn senda gurau dan setelah itu kita lanjutkan pekerjaan inti di kantor mereka yang letaknya cukup jauh yaitu di Tanggerang. 3 hari pertama semua berlangsung normal, ketika memasuki hari ke 4 volume pekerjaan semakin serius sehingga ngga terasa udah jam 8 malam. Sedangkan target selesai kerjaan kita hari ke 6 udah harus dilaporkan. Akupun jadi gelisah sendiri dan rupanya Rico menangkap gelagat itu dan mencoba membantuku mencari solusinya.

"Bukan apa-apa Ric, rumahku kan jauh sekali di Bogor sedangkan jam segini aku masih di Tanggerang"
"Ya udah begini saja, bagaimana kalau Mbak Muti bermalam saja di cottage dekat kantor lalu besok pagi minta tolong suami Mbak Dana membawakan pakaian ke kantor. Tapi sekarang harus kasih tahu dulu sama suami supaya dia ngga gelisah nungguin," usul Rico
"Boleh juga, usul diterima" sambutku gembira dan mengangkat tangan untuk TOSH dgn Rico.

  • Segera kutelpon suamiku R yang sedang berada di luar kota untuk minta ijin dan R menyetujui bahkan menyuruhku supaya mentuntaskan. Setelah makan malam nasi goreng di kantor akupun minta tolong Rico mengantarku ke cottage yang dimaksud. Setiba disana ternyata tempatnya cukup menyenangkan karena tersedia ruang tamu dan 2 kamar ditambah lagi hari itu ada rate khusus berkenaan dgn ulang tahun cottage tersebut. Melihat itu spontan aku langsung setuju bahkan menyesali.
  • "Tahu begitu kita kerja disini saja lebih enak"
  • Rupanya reaksiku ini disambut oleh Rico, "kalau begitu bagaimana kalau kita melanjutkan tugas kita disini supaya aku dan Sandi enggak perlu repot-repot karena disini kan bisa sekalian mandi lalu tidur, mumpung kamarnya dua.. gimana Mbak?"
  • "Boleh saja," jawabku pendek tapi dalam hati menyesali spontanitasku tadi karena berarti malam ini aku akan berada bersama 2 laki-laki dalam satu atap rumah.
  • tapi keraguanku pupus karena aku berusaha berpikir positif, toh kita nggak akan macam-macam karena kamar kita terpisah, kalaupun terjadi apa-apa atas diriku aku bisa berteriak. Ah, jahatnya hati ini.. kalau dilihat dari sikap dan penampilan mereka yang intelek mana mungkinlah mereka mau berbuat macam-macam.
  • gak lama kemudian Sandipun datang dgn membawa beberapa tumpuk order dan meletakkan di meja makan yang rencananya akan kita jadikan meja kerja. Untuk menghilangkan rasa lelah aku memutuskan untuk berendam di kamarku yang juga dilengkapi dgn kamar mandi. Tapi baru kusadar aku ngga membawa pakaian, untunglah aku membawa kaos mirip singlet dan kebetulan dibalik celana panjang yang kupakai aku juga mengenakan celana sport stretch hitam sebatas diatas lutut. Masalah lain adalah aku cuma membawa CD yang menempel.. Duh bagaimana ya..

Akhirnya aku dapat ide untuk mencuci CD itu dan menjemur di kamar mandi dgn harapan besok pagi udah kering. Sebagai pengganti CD aku melapisi kemaluanku dgn panty liner yang kutempelkan langsung di celana. Beress.. Kan?? Lalu mandilah aku dgn air panas yang udah kuatur sesuai selera. Usai mandi akupun berbusana seperti yang udah aku pikirkan dan ketika keluar kamar kulihat Rico dan Sandi udah segar karena mereka juga udah mandi dan seolah udah janjian mereka sama-sama mengenakan celana pendek, tapi bagian atasnya cuma Rico yang mengenakan kaos singlet sedangkan Sandi bertelanjang dada saja membiarkan dadanya yang bidang berotot dan berbulu itu terpampang membuat darahku sedikit berdesir.

"Maaf Mbak Dana aku terpaksa ngga pakai apa-apa karena tadi waktu mau mandi bajuku jatuh dari kapstok sehingga basah"

Sandi berusaha menjelaskan dan menutupi rasa saltingnya karena mataku menatap tajam.

"O ya, tapi udah dijemur kan?" tanyaku basa basi.
"udah sih," jawab Sandi sambil pura-pura sibuk dgn kerjaannya lagi.
"Ah, bilang aja mau pamer bulu sama Mbak Dana.. ck, ck, ck.. Di kampungnya aja segitu banyak apalagi di kotanya.. ha, ha, ha" ganggu Rico sambil melirik ke aku dan kulihat Sandi semakin malu.

Rupanya introduksinya Rico ngga berhenti disitu karena akhirnya kita kembali bersenda gurau yang selanjutnya topikpun beralih serius menjadi diskusi tukar pikiran seputar hal-hal yang sangat pribadi dan kamipun tenggelam asik dalam pembicaraan tentang teknik-teknik ML. Dari situ baru kuketahui dari kisah-kisah mereka ternyata Rico sangat piawai dalam teknik sex. Rico terus bercerita tentang pengalamannya dgn beberapa teman gadisnya yang menurut pengakuannya cewek-cewek itu sangat tergila-tergila dgn permainannya.

Lain halnya dgn Sandi yang lebih banyak mendengarkan tapi tanpa sadar Sandi udah menutupi bagian auratnya dgn bantal, mungkin malu kalau ketahuan "adik"nya udah meronta-ronta. Semula aku bertahan untuk ngga menceritakan pengalamanku, tapi karena Rico pandai memanfaatkan suasana akhirnya kuceritakan juga apa saja yang aku dan suamiku pernah lakukan tapi masih dalam batas yang sopan karena itu hal yang tabu untuk disampaikan kepada orang lain apalagi lawan jenis dan bukan suami sendiri.

Lama kelamaan level cerita kamipun meningkat, aku udah semakin berani menyampaikan hal yang sekecil-kecilnya tentang apa saja yang masing aku dan suamiku sukai. Begitu juga dgn Sandi yang berhasil dibuat mengaku kalau ternyata selama ini mengalami minder akibat bawaan lahir karena memiliki penis yang sangat besar. dgn tetap berusaha keras mengendalikan hormon wanitaku aku berusaha untuk menghibur Sandi.

"Ah, kenapa harus minder.. Justru seharusnya bangga dong. Seperti aku, maaf kata nih, aku suka minder karena memiliki rambut yang berlebihan. kalau laki-laki seperti kamu sih nggak apa-apa, tapi aku suka kuatir suamiku ngga menyukainya. Buktinya setiap aku memintanya untuk mengoral selalu ditolak halus, tapi jangan salah.. Dia selalu puas dgn coitus kita"

Hari semakin malam dan topik diskusi kita semakin panas dan kamipun udah berpindah ke sofa. Ketika kita membahas threesome sex dan entah sadar atau ngga sambil bercerita posisi duduk udah gak karuan.. Aku bersandar di pegangan sofa dgn kaki diatas pangkuan Rico dan kaki sebelah berjuntai ke karpet dimana Sandi duduk dilantai sambil menikmati Rico yang memijat betis indahku dgn bulu-bulu halus yang tumbuh rapih disitu dan Sandi memijit telapak kakiku yang putih bersih dgn kuku dilapisi kutex transparan.

Begitu nikmat sensasi pijatan yang mereka berdua lakukan akhirnya aku merasa melayang apalagi pijitan Rico udah naik ke arah pahaku dan aku ingat aku cuma mengangguk dgn mata terpejam ketika Rico dan Sandi melepaskan celana sportku dgn alasan untuk memudahkan pemijitan dan lupa kalau itulah pertahananku terakhir. Ketika kubuka mata untuk mencegah upaya mereka tapi ternyata terlambat karena celana itu baru saja terlepas dari ujung kakiku.

"Duh.. Kalian ini.. Aku jadi malu"

Tapi mereka ngga menggubris sebab mereka udah asik masing-masing dgn kakiku.. Dan aku semakin bergumul dgn diri ini antara menolak dan sebaliknya.. Yang kesimpulannya aku dgn perlahan dan sambil menggoyang-goyangkan pinggul akibat sensasi yang begitu hebat membuka kakiku terbuka lebar-lebar dan melupakan rasa malu karena telah memamerkan bagian dari wanita yang mestinya aku tutupi dan cuma dapat dibuka didepan suamiku. Tapi peraturan itu seolah ngga berlaku karena dibawah selangkanganku sana dua lelaki muda sedang menggeluti pahaku dan.. Oow mereka tiba-tiba berubah seperti hewan lapar sedang rebutan makanan dan begitulah mereka sedang saling dorong untuk bisa melahap kemaluanku..

Aku Istri Cuma Puas Ngentot 2 kontol sekaligus, cerita seks, sex ngentot cerita dewasa porno bokep istri selingkuh
Aku Istri Cuma Puas Ngentot 2 kontol sekaligus | Klik foto untuk memperbesar

Dan akhirnya Sandi mengalah membiarkan Rico melahap kemaluanku dgn rakusnya, selanjutnya giliran Sandi yang berbeda dari Rico.. Lebih lembut tapi oougghh seluruh permukaan kemaluanku terasa dikunyah, penasaran mau tahu apa yang sedang Sandi lakukan, kubuka mata dan kulihat mulutnya yang ditumbuhi janggut dan kumis tebal itu telah menutupi kemaluanku membuat aku kegelian hebat serta tiba-tiba kurasakan ada sesuatu yang mendesak dari bagian bawahku yang ternyata cairan kewanitaanku mengalir deras memenuhi rongga kemaluanku..

Setelah puas menggeluti kemaluanku Rico mengambil handuk dan menyeka kemaluanku.. Dan mengambil sesuatu yang ternyata krim cukur jenggot dan shaver.. Aku tahu apa yang akan Rico lakukan tapi akibat kenikmatan oral sex itu aku seperti ngga berdaya dan tetap telentang dgn posisi mengangkang..

"Rico apa yang mau kamu lakukan??"

Tapi pertanyaanku ngga digubris malah Rico memberi kode kepada Sandi yang kemudian Sandi menghampiriku dan didepan mataku dia menurunkan celana pendeknya.. Dan wow.. Batang kemaluan Sandi ternyata udah memuai sampai sebesar tangan bayi.. dgn tetap lembut Sandi menyodorkan kontol jumbo nya ke mulutku sehingga mulutku sekarang penuh sesak dgn penis milik Sandi sementara dibawah sana Rico rupanya asik mencukuri kemaluanku.. Semua proses itu berlangsung kira-kira 15 menit dan ketika "pekerjaan" Rico selesai Sandipun mencabut penisnya dari mulutku.

Ketika kutengok kemaluanku udah licin memerah.. Setelah membersihkan sofa dari bulu-buluku Rico memulai tugas lainnya, penisnya yang ngga kalah besarnya dari milik Sandi segera melompat dari celana pendeknya.. Sehingga yang terlihat sekarang 3 insan berlawanan jenis udah polos ngga mengenakan apa-apa terlebih aku udah seperti bayi karena kemaluanku udah ngga ditumbuhi bulu lagi dan sedang digosok-gosok oleh batang kemaluan Rico sampai cairanku keluar seolah menyatakan siap untuk menyambut penis Rico yang besar dan penuh urat..

"Sshh.."

cuma desisan itu yang keluar dari mulutku ketika kepala cendawan itu menerobos perlahan kewanitaanku yang selama ini cuma digunakan oleh suamiku R. Secara naluri mulutku terbuka lebar ketika kurasakan batang kemaluan Rico udah tertanam seluruhnya di dalam liang senggamaku.. Setelah beberapa saat didiamkan yang ada dibenakku adalah betapa sesaknya kemaluanku dan gatalnya minta ampun sehingga tanpa sadar pinggulku bergoyang yang disambut dgn genjotan Rico..

Selang beberapa lama Rico tiba-tiba membalikkan tubuh kita dgn penis masih tetap tertanam sehingga sekarang aku berada diatas Rico memberiku kesempatan untuk mencari sensasi sendiri.. Hal ini berlangsung cukup lama entah udah berapa kali aku orgasme.. gak lama kurasakan bokongku ada memukul-mukul pelan, ketika kutengok ternyata Sandi sedang dalam posisi tegak dibelakangku dan mengoleskan baby oil ke anusku.. Selanjutnya yang terjadi adalah kenyataan 2 penis besar mereka udah tertanam dalam tubuhku.. Luar biasa nikmatnya sampai akhirnya merekapun ejakulasi dan menumpahkan di wajahku..

Setelah itu kita bertiga tertidur pulas dan pagi-pagi kita bangun melanjutkan pekerjaan yang tersisa. Bedanya dgn kemarin-kemarin adalah sekarang kita bekerja tanpa sehelai benangpun dan bila udah mulai bosan kita selingi dgn persetubuhan.. Kadang aku melayani sekaligus berdua, kadang satu-satu dan sementara salah satu dari mereka tetap bekerja.

Lucu memang.. Tapi itulah pengalaman dahsyat yang aku alami dan membuat aku jadi sekarang jadi ketagihan.. Malah aku pernah melayani Rico dan Sandi ditambah 3 orang temannya yang lain.. Luar biasa.. Benar-benar aku udah punya dunia sendiri diluar ijin suamiku R.

Aku Istri Cuma Puas Ngentot 2 kontol sekaligus, cerita seks, sex ngentot cerita dewasa porno bokep istri selingkuh, Aku Istri Cuma Puas Ngentot 2 kontol sekaligus, cerita seks, sex ngentot cerita dewasa porno bokep istri selingkuh
Aku Istri Cuma Puas Ngentot 2 kontol sekaligus
Aku Istri Cuma Puas Ngentot 2 kontol sekaligus, cerita sex , Aku Istri Cuma Puas Ngentot 2 kontol sekaligus, cerita seks, sex ngentot cerita dewasa porno bokep istri selingkuh, bacaan porno, kisah seks, cerita bokep cerita dewasa, Aku Istri Cuma Puas Ngentot 2 kontol sekaligus


Aktifkan javascript tekan (F5), untuk membuka halaman
klik link cerita
serta membuka gambar lebih besar.
Cerita seks dewasa update setiap hari.
http://foto-video-cerita-dewasa.blogspot.com/