Bispak Doyan Kontol Ngentot Anak Boss

Bispak Doyan Kontol Ngentot Anak Boss - Namaku adalah Wina. saya bertipikal seperti wanita jawa pada umumnya. Tubuhku sexy montok padat dengan kulit kecoklatan. Pada saat saya berumur 17 tahun saya merantau ke kota. saya bercita-cita menjadi pelayan restoran besar. Namun, cita-cita itu tidak mudah.

Dengan pendidikanku yang hanya tamat SD dan tidak punya pengalaman bekerja. Seringkali saya di tolak. Kalau ada yang menerimaku, paling lama hanya 3 bulan dalam masa uji coba setelah itu saya dikeluarkan.

1 tahun saya dapat bertahan hidup di jakarta. Memasuki tahun kedua, keadaanku semakin sulit. saya mulai kehabisan uang, sementara saya belum mendapatkan pekerjaan. Sudah 4 bulan saya menganggur. minggu depan masa kontrakan rumah ku harus diperpanjang. Untuk makanpun, saya kesulitan. Singkat cerita, karena kesulitan itu, saya terjerumus ke dalam dunia prostitusi. saya menjadi bispak. Masa-masa itu, saya hidup dengan cukup. saya menjadi bispak selama 4 tahun. Suatu malam, saya terjaring razia. Lalu di masukkan ke panti rehabilitasi dan di bekali dengan pelatihan Baby sitter selama 1 tahun. Selama 1 tahun itu saya disadarkan dari kelakuanku yang asusila. saya bertekad untuk tidak menjadi bispak lagi.

Lulus dari pelatihan itu saya pun di terima menjadi baby sitter di sebuah keluarga. Keluarga itu adalah keluarga Tiong Hoa. Suaminya bernama A Chan dan istrinya Cieli. Mereka mempunyai 2 orang anak laki-laki. Yang kecil berumur 4 tahun namanya Richard dan yang besar berumur 7 tahun namanya Rivaldo saya bekerja dengan sebaik-baiknya. Tugas utamaku adalah menugurus Richard, namun saya juga membantu Rivaldo menyiapkan keperluan sekolahnya karena Pak A Chan dan istrinya sibuk berdagang dan membersihkan rumah. Tentu saja dengan gaji yang di atas rata2 babysitter lainnya. Mereka memiliki toko di glodok. Sehingga jam 8 sudah harus berangkat dan baru pulang jam 6 sore.

Bispak Doyan Kontol Ngentot Anak Boss

Suatu malam, pukul 11 saya terbangun dan ingin buang air kecil. saya keluar kamar, namun langkahku tertahan oleh suatu pemandangan. Di ruang tamu saya melihat Pak A Chan dan isterinya sedang bersetubuh di atas sofa. saya hendak kembali ke kamar, namun entah saya terdiam. Mereka tidak sadar kalau saya memperhatikan mereka. Mereka bergumul dengan penuh gairah namun tana suara. Hanya terdengar entakan suara saat pantat ibu Cieli membentur pangkal kontol suaminya. saya melihat adegan itu hingga selesai. Pak Chen mengeluarkan semua spermanya di dalam nonok ibu Cieli. Setelah itu saya kembali ke kamar.
Selama 1 jam saya tidak bisa tidur. Membayangkan kejadian tadi dan teringat masa lalu ku sebagai bispak. saya menjadi sangat terangsang.. Namun saya tidak bisa berbuat apa-apa. karena saya tidur 1 kamar dengan Richard dan Rivaldo. Sebagai baby sitter saya harus menemani Richard, sehingga saya tidur di lantai dengan kasur gulung dalam kamar mereka. Jika saya masturbasi, lalu tiba-tiba mereka terbangun, akan sangat bahaya. Akhirnya saya tertidur juga dan bermimpi di setubuhi oleh salah satu pria yang sering menjadi pelangganku.

Keesokan harinya, saya kembali melakukan rutinitas pekerjaanku. Ricard dan Aldo sudah berangkat sekolah. Setelah itu Pak Chen dan isterinya ke toko. saya segera merapikan rumah. saya melakukan semuanya dengan buru-buru karena saya ingin segera masturbasi sebelum Ricard dan Aldo pulang. Pukul 10 saya selesai membereskan rumah. Ricard dan Aldo akan pulang pukul 12. Jadi ada waktu 2 jam. saya segera ke masuk kamar. Melepas celana dalamku dan mulai mengusap-usap nonok ku. saya tidak ingin segera orgasme, jadi saya hanya bermain-main dengan nonok ku, menikmati sensasi yang sudah 1 tahun tidak ku rasakan. Satu jam sudah berlalu dan saya memutuskan untuk segera mencapai orgasme. namun tepat ketika saya akan menanjak naik, terdengar klakson mobil jemputan Ricard dan aldo. saya panik. Karena, baju, celana dalam, BH semua bertebaran di dalam kamar itu. saya segera bangkit dan memakai pakaianku. tepat ketika Ricard dan Aldo memasuki kamar. saya lega, namun juga kesal karena nafsu yang sudah memuncak namun tak bisa dikeluarkan.Namun saya tak bisa berbuat apa-apa. Akupun tersenyum dan bertanya kepada mereka : "Aldo dan Ricard kok sudah pulang?". Aldo menjawab "Iya mbak, guru-gurunya ada rapat. Mbak laper ni, tolong siapin makan donk." saya tersenyum dan menjawab "oke deh. Sebentar yaa" saya berpikir akan segera menyuruh mereka tidur siang, agar saya bisa masturbasi lagi.
Namun, ternyata rencanaku tidak berjalan mulus. Setelah makan, Ricard memang langsung tertidur. Namun, Aldo tidak mau tidur. Dan yang membuatku stress adalah, Aldo tidak mau tidur karena mau mengerjakan PR. Kalau dia tidak mau tidur karena bermain atau menonton, saya bisa mengancamnya akan mengadukan ke orangtuanya. Namun, apa yang bisa ku ancamkan jika alasan dia tidak mau tidur adalah mengerjakan PR?? cerita seks Bispak Doyan Kontol Ngentot Anak Boss

Ingin kubantu agar cepat selasi, namun ku lihat soal PR nya susah sekali. Akupun hanya pasrah. Bertiduran di kasur gulung ku di kamar menemani Ricard tidur sementara Aldo berada tidak jauh dariku mengerjakan PR. Namun, nafsuku semain tak tertahankan. saya memutuskan akan masturbasi saja di kamar mandi. saya sudah melangkah keluar kamar, namun Tiba-tiba, sebuah ide terlintas di benakku. Ini memang ide yang bangsat dan entah setan apa yang membisikkan di telingaku.
saya keluar kamar, menuju kamar mandi. Ketika sudah di dalam kamar mandi. saya tiduran di lantai dan
saya berteriak : "DO, aldo TOLONG do!!". "Tolong mbak do!!"
Aldo pun datang dengan terogopoh. "Ada apa mbak? Mbak kenapa? Mbak...jangan nakutin aldo donk..Mbak"
"Do... badan mbak tiba-tiba lemas gak bisa gerak. Tolong kamu pijit-pijit kaki mbak ,do?"
Aldo pun segera memijit kakiku. Kulitnya yang putih tambah putih karena pucat ketakutan.
"Gimana mbak?? bener gak pijitnya?"
"Bener do..Iyah, do...shhhh...pijit trus do, udah mulai baikan ni."
"hyuhhh...mbak bikin panik Aldo aja.."
"ADUUUHHHH!!!! DO!!...sakitnya pindah do ke pinggang mbak do...cepet balikin badan mbak do. trus teken-teken pinggangnya!!"
"I..iya mbak, sebentar ya sabar."
Aldo segera membalik badanku. Tentu saja sebenarnya saya yang membalik badanku sendiri.
"Ditekan-tekan gini mbak?" dia bertanya
"Gak kerasa do, baju mbak di naikin dulu. ato sekalian buka aja."
"Oke mbak, sebentar ya..." dia membuka bajuku
"mbak...saya telepon mami aja ya, biar cepet pulang, trus mbak di bawa ke dokter."
"eh...eh...jangan...gak usah..mama kamu pasti lagi sibuk. kamu tolongin mbak aja sini"
"Tolongin gimana mbak?"
"Kamu buka celana mbak soalnya celana mbak basah. trus kamu pijit pinggang sama pantat mbak. Cepetan do!!"
"oke mbak" Dia segera membuka celanaku. Tangannya mulai memijiat pinggangku.
"Do, pinggangnya udah enakan, pijitin pantat mbak aja." saya menyuruhnya.
"Pijat gimana mbak?"
"kayak pijat kaki tadi." Diapun segera mempraktekkan. Pantatku diremas-remas. saya menikmatinya.. Dia masi ketakutan. namun dengan patuh dipijitnya pantatku. saya pun berkata kepadanya "Do, celana dalam mbak basah juga nih gara2 kesiram air. Kamu lepas juga donk tolong" Dia segera melepaskannya. Setelah itu saya segera membalikkan badan. "Do, pantat mbak udah gak sakit. Tapi sekarang selangkangan mbak gatel banget ni. Tangan mbak masi lemes, belom bisa garuk sendiri. Tolong garukin dong do."
Tanpa ada curiga sedikitpun, Aldo segera menggaruk area nonok ku. Namun, entah kenapa dia tidak mau menyentuh tepat di nonok ku. "bukan di situ do yang gatel. Ke kanan dikit.Bukan...kebanyakan. ke kiri dikit, dikit aja....itu do yang ada rambutnya, di situ yang gatel...NAHHHHH...iya do di situ yang gatel..garuk terus do...shhhhh...iyah do, garuk terus do...aduh do, gatelnya pindah ke dalem do...telunjuknya masukin do...do..Aldo kok bengong, cepet masukin jari telunjuk aldo...mbak udah ga tahan nih gatel banget..." Aldo hanya terdiam...saya pun menucbit pipinya pelan. Dia lalu tersadar. "Ada apa mbak??"
"Selangkangan mbak dah gatel banget nih di dalem, cepat kamu masukin telunjuk kamu."
"i iiya mbak" Aldo segera memasukkan jarinya...
"NAHHHHH....iiiya do...garuk terus do...OUUUHHHHH..." saya melenguh...
saya lalu berkata "DO, kemaren kamu makan gak di abisin ya? nasi nya kamu buang ke tempat sampah"
"hah? kok mbak tahu?"
"tahu donk. Nanti mbak laporin mami loh"
"jangan mbak...jangan donk mbak..ntar aldo di marahin"

"oke mbak gak akan laporin ke mami, tapi kamu harus nurut sama mbak.janji?"
"iya deh mbak, Aldo nurut sama mbak"
"Sekarang, mbak udah gak sakit, tapi baju kamu basah semua tuh gara2 keringet, ayo kamu mandi ya..."
"iya mbak." Dia lalu mengambil handuk dan masuk kamar mandi.
saya melepaskan BH ku dan berkata, "sini mbak mandiin aja, biar cepet supaya gak masuk angin. Sekalian mbak juga mau mandi" saya segera masuk, dia sudah membuka baju dan celananya.
Di dalam kamar mandi. saya segera mengguyur badannya dengan air. Lalu mengusap-usap tititnya. "DO, makasi ya udah nolongin mbak..mbak sayang sama kamu. Sini mbak peluk dulu.." saya pun berjongkok dan memeluknya.Dia membalas pelukanku "Sama-sama mbak"
Setelah pelukan kami lepas,
"Ehm...kontol kamu kotor tuh do. Harus di bersihin."

cerita seks Bispak Doyan Kontol Ngentot Anak Boss
"o iya mbak, pake sabun ya?"
"sebelum di sabunin, kontol kamu harus di gosok-gosok dulu biar kotorannya lepas."
"oke sebentar mbak" dia segera menggosok-gosok kontol kecilnya.
"bukan gitu caranya..sini mbak bersihin.."saya menggosok-gosok dengan tanganku..lalu
"ADUUHH...tangan mbak masi lemes, belom bisa gosok kenceng2, tapi kalo gak di gosok, nanti kotorannya gak lepas...gimana ya??" saya pura2 berpikir
"ya udah, biar aldo gosok sendiri aja."
"AH. mbak ada ide, kontol aldo di masukin ke lobang ini aja, terus aldo maju mundur"
"hah? lobang mana mbak?"
"Lobang ini." kataku sambil membuka kaki lebar-lebar. Jembutku sudah basah dari tadi.
"masukin ke situ mbak?"
"Iya kamu masukin ke sini, coba deh" dia segera maju. saya duduk dan mengangkang.
PLESS...tititnya yang kecil masuk ke dalam nonok ku..
"Sekarang badan kamu maju-mundur" dia maju munudr
"mbak...kok ngilu si??kayaknya kontol aldo mengembang deh...aduh mbak...sakit"
"tahan do, nanti lama-lama pasti jadi enak deh, pokoknya kamu maju mundur aja" dan benar saja, tititnya memang mengembang menjadi besar, memang tidak sebesar kontol pria dewasa, namun cukup untuk membuatku horny.

Bispak Doyan Kontol Ngentot Anak Boss, cerita seks bispak, bispak ngentot, cerita sex doyan kontol, cerita dewasa bispak doyan kontol
Bispak Doyan Kontol Ngentot Anak Boss

"AHHHH...Do, ayo do, cepet, kamu maju mundur.Ahhhh...doooo...."
"MBAKKKK....kontol aldo kenapa mbak?? ADUUUHHH...mbak...ngilu mbak"
"GAK PAPA DO..ayo.huhhhhuhhhh...terus do.... terus do huhhhhuhhhhuhhhhuhhhuhhuuu" nafasku makin tersengal.
"MBAKKKK...aldo dah gak tahannn...ngilu "
"ALDOOOOOOO.....AHHHHHH..SHHHHHHHH....." CROTTTTTT...cairanku keluar tak terbendung...cairan yang kusimpan selama 1 tahun saya tidak ngentot, cairan yang kupendam dari tadi malam, membasahi tubuh ku dan aldo. Aldo tidak mengeluarkan sperma, karena dia baru 7 tahun, tapi saya sangat puas dengan tititnya. Ku ancam, jika dia menceritakan kejadian hari ini, saya mengadukan soal makanannya yang tidak habis. Setelah itu saya tidur nyenyak dan dia kembali mengerjakan PR

Bispak Doyan Kontol Ngentot Anak Boss, cerita seks bispak, bispak ngentot, cerita sex doyan kontol, cerita dewasa bispak doyan kontol, Bispak Doyan Kontol Ngentot Anak Boss, cerita seks bispak, bispak ngentot, cerita sex doyan kontol , cerita dewasa bispak doyan kontol
Bispak Doyan Kontol Ngentot Anak Boss
Bispak Doyan Kontol Ngentot Anak Boss, cerita sex , Bispak Doyan Kontol Ngentot Anak Boss, cerita seks bispak, bispak ngentot, cerita sex doyan kontol, cerita dewasa bispak doyan kontol, bacaan porno, kisah seks, cerita bokep cerita dewasa, Bispak Doyan Kontol Ngentot Anak Boss


Aktifkan javascript tekan (F5), untuk membuka halaman
klik link cerita
serta membuka gambar lebih besar.
Cerita seks dewasa update setiap hari.
http://foto-video-cerita-dewasa.blogspot.com/