Cerita Cewek Caddy Golf Bisa Dipake

Cerita Cewek Caddy Golf Bisa Dipake - saya bekerja disebuah perusahaan dibagian pembelian. Tugasku ya ngurusin semua pembelian yang dilakukan kantor, termasuk kontak suppliernya. Bosku ingin menservis beberapa pejabat yang suka banget maen golf, makanya saya usulin untuk buatkan associates padang golf aja selama setahun.

Bos setuju, dan dia suruh saya nyari padang golf backbone yang bonafid dan gak terlalu mahal associates feenya. Setlah survei kesana kemari, akhirnya saya kontak salah satu padang golf yang cukup punya nama, dan minta untuk ngirim marketingnya untuk diskusi ma saya. Pada waktu yang sudah ditentukan, datanglah seorang wanita muda yang cantik dan sexy, dari padang golf yang kutelpon. Dia mengenakan pantalon dan blazer yang tidak bisa menyembunyikan kemontokan toketnya.

saya tidak dapat menyembunyikan kekagumanku pada wanita tersebut, Sarah namanya. Mataku jelalatan menelusuri bodi sexynya dari ujung rambut sampai ujung kaki. Pandanganku fokus ke arah toketnya yang montok. Kelihatan Sarah mengerti apa yang kuinginkan. Dibukanya kancing blazernya dgn alasan panas, sehingga nampaklah belahan toketnya mengintip dari balik catchbasin topnya yang belahan dadanya rendah. Pembicaraan mengalir cepat, karena dia sudah dibekali dgn kebijakan mengenai harga dan lain2, maka dia bisa menjawab semua pertanyaan yang kuajukan. Dia membuat janji lagi untuk membawa angle yang berisikan perjanjian2 lisan yang telah disepakati. saya melahap tubuhnya dgn pandangan yang penuh napsu.

Pada hari yang dijanjikan, saya menelponnya mengatakan bahwa penanda-tanganan angle akan dilakukan di apartemen kantor saat makan siang. saya juga mengelola beberapa accommodation yang disewa kantor untuk tamu2 VIP. Kebetulan ada accommodation yang sedang tidak digunakan, makanya saya mengundang Sarah untuk ke accommodation tersebut. Terus terang saya sudah sangat tergiur dgn kemolekan tubuhnya. Sarah tiba tepat pada waktunya. saya menyambutnya dgn mata berbinar2, saat itu dia menggunakan pakaian yang sama jenisnya dgn ketika ketemu pertama kali di kantor. saya santai saja, dasi sudah kulepas, tangan baju juga sudah kugulung. saya mengajaknya langsung kemeja makan dan menyantap makanan yang sudah kusiapkan sambil ngobrol ke sana kemari. Akhirnya obrolan menjurus kearah yang saya inginkan. “Sarah, kamu cantik sekali, adult lagi”, rayuku. “Kalau angle ditandatangani, saya dapet benefit apa?”. “Bapak maunya apa?”, tantangnya. “Maunya Sarah, boleh gak”, kataku to the point. “Maksudnya ditemani Sarah, gitu pak”, jawabnya sambil tersenyum. “Iya Sarah nemenin saya di accommodation ini, mau gak”, kataku menjelaskan. “Siapa takut”, jawabnya. “tapi bapak tandatangani dulu ya persetujuan angle ini”, jawabnya. Segera proposalnya kutandatangani, memang saya diberi wewenang untuk menandatangani angle pembelian kendaraan kantor ini dan kuberikan padanya. Dia tersenyum melihat angle yang telah kutandatangani, mungkin nilainya melebihi ambition penjualannya untuk bulan ini.

Cerita Cewek Caddy Golf Bisa Dipake

“Jangan panggil pak, saya kan belum tua, panggil mas aja. saya mau mandi dulu ya, gerah, Sarah mau mandi bareng?” tanyaku menggoda. Dia hanya tersenyum, saya menghilang ke kamar mandi. Tak kemudian saya keluar hanya dgn mengenakan celana pendek dan T shirt saja, santai. “Giliranmu, di balik pintu ada bathrobe baru, pake aja, biar lebih relax ”, katanya sambil tersenyum. Dia menghilang ke kamar mandi, tak lama kemudian dia keluar dgn hanya mengenakan bathrobe dari bahan handuk. saya terpana memandangnya, bathrobe itu pendek hanya 15 cm diatas lutut. Paha dan betis menjadi terlihat, tersingkap ketika dia melangkah. Kimononya melekat erat di badannya, sehingga pantatnya yang besar, pinggangnya yang ramping dan toketnya yang membusung tercetak dgn jelas. Bathrobe itu tidak diikatkan sempurna sehingga belahan toketnya menyembul di belahan baju.

saya duduk di daybed dan Sarah langsung duduk disebelahku, merapat kebadanku. Tanganku segera merangkul pundaknya. “Sarah, kamu cantik dan sex i sekali”, kataku sambil mencium pipinya. “Ih, mas genit”, jawabnya manja. saya mulai mengelus pahanya yang terbuka, kusingkapkan kimononya. Tanganku dibiarkannya mengelus makin ke atas dan berhenti di pangkal pahanya, bathrobe yang dipakainya makin tersingkap, dia sengaja merengangkan pahanya sehingga saya dapat melihat CD minimnya yang tipis, jembutnya yang lebat menyeruak di kiri dan kanan CD serta sedikit dibagian atas CDnya. “Jembut kamu lebat ya Sarah, napsu kamu pasti besar ya. saya suka ngentot dgn cewek yang jembutnya lebat”, kataku dgn napas memburu. “Kenapa begitu mas?’ tanyanya. “Kalo cewek jembutnya lebat, minta nambah terus kalo dientot, bifold dan gak puas2″, jawabku. “Itu bukan bifold mas, tapi menikmati”, jawabnya. “itu sudah tau, kok tadi nanya”. Sarah hanya tersenyum saja. Jariku mulai mengelus pangkal pahanya dan daerah memeknya. Dia menggeliat, geli. saya bangkit dan berlutut didepannya. Pahanya kuciumi bergantian, sambil kuremas2. Paha terbuka makin lebar sehingga saya makin mudah mengakses daerah memeknya. saya jadi makin beringas, tali kimononya kuurai dan kimononya kulepas. “Wow, Sarah, kamu merangsang sekali”, kataku sambil memandangi tubuhnya yang hanya berbalut bra dan CD.

“Kita teruskan diranjang yuk”, saya tarik dia bangun dan kugandeng ke kamar. Dia merebahkan diri di ranjang, setelah kimononya kulepaskan. saya langsung memeluknya. Kuciumi toketnya sambil kuremas2. Karena terhalang bra, branya kulepas. saya semakin semangat, kuciumi toketnya. Pentilnya kuemut, kugencet dgn gigi dan lidahku. makin kuat emutanku dan makin luas daerah toketnya yang kuemut. Napsunya juga sudah berkobar2. saya membenamkan wajahku di belahan toketnya, kemudian bergerak kebawah pelan2 mengarah ke perut. Pusernya kujilati. Dia menggelinjang karena kegelian. napsuku makin berkobar saja. saya memeluk pinggulnya dgn gemas, kecupanku terus turun ke arah CDnya, saya menjilati jembut yang keluar dari samping CDnya, kemudian kucium daerah memeknya dgn kuat. CDnya sudah basah sepertinya karena napsunya yang sudah berkobar. “Kamu udah napsu ya Sarah, CD kamu sudah basah begini”, kataku sambil tersenyum. saya senang bisa merangsang napsunya sehingga dia tampak pasrah saja dgn tindakanku.

saya bangkit dan melepaskan semua yang melekat dibadanku. kontolku sudah ngaceng dgn keras, lumayan besar dan panjang. saya menjepitkan kontolku di belahan toketnya, dan kugerakkan maju mundur. Dia membantu dgn mengepitkan kedua toketnya menjepit kontolku. Lama2 gerakan maju mundurku makin cepat, saya jadi merem melek keenakan, “baru dijepit toket aja udah nikmat Sarah, apalagi kalo dijepit memek kamu ya”. Napasnya juga sudah memburu, selama ini dia menahan saja napsunya dan membiarkan saya menggeluti sekujur tubuhnya. “Sarah, enak banget deh”, kataku tersengal2. Kemudian saya berhenti, kontol kugesek2kan di toketnya sambil terus meremas2nya. Gesekan kontolku terus kearah perut, sesekali digesekkan ke lubang pusarnya. Kembali dia menggelinjang kegelian.

Akhirnya, saya melepas CDnya. Jembutnya yang lebat menutupi sekitar memeknya. saya mengangkangkan pahanya makin lebar. Jembutnya kusingkap dan nampaklah memeknya yang sudah basah sekali. saya menggenggam kontolku dan kugesek2kan ke jembutnya, kemudian kuarahkan ke memeknya. kontolku yang keras dan besar menyeruak diantara bibir memeknya. “Mas, gede banget kontolmu, masukin semua mas, Sarah udah pengen dientot”, rengeknya. saya menggetarkan kontolku sambil kumasukkan sedikit demi sedikit ke memeknya. Sekarang kepalanya sudah terjepit di memeknya. Dia menjadi belingsatan karena lambatnya proses memasukkan kontolku, padahal dia udah pengen dienjot keluar masuk dgn keras. “Ayo bell mas, masukin semua, enjot mas, Sarah udah gak tahan nih”, kembali dia merengek minta dienjot. saya hanya tersenyum saja. Pelan tapi pasti kontolku ambles ke dalam memeknya, sudah masuk separo. Dia menggerakkan otot memeknya meremas2 kontolku, saya terpancing untuk menancapkan kontolku semuanya ke dalam memeknya. “Duh mas, nikmatnya, kontol mas udah gede panjang lagi, masuknya dalem banget. memek Sarah sampe sesek rasanya”, katamyau. “Tapi enakkan”, jawabku. “Enak banget mas, sekarang dienjot yang keras mas, biar tambah nikmat”, katanya lagi. Masih dgn pelan2 saya mengenjotkan kontolku keluar masuk. Sewaktu keluar, yang tersisa di memeknya hanya tinggal kepalanya saja, kemudian kuenjotkan kedalam sekaligus sehingga nancap di bagian memeknya yang batten dalam. “Enak mas, kalo dienjot seperti itu, yang cepat mas”, rengeknya lagi sambil terus mengejang2kan otot memeknya. saya pun menjadi belingsatan karena remasan otot memeknya sehingga

enjotanku menjadi makin cepat dan makin keras. “Gitu mas, aduh enak banget deh mas, terus mas, terasa banget gesekan kontol mas ke memek Sarah, nancepnya dalem banget lagi, terus mas, yang cepat”, katanya terengah2 keenakan. saya mempercepat enjotan kontolku, caranya masih sama, kutarik tinggal kepalanya saja dan terus kuenjotkan kembali kedalam dgn keras. itu membuat dia menjadi liar, pantatnya menggelinjang saking nikmatnya dan dia terus merintih kenikmatan sampai akhirnya dia tidak dapat menahan lebih lama, “Mas, Sarah nyampe mas”, jeritnya.

saya masih bertahan juga dgn terus mengenjotkan kontolku keluar masuk dgn cara tadi. Nikmat sekali rasanya. Sampe akhirnya, saya menarik kontolku keluar dari memeknya.

Kembali saya menggeser dan menjepitkan kontolku yang berlumuran dgn lendir dari memeknya di toketnya. Dia menjepit kontolku dgn toketnya dan saya menggerakkan maju mundur. Karena panjangnya, ketika saya mendorong kontolku maju, kepalanya menyelip kedalam mulutnya, diemut sebentar sebelum saya memundurkan kontolku lagi, berulang2. “Sarah, nikmat banget, saya mau ngecret dimulutmu ya Sarah”, kataku sambil terus memaju mundurkan kontolku. “Kenapa gak dingecretin di memekku aja mas, saya lagi gak subur kok”, jawabnya. “Nanti ronde kedua”, jawabku sambil dgn cepet memaju mundurkan kontolku. Toketnya makin keras dijepitkan ke kontolku. Akhirnya saya mendorong kontolku masuk ke mulutnya, segera diemutnya dgn keras. “Sarah, saya ngecret Sarah”, teriakku sambil mengecretkan pejuku kedalam mulutnya. Dia segera menggenggam kontolku dgn tangannya, dikocok pelan sambil terus mengemut kepalanya. Pejuku nyemprot beberapa kali sampe habis, banyak banget ngecretnya sampe meleleh keluar dari mulutnya. Dia menelan pejuku tanpa merasa jijik.

”Aduh Sarah, nikmat banget ya ngentot sama kamu. Kamu nikmat kan”, kataku terengah”. “Nikmat mas, Sarah mau lagi dientot”, jawabnya lemes. Setelah nafsuku menurun, kontolku mengecil. “Mas, lemes aja kontolnya udah gede, gak heran kalo ngaceng jadi gede banget”, katanya. “Tapi kamu suka kan”, jawabku. “Suka banget mas. Sarah suka kalo dientot kontol yang besar panjang seperti punya mas”. “Kamu udah sering dientot ya Sarah, kayaknya kamu udah pengalaman”. “Sarah cuma sering dientot cowok Sarah aja mas, kontolnya tapi gak segede kontol mas, Dientot mas jauh lebih nikmat”, jawabnya memuji. saya memeluknya dan mencium pipinya. “Kita istirahat dulu ya Sarah, kalo udah seger kita ngentot lagi”, karena lemes abis ngentot diapun tertidur dipelukanku.

Cukup lama Sarah tertidur. Ketika dia bangun, hari sudah gelap. Dia keluar dari kamar, masih bertelanjang bulat. “Kamu tidur nyenyak sekali, cape ya. Kamu mau makan apa. Bisa commitment kok”, kataku. “Terserah mas aja”, jawabnya. “Sarah mandi dulu ya mas”. Dia kembali kekamar mandi, saya memesan pizza dari restoran yang ada di antechamber apartment. Selesai mandi, dia mengenakan bra dan CD yang lain lagi, tapi tetep minim dan sexy. Rupanya dia membawa beberapa CD dan bra yang minim dan sexy. Terdengar bunyi bel, pesananan makanan dateng. “Kok cepet mas”, tanyanya. “saya pesen pizza, di antechamber bawah kan ada counternya. Kamu suka kan pizza”, jawabku. “Kalo lagi laper, apa aja doyan kok mas, apalagi yang gede, panjang dan keras banget”, katanya menggoda. “Kamu merangsang banget Sarah, memangnya daleman kamu sex i semua kaya begini ya. Asik bell cowok kamu. Tapi ngeliat caranya kamu ngempot, kamu gak cuma ngentot dgn cowok kamu deh”, jawabku. “Biar mas napsu terus, makanya Sarah sengaja bawa beberapa daleman yang sex i begini”, jawabnya sambil mengambil sepotong pizza. Sambil makan, kita ngobrol ngalor ngidul. “Mas kok tinggal sendiri, gak punya istri atau udah dicere”, tanyaku. “Belum punya istri kok. Sarah mau tinggal sama saya, tapi gak boleh ngentot dgn cowok lain”, jawabku. Dia tidak menjawab pertanyaanku, malah bertanya lagi “Memangnya mas gak punya cewek?” “Dulu punya, tapi kawin sama cowok lain”, jawabku. “Kenapa?” tanyanya lagi. “Soalnya kalo pacaran saya selalu ngajakin ngentot dan dia gak mau”, jawabku terus terang. “Gak pernah ketemu sama cewek itu lagi”, lanjutnya bertanya. “Pernah, beberapa waktu yang lalu saya ketemu dia di Ancol”, jawabku. “Terus, mas ajak ngentot lagi”, sambungnya. “Ya iya lah, rupanya dia gak puas dgn suaminya sehingga mau aja saya entotin”, jawabku. “Wah asik dong, berapa kali mas”, tanyanya lagi. “Sampe 4 kali, sampe dia lemes banget”, jawabku. “Wah mas kuat banget, Sarah dientot 4 kali juga ya mas”, rengeknya. “Iya sekarang abisin dulu pizzanya. Kamu bener cuma ngentot sama cowok kamu”, gantian saya yang menginterogasinya. “Enggak juga sih mas”, jawabnya. “Terus sama siapa. om om?” tanyaku lagi. “Iya mas, dikenalin sama temen, keterusan deh sampe sekarang”, jawabnya terus terang. “Banyak bell koleksi om om nya”, lanjutku. “Gak kok mas, Sarah cuma sama 3 om aja, itu2 terus”, jawabnya lagi. “Pantes empotan memek kamu kenceng banget, sudah terlatih ya”, kataku, “saya mandi dulu ya”, saya masuk kamar mandi.

Dia duduk disofa sambil nonton TV. kemudian saya keluar dari kamar mandi hanya mengenakan celana pendek. saya duduk disampingnya dan memeluknya. “Gak dingin Sarah cuma pake daleman”, tanyaku. “Kan ada mas yang ngangetin”, jawabnya manja. saya mempererat rangkulanku pada bahunya. Bibirnya segera kulumat dgn penuh napsu. Dia meladeni ciumanku dgn penuh napsu juga, napsuku sudah mulai bangkit lagi. saya makin erat memeluknya, tangan kiriku meremas pinggangnya. Kemudian ciumanku beralih ke lehernya. “Geli mas”, katanya sambil menengadahkan kepala sehingga saya makin leluasa menciumi lehernya. Tangan kananku mulai meremas toketnya yang masih dibungkus dgn bra, kemudian bra kulepaskan sehingga saya lebih leluasa meremas toket dan memlintir pentilnyau. Pentilnya sudah menegang dgn keras, napsunya makin memuncak. Puas dgn lehernya, saya turun lagi ke belahan toketnya, ke2 toketnya kuremas2. saya menciumi belahan toketnya, kemudian ciumanku merembet ke pentilnya dan kuemut dgn gemas, sementara tanganku masih terus meremas2 toketnya. “Geli mas”, erangnya keenakan. Emutanku makin keras, dan remasanku juga makin kuat. Pentil yang satu kuplintir dgn jempol dan telunjuk. “Mas, geli”, rengeknya lagi. Tapi saya tidak memperdulikannya, terus saja dgn kuremas dan kuplintir. Napsunya sudah memuncak, dia menggeliat2 keenakan, memeknya sudah basah dgn sendirinya dan menyerap di CD tipisnya. Dia tidak mau kalah. kontolku diremasnya dari luar celana pendekku. Sudah ngaceng, keras sekali. Celana pendekku dilepasnya dan kontolku langsung tegak, besar, panjang dan keras sekali. “Mas gedenya, pantes kalo sudah masuk memek Sarah jadi sesek banget rasanya”, katanya sambil meremas2 kontolku. “Mas, terusin diranjang yuk”, ajaknya. “Udah napsu ya Sarah”, jawabku sambil bangkit ke kamar bersamanya.

Dikamar saya memeluknya dari belakang, sambil menciumi lehernya dan telinganya sampai dia menggelinjang kegelian, toketnya kembali kuremas2. kontolku keras menekan pantatnya. Segera, CDnya ku pelorotin dan dia kutarik keranjang. saya berbaring disebelahnya yang sudah telentang. Kembali jempol dan telunjukku memlintir2 pentilnya yang sudah mengeras karena napsu sambil menciumi lehernya lagi. Dia menjadi menggeliat2 kegelian. Ciuman kemudian kupindah ke bibirnya, kulumatnya bibirnya dgn penuh napsu. Dia menyambut ciumanku dgn tak kalah napsunya. saya menindihnya, kucium kembali kelehernya, kontolku yang keras menggesek2 pahanya. Puas dgn leher, saya kembali menyerang toketnya. saya menciumi belahan toketnya dan kemudian mengemut pentilnya. Pentilnya kukulum2 dan kumainkan dgn lidah. “Mas, geli”, katanya melenguh, tapi saya tidak perduli. saya terus saja mengulum pentilnya yang mengeras sambil meremas toketnya. saya melakukannya bergantian antara toket kiri dan kanan sementara kontol terus saja kugesek2kan ke pahanya, dia mengangkangkan pahanya. saya kembali menciumi lehernya dan mengarahkan kepala kontolku ke memeknya. Kuputar2 kepala kontolku dijembutnya yang lebat. Dia sudah gak tahan, segera diraihnya kontolku sambil mengangkangkan pahanya lebih lebar lagi. “Mas, gedenya, keras banget”, katanya mengarahkan kepala kontolku ke memeknya.

Akupun menggetarkan kontolku sehingga kepalanya mulai menyelinap masuk ke memeknya. Kepalanya sudah terbenam didalam memeknya. Terasa kontolku yang besar mulai mengisi memeknya pelan2, nikmat banget rasanya. “Terus masukin mas, enak banget deh”, erangnya keenakan. Tapi saya menghentikan gerakan kontolku, hanya kugerakkan pelan2, sehingga hanya kepalanya saja yang menancap. “Mas terusin dong, masukin semuanya mas biar sesek memek Sarah, ayo bell mas”, protesnya. Tapi akua tetep melakukan hal yang sama sambil menciumi keteknya. “Geli, mas, ayo bell dimasukin semua kontolnya mas”, rengeknya terus. Tiba2 saya menghentakkan kontolku dgn keras sehingga kontolku meluncur kedalam memeknya, amblas semuanya. “Akh, mas” erangnya kaget. saya diam sesaat, membiarkan kontolku yang besar dan panjang itu menancap semuanya di memeknya. Kemudian mulailah kuenjot, mula2 perlahan, makin cepat kontolku keluar masuk memeknya. “Enak Sarah”, tanyaku sambil terus mengenjot memeknya. ” Enak banget mas, kontol mas kan besar, panjang dan keras banget. memek Sarah sesek rasanya keisi kontol mas. Gesekannya terasa banget di memek Sarah. Mau deh Sarah tinggal sama mas, asal Sarah dientot tiap malem”, jawabnya. “Bener nih”, kataku dgn penuh semangat terus mengenjotkan kontolku keluar masuk.

Kemudian saya merubah posisi tanpa mencabut kontolku dari memeknya. Kakinya kuangkat satu keatas dan saya merebahkan diri miring. Enjotan kontol terus kulakukan, dgn posisi itu terasa kontolku masuk lebih dalem lagi dan gesekannya lebih hebat lagi ke memeknya. saya terus engenjotkan kontolku, sementara kedua toketnya kuremas2 bergantian. Pentilnya juga kuplintir2 perlahan. Nikmat banget rasanya ngentot seperti itu, “enak mas, erangnya. Enjotanku makin cepet dan keras. “terus mas, enak banget”, erangnya untuk kesekian kalinya. “Mas nikmat gak?” tanyanya. “Enak banget Sarah, empotan memekmu kerasa sekali, kontolku serasa diremes dan diisep, lebih nikmat dari emutan mulutmu”, jawabku sambil terus mengenjotkan kontolku keluar masuk. “Terus mas, lebih keras mas, Sarah hampir nyampe”, erangnya lagi. saya terus mengenjotkan kontolku keluar masuk, makin cepat. Dia merintih2 keenakan, akhirnya dia tidak bisa menahan lebih lama, “Mas, Sarah nyampe, akh”, terasa memeknya berkedut2 meremas kontolku yang masih keras sekali itu. Tubuhnya mengejang.

saya menghentikan enjotanku dan menurunkan kakinya. Dia terbaring mengangkang dgn kontolku yang masih menancap di memeknya, saya kembali ke posisi semula: menelungkup diatasnya. “Mas, lemes banget deh”, lenguhnya. “Tapi enak kan”, jawabku. “Enak banget mas, terusin aja mas, kan mas belum ngecret”, jawabnya terengah2. “Mas, hebat banget deh ngentotnya, belum pernah Sarah dientot dgn gaya seperti tadi, enak banget mas”, katanya lagi. saya kembali mendekapnya dan kontol mulai kuenjotkan lagi keluar masuk memeknya, perlahan. Dia mulai mengedut2kan otot memeknya meremas kontolku yang sedang bergerak keluar masuk memeknya. saya melumat bibirnya, satu tanganku meremas2 toketnya sedang tanganku satunya lagi menyangga badanku. Pentilnya juga kuplintir2, napsunya mulai bangkit lagi. “Enak mas, terus yang kenceng ngenjotnya mas”, erangnya. Sambil terus melumat bibirnya, enjotan kontol kupercepat. saya menyelipkan kedua tanganku kepunggungnya. Dia pun memeluk dan mengusap2 punggungku yang basah karena keringat. kontol makin cepat kuenjotkan. Setiap kali masuk kontol kuenjotkan dgn keras sehingga nancep dalem sekali di memeknya, makin cepet. “Sarah, memekmu enak banget, empotan memekmu kenceng banget Sarah”, erangku. “Mas, terus mas, hebat banget deh mas ini, Sarah sudah mau nyampe lagi, yang cepet mas”, akhirnya kembali dia mengejang sambil melenguh “Mas, Sarah nyampe, mas…”

saya terus saja mengenjotkan kontolku keluar masuk dgn cepat sampe akhirnya akupun mengejang sambil menancapkan kontolku sedalam2nya di memeknya, “Sarah, saya ngecret”, bersamaan dgn itu terasa pejuku nyemprot dgn dahsyatnya dalam memeknya. Nikmat banget rasanya walaupun sekarang lebih lemes katimbang tadi siang. Beberapa saat kami terdiam, saling berpelukan menikmati permainan yang baru usai. saya menciumi lehernya, dan dia mengusap2 punggungku. Nikmat banget ngentot dgn dia. “Mas, nikmat ya mas, Sarah mau deh tinggal bareng mas, asal tiap malem dientot ya mas”, katanya pelan. “Tapi kamu gak boleh ngentot dgn lelaki lain ya Sarah, karena kamu sudah saya punya”, jawabku. Dia tidak menjawab, kemudian saya mencabut kontolku yang sudah mengecil dari memeknya, kontolku berlumuran peju dan cairan memeknya. “saya ngantuk Sarah, tidur yuk”, kataku sambil berbaring disebelahnya, tak lama kemudian akupun terlelap lagi. Lemes, cape tapi nikmat banget.

Semaleman kita berdua tertidur, saya terbangun ketika hari sudah mulai remang2 terang. Sarah pun ikut terbangun, dan dia segera kekamar mandi. Karena harus kerja lagi, saya segera ke kamar mandi. Keluar dari kamar mandi dia masih bertelanjang bulat sambil mengeringkan badan dgn handuk. saya masuk ke kamar, dari belakang saya memeluknya, “Ngapain mandi Sarah, kan masih mau satu ronde lagi”, saya mencium lehernya sambil meremas2 kedua toketnya dgn napsu. kontolku yang sudah mengeras kugeser2kan ke pantatnya. Dia menggelinjang kegelian, saya terus saja menciumi lehernya. Kemudian ciumannya bergeser kebawah, kepunggungnya sampai akhirnya ke bongkahan pantatnya. Dia hanya mendesah2 ketika saya menyapu bongkahan pantatnya dgn lidahku. Pahanya kurenggangkan dan lidahku menyapu memeknya dari belakang. “Mas, nikmat banget”, katanya sambil menunggingkan pantatnya kebelakang. “Jilat terus mas, jilatin semuanya”, katanya terengah. saya membuka belahan pantatnya dan menyapu lobang pantatnya sampe ke memeknya. saya menjilati memeknya yang sudah basah kuyup saking napsunya. Dia sempat menjerit kecil ketika saya mencolok memeknya dgn lidahku. Kemudian saya berdiri lagi, ciumanku kembali bergeser keatas, kepunggungnya. Kedua tanganku meremas2 toketnya dari belakang, beberapa kali dia tersentak nikmat ketika ke2 pentilnya kuplintir2 dgn jariku. Tangannya menjalar kebelakang, meremas kontolku yang sudah keras sekali dan mengurutnya dari atas kebawah. Dia kubalikkan sehingga berhadapan dgn saya, toketnya mulai kujilati dan pentilnya kuisap2 bergantian.

Napsunya makin memuncak ketika saya menyodok2 memeknya dgn telunjuk. Dia berdiri mengangkang, “enak mas”, erangnya. Permainan kuhentikan, saya duduk diranjang dgn kaki agak mengangkang, dia segera berlutut diantara kedua kakinya. kontolku berdiri tegak dan keras sekali sehingga tampak urat2nya menonjol. Segera dia mencekal kontolku dan dgn ganas dia menciumi kontolku. saya sedikit mengerang sembari merebahkan tubuhku ke atas ranjang. Diapun segera beraksi. Dijilatinya kontolku dari pangkal sampai kekepala. Lalu diisap, dikulum dalam mulut sementara tangan kirinya mengelus-elus biji kontolku. beberapa kali tubuhku tersentak karena nikmat. Lalu dijilatinya biji kontolnya. “Aaahhkk”, saya mengerang kenikmatan, mendengar itu dia tambah gairah. Terus dijilatinya biji kontolku. Sementara tangan kanannya mengurut-urut kontolku. dgn kedua tangan diangkatnya kedua pahaku sehingga kedua lututku hampir menyentuh dadaku. dgn posisi demikian dia leluasa menjilati kontolku. Dari ujung kepala sampai ke sekitar biji kontolnya. Lalu dia menjilat semakin kebawah.. Kebawah.. Dan akhirnya ujung lidahnya menyentuh pantatku yang berbulu itu. Segera lidahnya menari-nari dipantatku. tubuhku beberapa kali bergetar. “Aakkkh..Oougghh”, erangku. Mendengar itu dia tambah bernapsu.. Dicolok-coloknya lobang pantatku dgn ujung lidahnya. Semakin dalam juluran lidahnya ke dalam lobang pantatku, semakin bergetar tubuhku, kontolku yang dikocoknya terasa berdenyut-denyut.

saya sudah tidak tahan. Lalu saya memegang tangannya dan membimbingnya naik ke atas ranjang. Dia kusuruh menungging diatas ranjang. saya menginginkan active style. Sebelum mencobloskan kontolku, saya sekali lagi memperhatikan bentuk memeknya dari belakang, dia pun menanti penuh harap. Dan akhirnya kontol kutempelkan dibibir memeknya dan kumasukkan perlahan-lahan ke dalam memeknya, terasa seret tapi nikmat. “Oohh.. Nggk… Ahhh”, desisnya ketika seluruh kontolku amblas.. Lalu saya mulai melakukan gerakan erotisku. Nikmat sekali. Dan dia cepat sekali nyampe dalam posisi demikian. saya belum mau nyampe. Lalu kusuruh dia berbaring miring. Sementara saya berada dibelakang punggungnya. Dia segera menekuk kedua lututnya. Dan membiarkan saya mencobloskan kontolkua ke dalam memeknya. Nikmat sekali. Dalam posisi demikian tangan kananku leluasa meremas-remas toketnya dari belakang. Hentakan kontolku makin keras dan cepat. “Sarah, saya mau ngecret dimulutmu lagi”, kataku. “Kenapa mas, kan lebih enak ngecret dimemekku”, jawabnya. saya menghentikan gerakanku. Lalu saya mencabut kontol dari memeknya. Dan dgn gesit diapun berlutut disampingku. Dia segera menjilati kontolku yang berlendir itu. Lalu diisap-isap kontol ku keras dan berurat itu. “Ooh.. Nggkk.. Aakk”, erangku keenakan. Dia semakin mempercepat gerakan kepalanya naik turun, beberapa kali saya mengerang sembari mengeliat, tapi belum ngecret juga. Lalu dia membasahi telunjuk tangan kirinya dgn ludah, setelah itu dicucukannya telunjuk jarinya itu ke dalam pantatku. tubuhku sedikit tersentak ketika dia menekan jarinya lebih dalam lagi kelobang pantatku. Nikmat luar biasa, dgn isapan pada kontolku dan sodokan jari di pantatku. Hingga, “Aaahh… Aaakkhh”, saya mengerang hebat bersamaan dgn menyemburnya pejuku dalam mulutnya. Crott.. Croot, banyak sekali sehingga kembali melelrh keluar dari mulutnya . Pejuku ditelannya. Lalu saya mengeluarkan kontolku dari dalam mulutnya. Tampak sedikit sisa-sisa pejunya masih keluar. Dan dia segera menyapunya dgn lidahnya. “Hebat… Hebat sekali kamu Sarah.” pujiku, dia hanya tersenyum saja. “Terima kasih buat proposalnya ya mas, saya tunggu angle berikutnya. Kalo mas perlu Sarah, alarm saja, dgn segala senang hati Sarah bersedia melayani mas kapan saja mas mau”, jawabnya. Dia membersihkan diri lagi, demikian juga saya. Kemudian dia kuantara pulang karena dia harus segera masuk kantor, demikian pula saya.
Cerita Cewek Caddy Golf Bisa Dipake
Cerita Cewek Caddy Golf Bisa Dipake, cerita sex , Cerita sex Cewek Caddy Golf Bisa Dipake, cerita ngentot cewek golf, sexy rok mini cewek golf, cerita seks dewasa, bacaan porno, bacaan porno, kisah seks, cerita bokep cerita dewasa, Cerita Cewek Caddy Golf Bisa Dipake


Aktifkan javascript tekan (F5), untuk membuka halaman
klik link cerita
serta membuka gambar lebih besar.
Cerita seks dewasa update setiap hari.
http://foto-video-cerita-dewasa.blogspot.com/