Ngentot Pake Bikini Ramean Sama Teman Sekolah

Ngentot Pake Bikini Ramean Sama Teman Sekolah - Dessy, adalah anak sekolah berumur 18 tahun, dia sangat cantik dan sexy, bibirnya ranum, kulitnya putih, kakinya jenjang, lehernya tinggi mulus dan dadanya lumayan montok.

Banyak cowok yang suka sama Dessy tapi, Dessy belum bergeming karena masih memikirkan study. Orang tua Dessy tidak terlalu kaya mereka bekerja kepada orang tua Titi, yang juga teman sekelas Dessy. Titi selalu merasa iri dengan Dessy, walaupun Titi cantik tapi cowok-cowok lebih suka kepada Dessy. Kalau bicara Titi selalu ketus kepada Dessy, karena Titi menganggap orang tua Dessy adalah anak buah ayahnya dan Dessy secara otomatis drajatnya juga harus dibawah Titi, dan tidak seharusnya cowok-cowok lebih suka ke Dessy. Karena itu Titi selalu berusaha untuk merendahkan Dessy di depan teman-teman sekelasnya. Titi mempunyai 3 orang teman karib, yang merupakan anak dari rekan bisnis ayah Titi, mereka juga iri dengan Dessy yang selalu jadi pusat perhatian.

Mereka berempat selalu mencari cari cara untuk merendahkan Dessy, supaya cowok-cowok tidak lagi suka pada Dessy. Cara mereka sangat buruk, seringkali mereka memanggil Dessy sebagai anak budak. Suatu hari mereka berempat mengundang Dessy ke rumah Titi, sebenarnya Dessy tidak mau, tapi karena mereka terus memaksa Dessy tidak punya alasan lagi untuk menolak. Kira2 jam 2 siang Dessy dengan masih memakai baju osis sampai di rumah Titi, yang sangat besar di daerah pondok Indah, dan ketika masuk rumah Titi, Dessy melihat ternyata Titi itu sangat kaya raya, di rumah Titi yang luasnya hampir 4000m2 itu terdapat 5 mobil kelas atas di pekarangan. Dessy juga kagum dengan pekarangan rumah Titi yang banyak sekali pohon. Titi juga punya 3 pembantu wanita, 1 tukang masak wanita, 1 tukan kebun dan 2 supir pribadi, pokoknya.

Lalu Dessy di antar masuk oleh salah satu pembantu itu untuk menemui Titi, keruang keluarga lantai 2. Disana Titi dan ketiga temanya udah mengumpul sambil makan makanan kecil dan bermain kamera. Begitu melihat Dessy, Titi langsung berkata nyampe juga loh, walau telat ampir satu jam, gua kira elu nyasar ato gak datang. Kebetulan nich gua lagi ngeliatin performance appraisal para staff babe gua, salah satunya adalah bapak elu, dan gua punya hak untuk kasih input ke babe gua sepanjang yang gua tahu, menurut elu performance bapak elu harus gua bilang bagus ato bapak elu harus gua saranin cari kerjaan lain yach ?

Dessy tidak bisa menjawab saat itu dan matanya berkaca2 karena dia kebayang kalo ayahnya sampai di pecat keluarganya bisa hancur, kedua adiknya bisa putus sekolah karena tidak ada biaya, dan Dessy udah pasti tidak bisa ke perguruan tinggi. Belum sempat Dessy menjawab, Titi bicara lagi sambil memegang kamera barunya, o iya, kebetulan gua punya hobby baru photography, karena elu merupakan benda yang menarik, gua mao elu jadi objek photo gua. Dessy terdiam. Titi kemudian meneruskan kalimatnya untuk jadi objek photo gua, elu musti tukar baju, ini gua kasih baju, cepat tukar di kamar situ, sambil menunjuk ke arah kamar mandi. Dessy menyadari bahwa pakaian yang di terimanya itu adalah sepasang bikini mungil warna putih. Lalu Dessy masuk ke kamar mandi, sebenarnya Dessy merasa berat hati dan malu mengenakan bikini mini putih itu di depan teman-teman sekelasnya, tapi dia merasa tidak bisa menolak. Selesai mengganti bajunya dan dengan memakai bikini mini yang tipis itu Dessy merasa sangat terhina dan malu karena bikini itu sangat kecil dan tipis, di kaca kamar mandi Dessy bisa melihat bahwa pentilnya menerawang samar2 dari balik bikini atasnya dan di tengah bikini bawahnya bagian depan samar2 ada warna hitam menerawang, sedangkan belahan pantatnya terpampang jelas dengan hanya satu tali menutupi belahan pantatnya.

Dessy hampir menangis saking merasa malunya melihat penampilannya di kaca. tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka dan Titi dan ke3 temannya ternyata membuka pintu kamar mandi dengan kunci serep, dan Titi langsung berkata pake nangis lagi, heh budak cepetan gua udah gak sabar ambil photo bugil elu nich. Teman Titi begitu melihat Dessy langsung kasih komentar elu betul-betul pantas pakai baju itu daripada baju sekolah elu, ini baju betul-betul sesuai dengan drajat elu sebagai budak. Sebelum memberi instruksi lebih lanjut, Titi dan 3 temannya memelototi tubuh Dessy dari atas kebawah yang hanya terbalut 2 helai kain tipis, dan tampak wajah mereka menyeringgai ketika melihat bikini bawah Titi yang menawang warna hitam, mereka berkata wah jembutnya nongol tuch, tangan Dessy secara refleks menutupi depan depan celana dalamnya, Dessy merasa mukanya sangat panas. Oke kita mulai kata Titi, hayo Dessy elu berdiri sebelah sana, kedua tangan elu di belakang kepala, kaki dibuka agak lebar dan rada jinjit, dengan malu2 Dessy mengambil posisi itu, kemudian Titi mengambil beberapa photo Dessy. Hayo sekarang photo berempat kata Titi kepada ke3 temanya, posisi Dessy tetap seperti itu, kalian bertiga memegang tubuh Dessy.

Cerita Sex Ngentot Pake Bikini Ramean Sama Teman Sekolah

Fatma (temannya Titi) satu tangan kamu memegang paha kanan Dessy sebelah atas dan jari2nya sedikit masuk ke dalam celana Dessy kata Titi memberi instruksi. Angel kamu sama seperti Fatma, tapi yang kamu pegang adalah paha kiri Dessy, dan jari2 kamu juga masuk sedikit.

Viola kamu berdiri di belakang Dessy, sambil memegang kedua dua payudara Dessy, Dessy pertama berusaha menolak waktu tangan temannya mau memasukan ujung jarinya ke dalam celana dalamnya, tapi Titi membentaknya untuk jangan macam2, Dessy merasa sangat risih, aneh, geli dan terhina di photo dalam posisi seperti ini, karena dia merasa Tangan temannya menyentuh ujung bulu vaginanya dan menekan2 dadanya. Oke sekarang pemotretan ke-3 kata Titi posisi kalian ber-4 tetap seperti itu, tapi Dessy harus melepas bikini atasnya.

Viola tolong lepas bikini atas Dessy. Dessy mencoba untuk melawan ketika Viola mau melepas tali bhnya, tapi Titi mengingatkan kamu udah tahu apa yang harus saya taruh di diperformance bapak elu ? Terpaksa Dessy pasrah saja BHnya dilepas oleh Viola, dada Dessy teracung jelas putingnya yang coklat kemerahan kini tampak sedikit menegang, Titi dan ke-3 temannya menyerigai melihat Dessy yang telanjang dada dan terus mengamati dada Dessy dengan komentar2 jorok. Dessy hampir2 tidak kuat menahan perasaan malu dan terhina, berdiri didepan temannya dengan bertelanjang dada dengan hanya mengenakan sebuah bikini mini. Oke kita lanjutkan photo2 kita, tangan kamu Viola coba menutupi dada Dessy.

Ketika tangan Viola menyentuh puting payudara Dessy yang terbuka, Dessy hanya bisa mendesah geli2 enak bercampur malu. Viola lalu berkata wah Dessy, puting elu rasanya mengeras, Dessy hanya bisa tertunduk malu tak berdaya. Sebelum photo ke-4 coba kalian berikan baby oil ini ke seluruh tubuh Dessy. Fatma, Viola dan Angel, mengusapkan baby oil ke seluruh tubuh Dessy, tidak lupa mereka me-massage dada Dessy. Saat itu ada 2 pembantu wanita Titi yang kebetulan naik ke lantai atas dan ikut menonton adengan photo ini. Dessy merasa sangat malu ditonton oleh banyak orang dalam posisi seperti ini.

Dessy juga merasa geli dan nikmat ketika tangan temannya meremas-remas dadanya dan memainkan pentilnya. teman-temannya berteriak wah putingnya makin mengeras, Dessy sangat seksi sekali saat itu, tubuhnya mengkilat oleh baby oil, dadanya menegang dan bulu vaginanya samar2 menyembul dari balik celana dalamnya. Oke sekarang kita melakukan session photo ke-4, dan photo ke-4 ini kita akan ambil di dekat kolam renang. Dessy harus berjalan dengan bertelanjang dada dari lantai 2 rumah Titi ke lantai 1 dengan setengah dipaksa oleh teman-temannya serta ditertawakan oleh seluruh pembantu Titi. Dessy mencoba menutupi payudaranya dengan kedua tangannya dari padangan para pembantu Titi terutama begitu samapai di kolam tampak ke 2 supir dan tukang kebun Titi yang tersenyum2 melihat pemandangan ini.

Begitu sampai dipinggir kolam renang Titi memberi instruksi ke Dessy untuk mengambil sapu untuk membersihkan seluruh pinggir kolam, dan Titi akan mengambil photo selama Dessy menyapu. Titi betul-betul seksi sekali saat itu, dengan hanya memakai sepotong bikini kecil yang menutupi vaginanya dia harus menyapu seluruh pinggir kolam dengan belasan padangan mata tidak berkedip ke arah payudara Dessy yang bergoyang2 dengan indah. Dessy udah hampir nangis tak kuat menahan malu, Dessy harus menyapu sambil bertelanjang dada kurang lebih selama 10 menit, sebelum Titi berkata stop.

Titi berhasil mengambil kurang lebih 15 buah photo Dessy yang bertelanjang dada. Lalu sambil duduk Titi meminta Fatma dan Viola menarik Dessy ke depannya, posisi celana dalam Dessy pas di depan pandangan Titi sehingga gundukan hitam dibalik celana dalam Dessy tampak lebih jelas, sambil duduk Titi mengelus2 bagian depan celana dalam Dessy dengan depan dan belakang tangannya, sementara ke-3 teman Titi meremas2 dada Dessy.

Dessy beusaha melawan karena dia merasa tidak pantas Titi menggosok2 vaginanya, tapi Titi membentak Dessy dan menyuruh Dessy kembali menaruh kedua tangannya ke belakang kepala. Dessy hanya bisa meram saja menahan perasaan malunya dan geli. Setelah kurang lebih 3 menit menggosok2 Titi bertanya ke Dessy gimana rasanya ? Dessy tidak dapat menjawab dia hanya memejamkan matanya, karena dia berusaha menahan perasaan malu dan geli2 enak akibat semua bagian tubuhnya digerayangi.

tiba-tiba Titi memerintahkan Fatma dan Viola untuk melepaskan celana Dessy, dan memerintahkan Dessy untuk tidak melawan. Dessy sekarang betul-betul telanjang bulat didepan teman-temannya, beruntung posisinya membelakangi para pembantu Titi. Bulu vagina Dessy tampak menarik tidak terlalu lebat tapi cukup hitam dan tumbuh teratur membentuk suatu gundukan, bibir kemaluannya yang udah mulai biasa tampak samar2. Titi sambil tertawa terus mengamati Dessy yang udah berdiri telanjang dihadapannya sambil sekali2 menyentuh ato memainkan tubuh telanjang Dessy. Titi kemudian menyuruh Dessy membalik badan menghadap ke para pembantunya tapi memperbolehkan Dessy untuk menutupi Vaginanya dengan tangannya.

Titi berkata elu itu pantasnya untuk tukang kebun ato supir gua, jangan coba2 saingan untuk dapetin cowok-cowok di kelas tahu. Tampak jakun dari tukang kebun dan supir Titi naik-turun menahan nafsu melihat pemandangan seperti ini, para pembantu Dessy bersorak, wah non ini mah udah kayak behind the scenenya film blue. Dan Dessy merasa seperti mau pingsan saking malunya. Titi kemudian menyuruh Dessy untuk berlari mengelilingi kolam renang dengan bertelanjang bulat.

Titi kembali mengambil kamera dan mengambil gambar Dessy yang udah telanjang bulat. Dessy berusaha sebisa mungkin berlari sambil menutupi vaginanya dengan tangan. Sewaktu Dessy lari, ternyata adik Titi, si Joni yang kelas 3 SMP udah pulang kerumah dengan 2 temannya, Arif dan Joko.

Mereka langsung ikut nimbrung menonton adengan Dessy berlari mengelilingi kolam tanpa sehelai benangpun, hanya tangan Dessy saja yang dipakai untuk menutupi auratnya. Keringat Dessy udah bercucuran saat itu karena lelah berlari sehingga membuat payudaranya tampak berkilat. Joni dan kedua temannya mendekati Titi dan membisiki Titi untuk memberi perintah agar Dessy berhenti berlari dan hanya berjalan ditempat saja dihadapan mereka.

Muka Dessy kembali terasa panas ketiga bertatapan mata dengan Joni dan kedua temannya yang terus menyeringgai. Joni kemudian kembali membisiki Titi untuk meminta Dessy melompat2 di depan mereka, Dessy terpasak melompat walaupun udah sangat letih sehabis berlari. Joni dan teman-teman cukup menikmati payudara Dessy yang bergoyang2 walaupun tangan Dessy tetap menutupi vaginanya. Kemudian Titi kembali memberi perintah Dessy untuk mendekat ke-tempat duduknya sehingga posisi Vaginanya yang tertutp tangan kurang lebih pas di depan pandangan Titi. Titi memerintahkan Dessy untuk menaruh tangannya kembali diatas kepala. Sehingga aurat Dessy terpampang jelas, Dessy bisa mendengar dengan jelas decak kagum Joni dan kedua temannya yang mengomentari tubuhnya yang tanpa tertutup oleh sehelai benangpun. Kata2 kotor terdengar dengan jelas, Joni berkata kepada Titi, Titi gua rasa ini budak perlu dibikin orgasme.

Dessy saat itu hanya bisa pasrah, muka Dessy terasa panas saat itu. Titi kemudian mulai menyentuh dan memainkan vagina Dessy yang masih perawan dengan jari tangannya dengan sedikit memasuk2kan, mengorek2 dan mengosok2kan jari tangannya ke vagina Dessy, Dessy hanya bisa pasrah dan memeramkan matanya saja sambil merasakan berbagai macam sensasi saat itu, vaginanya terasa sakit, perih dan geli, enak sementara belasan pasang mata terus mengamati tubuh telanjang Dessy yang tidak berdaya, pandangan mereka terarah ke vagina Dessy. Titi kemudian membentak buka mata elu gua mau melihat penderitaan elu dari mata elu. Dessy terpaksa membuka matanya merasakan vaginannya dipermainkan. Mereka tertawa melihat mata Dessy yang kadang berkedip2 dengan mulut terbuka menahan rasa geli di vaginannya.

Setelah kurang lebih 4 menit, vagina Dessy udah makin basah, Titi memerintahkan temannya untuk mengambil vibrator dan meletakannya vibrator tersebut di vagina Dessy, Dessy merasa sangat geli dan mulai merengah dan mengerang2, sekali2 Titi mematikan vibratornya supaya efeknya makin lama, dan Dessy bisa lebih sadar bahwa semua orang memperhatikannya sehingga menambah perasaan malunya, setelah kurang lebih 30 menit akhirnya Dessy pun mencapai puncak orgasmenya, cairan bening keluar membasahi vibrator. Titi dengan sinis berkata enak luch yach gua bikin orgasme.

Dessy merasa sangat lemas dan malu karena ini pertama kalinya dia orgasme dengan bertelanjang bulat di depan beberapa pasang mata yang menatapnya. Titi dan teman-teman kemudian berkata kepada para pembantunya, gua naik dulu lapar mao makan, tolong anak ini dimandiin dan setelah selesai suruh naik ke atas ke ruang makan. Dessy dalam keadaan telanjang bulat ditinggal begitu saja dengan para pembantunya Titi. Dessy berusaha menutupi vaginanya dengan kedua tangannya, sementara para pembantu itu menarik Dessy kedekat selang air untuk disemprot dan dimandiin. Para pembantu Dessy yang berjumlah 3 itu mulai menyemprot Dessy dengan selang air, kumudian mulai menyabuni tubuh Dessy, Dessy merasa sangat geli dan aneh ketika tangan2 itu menyentuh tubuhnya untuk menyabuni rambut kepalanya, lehernya, punggungnya, ketiaknya, perutnya, payudara, betisnya, pahanya dan sela2 pahanya, tapi Dessy tetap kekeh untuk menutup vaginanya dengan kedua tangannya. Sementara itu para supir udah pergi melaksanakan tugas, hanya tukang kebun saja yang sembari membersihkan kebun terus mencoba melirik kearah Dessy yang sedang dimandikan.

Setelah selesai, salah satu pembantu itu berkata mbak Dessy udah ditunggu non Titi, mbak disuruh naik keatas. Dessy terpaksa berjalan kelantai atas dengan telanjang bulat dan basah, karena setelah mandi dia tidak dikasih handuk, Dessy mencoba berjalan dengan berat hati ke lantai 2, berbagai macam perasaan marah, malu, terhina berkecamuk dalam hatinya, belum lagi rumah Titi yang memakai AC central yang distel cukup dingin.membuat Dessy yang keletihan dan kedinginan itu beberapa kali menggigil kedinginan. Sesampainya Dessy di kamar makan, Titi dkk ternyata baru selesai makan. Begitu melihat Dessy, Titi dkk kembali menyeringgai dan kembali memperhatikan tubuh Dessy yang telanjang dan basah dengan pandangan merendahkan, Dessy hanya bisa berusaha tabah menghadapi cobaan ini.

Lalu Titi berkata wah makanannya udah habis, supaya elu jangan sakit elu makan makanan sisa dari piring gua aja dech, hayo teman-teman kumpulkan makanan sisa kalian jadi satu biar Dessy yang menghabiskannya. Mereka lalu memberikan satu piring makanan sisa ke Dessy dan meminta Dessy untuk makan dilantai, Titi dan teman-teman nya kembali memperhatikan tubuh telanjang Dessy yang sedang makan dengan terpaksa. tiba-tiba bruno dan Blacky anjing herder Titi muncul, melihat ada orang asing di rumahnya Bruno langsung menyalak dan mengancam Dessy, ternyata bruno dan Blacky tidak menggigit mereka hanya menjilat2 tubuh Dessy untuk berkenalan, anjing2 itu menjilati tubuh Dessy, payudara Dessy dan juga vagina Dessy, teman2 Dessy tertawa melihat Dessy yang sedang telanjang bulat sangat ketakutan dan jatuh bangun diterjang anjing2 itu, Titi berkali2 mengambil foto Dessy ketika kedua anjing itu menjilat2 vagina Dessy.

Kemudian Titi dan teman-teman berunding keras2, habis ini kita bikin acara apa yach ? photo2 udah, acara lari bugil udah, apa lagi yach yang bisa bikin Dessy tambah malu ? Kita botakin saja rambutnya ato cukur bulu kemaluanya kata Viola menimpali. Ato kita undang teman2 sekelas kerumah elu Titi, kata Fatma memberikan usul, jangan2 kata Angel gua punya ide lebih baik, gimana kalo kedua adik Dessy saja si Rudy dan Dewi yang kita undang, dan kita paksa mereka melihat tubuh telanjang kakaknya yang tercinta, supaya mereka juga memandang rendah Dessy. Dessy hanya bisa pasrah sambil menggigil membayangi apa yang akan terjadi kedirinya berikutnya. Tapi ternyata kemudian tiba-tiba ibu Titi yang baru pulang arisan muncul dengan 2 orang temannya, yang terpesona melihat seorang cewek cantik dalam keadaan tanpa busana, sedang dikerjain oleh anaknya. Ibu Titi kemudian menegur Titi agar jangan mempermainkan Dessy.

Kemudian dengan berlagak baik dia merangkul Dessy sambil tidak lupa menjamah payundara Dessy, kemudian mereka menduduki Dessy di sofa yang tetap dalam keadaan telanjang. Ibu Titi dan teman-teman mengajukan pertanyaan ke Dessy, sementara mata mereka dengan rakus dan senyum menyeringgai tetap memandang tubuh terlanjang Dessy, terutama vaginanya yang ditumbuhi oleh rambut halus yang rapih sehingga bibir kemaluannya tampak samar2, sehingga vagina Dessy tampak sangat seksi. Setelah beberapa saat, kedua ibu ini yang ternyata ada bakat lesbiah mulai aggresive mengerayangi tubuh Dessy. Mula2 mereka berlagak akrab dengan menaruh tangan mereka di paha Dessy, kemudian memegang perut Dessy, setelah itu tangan mereka merayap naik ke atas menjamah payudara Dessy. Dessy terkejut, karena dia mengira ibu Titi dan temannya bermaksud akan menolongnya, dia tidak menyangka bahwa mereka mulai memainkan tubuhnya juga.

Untuk mengalihkan perhatian Dessy, Ibu Titi kemudian kembali menanyakan beberapa pertanyaan, seperti apakah Dessy pernah berhubungan sex, atau pernah telanjang sebelumnya dan beberapa pertanyaan lain, Dessy menjawab tidak tapi ibu Titi mendikte dia untuk menjawab iya. Sementara Dessy berusaha berkonsentrasi menjawab pertanyaan ibu Titi, kedua ibu tadi dengan leluasa memainkan payudara dan vagina Dessy, Mereka menghisap payudara Dessy kemudian mengorek2 vagina Dessy, ato sesekali mencabut bulu kemaluannya yang mebuat Dessy kesakitan. Setelah kurang lebih lima menit tangan ibu tadi menempel dan mengorek2 kemaluannya Dessy mulai merasakan suatu sensasi, perasaan geli dan nikmat di vaginanya sehingga kelentit vaginanya dan puting susunya kembali menegang, sehingga dia tidak mampu lagi menjawab pertanyaan2 ibu Titi, sementara kedua wanita itu mengetahui bahwa Dessy udah sangat terangsang, tambah cepat mengocok vagina Dessy, para ibu tadi mengorek2 vagina Dessy dan menjilati payudaranya, Dessy hanya bisa terengah2 dengan disaksikan beberapa pasang mata, tidak lama kemudian cairan lengket kembali menyemprot dari vagina Dessy, Dessy mencapai orgasme kedua dengan diperhatikan oleh beberapa pasang mata. Setelah itu Titi memperbolehkan Dessy untk pulang sambil berkata bahwa setelah hari ini Dessy akan jadi terkenal, berkat foto2nya.
Ngentot Pake Bikini Ramean Sama Teman Sekolah
Ngentot Pake Bikini Ramean Sama Teman Sekolah, cerita sex , Cerita seks Ngentot Pake Bikini Ramean Sama Teman Sekolah, cerita dewasa ngewe pake bikini, kisa porno terbaru, cerita ngentot pake bikini, bacaan porno, kisah seks, cerita bokep cerita dewasa, Ngentot Pake Bikini Ramean Sama Teman Sekolah


Aktifkan javascript tekan (F5), untuk membuka halaman
klik link cerita
serta membuka gambar lebih besar.
Cerita seks dewasa update setiap hari.
http://foto-video-cerita-dewasa.blogspot.com/