Ayah Tiri Ngentot Nonok Perawan Anak Dengan Kontol Besarnya

Ayah Tiri Ngentot Nonok Perawan Anak Dengan Kontol Besarnya | Kisah ini adalah pengalaman sex yg pertama dengan ayah tiriku ketika aku masih berumur 18 tahun. Pada saat umurku 3 tahun, ayah kandungku telah meninggal hingga ibu menikah lagi dengan Oom Mardi ketika umurku 6 tahun. Jadi, selama 11 tahun aku telah menganggapnya sebagai ayah kandungku, toh aku juga tidak ingat lagi akan kehadiran ayah kandungku. Namun, sejak kejadian ini aku tidak hanya menganggapnya sebagai ayah, tapi sekaligus juga sebagai pemuas nafsu birahiku. Begitupun ayah Mardi yg menganggapku sebagai anak sekaligus budak sex nya.

Aku memiliki tubuh yg cukup sexy dan montok dengan buah dada berukuran 34B pantat besar dan wajah khas cewek Asia yg cantik. Kulitku putih bersih dengan rambut panjang sepunggung.

Aku beberapa kali menonton dan membuka situs porno karena rasa penasaranku terhadap aktivitas sex yg sangat digemari di kalangan anak laki-laki. Ketika menonton film-film bokep itu, ada rasa ingin mencoba karena kulihat betapa nikmatnya wajah sang wanita yg di entot.

Aku pun sering membayangkan bahwa yg ada di film itu adalah aku dan pria idamanku, namun ironisnya aku kehilangan keperawanan bukanlah dengan pria idamanku. Beginilah cerita awalnya..

Pada suatu Minggu pagi, Ibuku tidak ada di rumah hampir sepanjang hari karena harus menunggui kakaknya yg sedang dirawat di rumah sakit. Jadi, aku tinggal di rumah sendiri. Ketika aku berjalan ke ruang makan untuk makan pagi, aku hanya melihat ayah seorang diri sedang menyantap nasi goreng.

"Pa, Mama mana? Kok gak ada?" tanyaku sambil mengucek mataku yg masih mengantuk.
Pada saat itu ayah ku tidak langsung menjawab, Ia tercengang untuk beberapa saat dan menatapku dengan pandangan tajam. Ketika kusadari, ternyata pada saat itu aku mengenakan daster putih tipis pendek yg tembus pandang hingga memamerkan lekuk tubuhku. Puting susuku terpampang jelas karena aku tidak memakai bra. Kurasakan mukaku memerah dan spontan aku menutupi dadaku.
"Ehem.. Rima, Mama pergi sejak jam 4 subuh. Tante Firda mendadak koma," kata ayah segera setelah sadar dari kagetnya.

Cerita seks Ayah Tiri Ngentot Nonok Perawan Anak Dengan Kontol Besarnya

"Apa?! Tan.. Tante koma?" ujarku terbata- bata.
"Iya, Rima. ayah tahu kamu kaget. Nanti kita jenguk jam 12 ya?"
Aku terisak sedih dan air mataku mulai mengalir. Tante Firda adalah tante favoritku. Ia sangat baik terhadap Ibu dan aku. Ketika aku masih terisak, ayah segera menghampiri dan memeluk diriku.
"Tenang Rima, masih ada harapan kok," hiburnya sambil mengelus rambutku.
Aku balas mendekapnya dan mulai menangis tersedu-sedu. ayah mengelus-elus punggungku ketika aku menangis, namun nafas ayah ku terdengar berat dan kurasakan kontol nya yg membesar menekan perutku. Aku segera melepaskan pelukanku namun ayah menahannya.
"Pa, lepaskan aku!" jeritku ketakutan.
"Tidak bisa, Rima sayang.. Salahmu sendiri menggoda ayah dengan baju tipismu itu," ujar ayah, kemudian tangannya mulai meremas-remas pantatku dengan gemas.
"Pa, jangan.. Rima gak mau, Pa!" isakku sambil memberontak, namun tenaga ayah jauh lebih kuat daripadaku, tak ada gunanya aku melawan juga.
"Kamu diam saja, sayang.. Enak kok.. Nanti pasti kamu ketagihan," bisik ayah sambil terengah-engah, setelah itu tangan ayah mulai menyusup ke dalam celana dalamku dan meremas kembali pantatku dari dalam.

Aku berkali-kali melawan, namun tak berdaya karena perbedaan tenaga kita. Kemudian, ayah mengangkat satu kakiku dan menahannya selagi tangan satunya meraih lubang nonok ku.
"Ohh.. Pa.. Ja.. Jangan," rintihku.

Cewek IGO jilat kontol ayah, erotic story

Namun, kurasakan birahi ngentot ku mulai naik, bahkan lebih daripada ketika aku menonton film porno di kamarku diam-diam. Jarinya dengan lincah menggosok-gosok lubang nonok ku yg mulai basah. Nafasku juga mulai cepat dan berat. Melihat reaksiku yg mulai pasrah dan terbawa nafsu, ayah melanjutkan aksinya. Ia membawaku ke sofa ruang tamu dan mendudukkan diriku di pangkuannya dengan posisiku memunggunginya. Tak lupa pula ia membuka celana dalamku dengan kasar. Tangannya dengan kasar membuka lebar-lebar pahaku sehingga nonok ku terpampang lebar untuk dijelajahi oleh tangannya. Sebelum sempat melawan, dengan sigap tangannya kembali meraih nonok ku dan meremasnya.
"Rima, nonok kamu sex i banget.. Nanti ayah sodok ya.." bisik ayah ku di telingaku dan menjilatinya ketika tangannya mulai bermain di klitorisku.

Birahiku sudah tak tertahankan lagi hingga aku pun pasrah terhadap perlakuan ayah ku ini. Aku mulai mendesah- desah tak keruan. Jilatan maut di telingaku menambah nafsuku. ayah terlihat mencari- cari titik rawan di klitorisku dengan cara menekan-nekan klitorisku dari atas ke bawah. Ketika akhirnya sampai di titik tertentu, aku meracau tak karuan.
"Ahh.. Shh.. Paa.." desahku bernafsu "Rima, ayah suka banget sama kamu.." balas ayah sambil mencium pipiku.
Jarinya dengan lihai mengelus-elus dan menekan titik rawan itu dengan berirama. Rasanya horny bagaikan terbang dan desahanku berubah menjadi rintihan kenikmatan. Tak sampai 10 menit kemudian, aku mendapat orgasmeku yg pertama.

"Paa.. Rima pengen pipiss.." desahku tak tahan menahan sesuatu yg ingin meledak di dalam diriku, tanganku meremas tangan ayah yg sedang bermain di klitorisku dengan bernafsu.
Di luar perkiraanku, ayah malah memperkeras dan mempercepat gerakannya. ayah merebahkanku di sofa dan merentangkan kedua pahaku. Kurasakan jilatan lidah di bibir nonok ku, rasa menggelitik yg luar biasa menyerang tubuhku. Jilatan itu menjalar ke klitoris dan membuat nonok ku membanjir. Di sela jilatan-jilatan ayah yg maut, kurasakan gigitan lembut di klitorisku yg kian merangsang hasrat sex -ku. memperkeras dan mempercepat gerakannya. ayah merebahkanku di sofa dan merentangkan kedua pahaku. Kurasakan jilatan lidah di bibir nonok ku, rasa menggelitik yg luar biasa menyerang tubuhku. Jilatan itu menjalar ke klitoris dan membuat nonok ku membanjir. Di sela jilatan-jilatan ayah yg maut, kurasakan gigitan lembut di klitorisku yg kian merangsang hasrat sex -ku. Aku melenguh keras disertai jeritan- jeritan kenikmatan yg seakan menyuruh ayah ku untuk terus dan tak berhenti.

Melihat reaksiku, ayah semakin berani dan menggesekan jarinya di liang nonok ku yg sudah membanjir. Tak kuasa menahan nikmat, aku pun mendesah keras terus-menerus. Aku meracau tidak beraturan. Kemudian kurasakan sensasi yg luar biasa nikmatnya tak lama kemudian. nonok ku mengeluarkan cairan deras bening yg sebelumnya belum pernah kulihat. ayah tampak senang melihatku mengalami orgasme yg pertama. Setelah sensasi nikmat itu surut, kurasakan tubuhku lelah tak berdaya bagai tak bertulang. ayah membopongku ke kamarnya dan menidurkanku di kasur.

ayah memelukku dengan lembut. kita tidak berkata apa-apa. ayah kemudian membuka dasterku, kemudian ayah tampak semakin bernafsu ketika melihat toketku yg berukuran cukup besar. Hasratku sudah menurun dan rasa malu mulai menyergapku hingga aku segera menutupi toket dan nonok ku dengan kedua tangan, namun ayah malah menyingkirkan tanganku dengan kasar. Lelah masih terasa karena orgasme tadi sehingga aku tidak mampu melawan.

"Pa.. Jangan, Pa. Sudah cukup.. Rima takut.." isakku mulai menitikkan air mata. Melihat reaksiku, ayah malah semakin bernafsu.
"Rima sayang. ayah entot kamu ya.. Oh, Rima. nonokmu pasti nikmat. Sini ayah entot ya, sayang.." rayu ayah dengan nafas memburu karena nafsu.
Dengan semangat 45, ayah meremas toketku dengan sangat keras. Pertama- tama, aku berteriak kesakitan namun ayah tak mempedulikan teriakan minta ampunku, malah tampak dia semakin bernafsu untuk menyetubuhiku. Jari- jarinya dengan terampil memilin putingku diselingi dengan cubitan keras sehingga lama kelamaan teriakanku berubah menjadi jeritan nikmat. Libidoku mulai naik lagi dan nonok ku mulai basah. Puting susuku yg berwarna merah muda sekarang berwarna merah tua karena cubitan-cubitan kerasnya, begitu pula dengan toket putihku yg berubah menjadi kemerahan.
"Ahh.. Ahh.. Ukhh.. Paa.." racauku tak karuan.

Merasa puas melihat reaksiku, ayah membuka semua bajunya dan betapa terkejutnya aku melihat kontol ayah ku yg berukuran besar. Dengan lihainya, ayah segera menggesekkan kepala kontol nya yg kemerahan ke lubang nonok ku yg sudah basah. Aku merasakan sensasi lebih daripada jilatan lidah ayah di nonok ku sebelumnya hingga kutanggapi sensasi luar biasa itu dengan rintihanan keras kenikmatan.
"Ahh! ayah a.. Ohh.. Entotin Rima, paa.." racauku. Sudah hilang kesadaran akan harga diriku.

Melihat lampu hijau dariku, ayah segera menjalankan aksinya. Dengan perlahan ia memasukkan kepala kontol nya ke dalam liang nonok ku, namun terhalang oleh selaput daraku. ayah tampak kesulitan menembus selaput daraku. Akhirnya dengan satu sodokan keras, nonok ku berhasil ditembus untuk pertama kalinya. Rasa sakit luar biasa terasa di nonok ku. ayah dengan tanpa perasaan segera menyodok-nyodok kontol nya dengan kuat dan keras di nonok ku yg masih sempit.

Cerita seks Ayah Tiri Ngentot Nonok Perawan anak Dengan Kontol Besarnya cerita selingkuh ayah tiri ngentot nonok anak, kisah sexy anak bispak
Ayah Tiri Ngentot Nonok Perawan Anak Dengan Kontol Besarnya

Rasa sakit itu berubah menjadi rasa nikmat bagaikan melayang di surga. ayah mendesah terus-menerus memuji kerapatan dan betapa enaknya nonok ku. kontol ayah yg panjang dan besar terasa ngentot kena dinding rahimku hingga membuatku orgasme untuk kedua kalinya. ayah tampak masih bernafsu menggenjot nonok ku. Kemudian ayah membalikkan badanku yg telah lemas dan menusukkan kontol nya ke dalam nonok ku lewat belakang. Ternyata posisi ini lebih nikmat karena terasa lebih menggosok dinding nonok ku yg masih sensitif.

"Oh Rimaa.. nonokmu bagaikan sorga, Rima.. Nanti ayah entotin tiap hari yaa.. Ahh.."
Akhirnya setelah menggenjotku selama setengah jam, ayah mendapatkan orgasmenya yg luar biasa. Spermanya terasa dengan kuat menyemprot dinding nonok ku. ayah menjerit jerit nikmat dan badannya mengejang ngejang. Tangannya dengan kuat meremas toketku dan menarik-narik putingku. Setelah orgasmenya, ayah berbaring di sebelahku dan menjilati puting susuku. Putingku dihisap-hisap dan digerogotinya dengan gemas. Tampaknya ayah ingin membuatku orgasme lagi.

Tangannya kembali menjelajahi nonok ku, namun kali ini jarinya masuk ke dalam liang nonok ku. ayah menekang-nekan dinding nonok ku yg masih rapat. Ketika sampai pada suatu titik, badanku mengejang nikmat dan ayah tampaknya senang sekali hingga jarinya kembali menggosok-gosok daerah rawan itu dan menekannya terus menerus. Wow! Rasanya ajaib sekali! Terasa seperti ingin pipis, namun nikmatnya tak tertahankan. Ternyata itulah G-Spot.

Aku tidak bertahan lama dan akhirnya orgasme untuk ketiga kalinya. Badanku mengejang dan cairan orgasme kembali mengalir dengan deras bercampur darah keperawananku. Akhirnya, kita menyudahi permainan sex kita yg perdana dan mandi. Baru setelah itu, kita pergi ke rumah sakit.

Sejak kejadian itu, kita menjadi sering melakukan hubungan sex dan mencari-cari kesempatan untuk melakukannya tanpa sepengetahuan orang lain. Bahkan aku pernah membolos sekolah karena pada saat itu ayah sedang naik libidonya. Akhirnya kita memesan hotel dan sama-sama membolos, aku dari sekolah dan ayah dari kantornya.

ayah juga mengajariku berbagai posisi dan bagaimana cara mengulum kontol dengan benar (nyepong). Ilmu sex yg ayah berikan akhirnya membuatku dicintai oleh beberapa lelaki lain karena serviceku yg memuaskan.
Ayah Tiri Ngentot Nonok Perawan Anak Dengan Kontol Besarnya
Ayah Tiri Ngentot Nonok Perawan Anak Dengan Kontol Besarnya, cerita sex , Cerita seks Ayah Tiri Ngentot Nonok Perawan anak Dengan Kontol Besarnya cerita selingkuh ayah tiri ngentot nonok anak, kisah sexy anak bispak, bacaan porno, kisah seks, cerita bokep cerita dewasa, Ayah Tiri Ngentot Nonok Perawan Anak Dengan Kontol Besarnya


Aktifkan javascript tekan (F5), untuk membuka halaman
klik link cerita
serta membuka gambar lebih besar.
Cerita seks dewasa update setiap hari.
http://foto-video-cerita-dewasa.blogspot.com/