Kakak Ipar Minta Bool nya dientot Peler aku

Kakak Ipar Minta Bool Nya Dientot Peler Aku | Aku seorang lelaki udah menikah namaku Jono. Aku sekarang tinggal di kota j*, walaupun aku bukan asli j*, istri ku yg asli j*. Aku menikah muda, 22 tahun, saat aku masih kuliah, dan istri ku juga.

kami menikah karena mba. Karma kata teman-teman ku. Aku bukan pk yng suka ganti-ganti pasangan, cuma nggak bisa menahan hasrat saja. Ini adalah kisah ku dengan kakak ipar ku yg bisa dibilang, nggak akur tapi cuma akur masalah sex.

Istri ku anak kedua, cuma dia dan kakaknya yg keduanya wanita, sedangkan aku anak tunggal. Pengalaman sex pertama istri ku adalah dengan ku, sedangkan aku memang sudah rusak dari sd.

Dulu di sd aku pernah "main titit" sama adik teman yg juga tetanggaku. Maksudnya 'main titit' adalah kami saling menggesekkan alat kelamin, dan itu waktu aku masih kelas 2 sd, bersama 2 teman tetangga ku lainnya.

kelas 3 sd aku sudah nonton ld bokep, mulai masturbasi, mengintip pembantu mandi, dan bahkan memaksa menyusu pada pembantu ku. Kelas 5 sd, aku sudah ciuman dan petting tetangga yg memang akan pindah ke luar kota, juga baca novel porno bahasa inggris ayah ku.

Bahkan smp aku sudah melepas keperjakaan ku. Istri ku, sebut saja Ani, adalah pacar resmi ketiga ku, yg memang mengangkat ku dari keterpurukan, memberi ku semangat kuliah lagi, dan ingin ku nikahi, aku memang serius.

Aku memang nggak bisa pacaran tanpa ngentot, kedua pacar ku sebelumnya pun ku perawani, dan istri ku gak terkecuali. Aku memang nggak pernah dan nggak suka ml pakai kondom, sehingga entah aku telat cabut, atau perhitungan istri ku salah, akhirnya kami menikah karena dia hamil.

Salah satu yg sangat menentang pernikahan kami dan sangat membenci aku adalah kakak ipar ku, sebut saja Avina. ternyata baru ku tahu dia adalah cewek yg jarang punya pacar, pacarnya yg sekarang adalah pacar yg keduanya, dan bisa dibilang nggak begitu popular dikalangan lelaki.

Beda dengan istri ku yg memang banyak yg suka, sehingga aku mematahkan hati cukup banyak lelaki karena dia menikah denganku. yg membuat kak Avina tambah benci kepada ku saat itu, mungkin karena aku tinggal bareng mertua dan masih merepotkan.

Jadilah di rumah itu ada 6 orang, Ayah dan Ibu mertua, aku, istri, anak, dan kak Avina. Ini belum termasuk eyang putrinya istriku. Setelah putri pertama ku lahir, entah mengapa, aku sangat susah dapat jatah dari istri, bisa 1 bulan sekali, itupun kalo moodnya bagus.

Banyak sekali alasannya, mulai dari capek mengurus anak, hingga dia berlendir, yg artinya tanda sedang subur. Mau gak mau aku mesti menahan diri. Untungnya aku punya beberapa teman cewek yg baik hati dan mau jadi teman selingkuhku.

Kami melakukannya karena memang suka dan butuh. Tapi kalau memang nggak bisa, ya balik ke selera asal, onani. Aku bisa agak nyeleneh masalah sex. Aku dari sma mulai menyuaki Panty Fethisism, maksudnya onani sambil mencium celana dalam bekas seorang wanita.

Lebih bagus kalau aku tau memang itu celana dalam milik cewek yg aku suka, bekas pakai, jadi masih berbau khas cewek. Nikmat rasanya onani dan akhirnya menumpahkan peju ke celana dalam bekas itu, sambil membayangkan menumpahkan peju di vagina cewek itu.

Beberapa kali aku terpaksa memakai celana dalam kak Avina, kakak iparku, saat istri ku gak memberiku jatah. Memang kalau masalah cantik, labih cantik dan putih Ani, istri ku, tapi kalau masalah body, buah dada n bokong lebih besar kak Avina.

Istri ku yg sudah menyusui saja cuma 34C, sedangkan kak Avina yg belum menyusui sudah 36C juga, kadang kalau gak salah dia pakai yg 36D tergantung merek bra nya.

Aku memang cowok yg nggak begitu mempermasalahkan muka pasanganku, yg penting enak dilihat, karean aku sadar diri aku nggak ganteng. Tapi yg penting cewek ku , mesti chubby, agak gendut gak apa, asal bokong dan buah dada nya, wuih.

Itulah alasan aku cukup sering memakai celana dalam kak Avina untuk masrturbasi, bodynya itu yg bikin aku sering horny dan membayangkan ml sama dia. Dan semuanya aman-aman saja ku lakukan tanpa ketahuan, hingga suatu malam.

Malam itu seperti malam lainnya, dimana aku gagal minta jatah dan terpaksa mengendap-endap ke mesin cuci mencari celana dalam kotor kak Avina untuk pelarian. Setelah mendapatkan yg ku cari, aku segera menuju ruang computer yg berada di belakang dekat kamar mandi.

Aku mulai menyalakan computer, dan menonton koleksi bokep ku. Aku simpen di folder yg terproteksi password, jadi gak ada seorang pun yg bisa membukanya. Aku sudah hafal kebiasaan rumah ini.

nggak ada yg bangun ke kamar mandi sampai jam 4 pagi, jadi karena sekarang masih jam 12 malam, aku aman untk melakukan pelampiasan hasrat ku. Sebelum terlalu tenggelam dalam kegiatanku, ku cek sekali lagi kondisi rumah, semuanya tertidur lelap, kecuali kak Avina yg sedang asyik telepon dengan pacarnya.

Tiba-tiba terdengar suara desahan tertahan dari dalam kamar kak Avina. Aku yg terbiasa dengan suara seperti itu, jadi penasaran apa benar suara tersebut seperti dugaanku, kak Avina sedang phone sex.

Sampai sekarang aku gak bisa phone sex walaupun pernah sekali mencoba bersama salah satu teman cewek ku. Aku menunggu sambil pura-pura nonton tv. gak berapa lama, kak Avina keluar ke kamar mandi.

Aku pun mematikan tv dan ikut ke belakang. kak Avina pun langsung bertanya, "mau ngapain le? " , "main computer" jawab ku santai. kak Avina pun masuk kamar mandi, dan ketika dia keluar, aku pun bertanya dengan santainya, "habis ngapain kak? kok ada suara suara dari dalam kamar tadi? ".

kak Avina agak kaget, malu dan marah, "maksud mu apa to le? kamu nguping kak telpon tadi? sambil pura-pura nonton tv? " "siapa yg nguping? kan suaranya kedengeran sampai luar. kalau ada orang bangun nonton tv selain aku juga pasti denger suara desahan kak di kamar. ngapain sih kak? ga dapet jatah dari mas adi? " tanya ku santai.

"sok tau kamu! " jawab kak Avina sambil berlalu. Aku pun malas bertanya lagi, dan cuma berkutat di depan computer. Di rumah memang aku dipanggil tole oleh mertua dan kak Avina, karena aku cowok satu-satunya selain mertua laki-laki.

gak lama, aku mendengar samar ada teriakan tertahan. Penasaran, aku lalu menuju kamar kak Avina, dan memang terdengar lagi desahan-desahan tertahan. Timbul niat iseng ku, ku ambil hp ku dan merekam desahan-desahan kak Avina.

cuma sebentar, dan aku yg makin horny karena desahan kak Avina, segera kembali ke computer dan memulai bokep ku. Celana dalam kak Avina pun ku keluarkan, dan mulai ku n cium-cium aromanya.

Cerita Sex Kakak Ipar Minta Bool Nya Dientot Peler Aku

Ak pun mulai onani dengan santainya. Lupa dengan kemungkinan kak Avina keluar dan memergoki aku sedang onani. Dan ternyata benar saja, saat aku sedang hampir orgasme, dengan celana dalam kak Avina ku ciumi aromanya, kak Avina memergoki aku.

Aku yg gagal orgasme, bercampur malu, bingung menyembunyikan celana dalam kak Avina. "o, jadi begini to kalo kamu gak dapet jatah dari dek Ani? Ayo ngaku le! kamu habis ngapain tadi? tunjukin tu celana dalem! " perintah kak Avina.

"ampun kak, kalo kak gak bilang siapa-siapa, aku juga gak bakal kasih tau siapa-siapa tentang phone sex kak deh. " nego ku dengan agak takut, karena memang kak Avina terkenal galaknya.

kak Avina pun gak kalah gertak, " mana buktinya kalau aku phone sex ? kalau kamu, sudah ada bukti jelas". Aku dengan santainya mempedengarkan hasil rekaman ku.

, dan kak Avina langsung melunak seketika. "ya jangan gitu lah le, kamu ga kubilangin deh, tapi hapus rekaman mu itu. aku malu kalo ketahuan le. " bujuk kak Avina.

Aku sih santai saja. karena sudah ku back up di computer dengan kabel data sesaat sebelum ini. aku pun menyanggupinya. Dengan kak Avina yg lebih melunak, dia yg mengajak aku bicara duluan.

"gak dapet jatah le? " tanya kak Avina, sambil mendekati ku, menarik kursi dan duduk agak jauh dari ku. "ya iya lah kak. kalo aku dapat jatah, aku mana mau onani. kan lebih enak ml. tapi dek Ani kan memang ada aja alasan untuk ga ml sama aku. terpaksa onani lah, daripada ke sarkem" (sarkem tu pasar kembang- tempat prostitusi di j*).

"trus kak juga ngapain phone sex ? kan tiap hari bisa minta mas Adi? masih kurang jatah malam ya? horny amat seh? " tanya ku. dan entah kenapa kak Avina diam saja, malah balik bertanya.

"itu celana dalam ku to? kenapa kamu pake onani le? kamu ga cukup sama de Ani. dan sudah berapa lama kamu kaya begini? " "kalau berapa lama, ya ga tau, tapi setiap ada kesempatan, dan de Ani ga kasih jatah, ya begini jadinya. aku kan orang yg gampang horny kak. " jawab ku jujur, daripada nanti dia lebih marah lagi, bisa bahaya.

"trus kak sendiri ngapain? tadi belum jawab pertanyaan ku lo". kak Avina gak menjawab. dia cuma diam, dan mendekati ku. "Le, punya mu sebesar apa to? coba ku lihat. " , sambil menarik tangan ku yg menutupi peler dan celana dalamnya.

Agak kaget dia ketika ngeliat peler ku yg sudah menegang, dan diambilnya celana dalamnya yg sudah basah oleh peju ku, dilihat dan diciumnya celana dalamnya. "bau air mani mu le, lumayan kental ya. peler mu juga sedikit lebih besar dari mas Adi. De Ani dulu selalu ngerasain itu ya? " Ku lihat kak Avina yg sepertinya horny juga lihat peler ku, wah kesempatan nih, pikir ku.

"kalau mau pegang boleh loh kak". Tapi kak Avina malah bangun dan masuk kamarnya, tanpa berkata apa pun, membawa celana dalamnya yg ku pakai onani tadi, entah untuk apa.

Besoknya, aku dirumah sendirian. Ayah dan ibu mertua kerja, istri ku ada kuliah, sedangkan kak Avina sudah pergi entah kemana. Anak ku biasanya dititipkan ke tante dari istri ku, karena memang harusnya aku pun sedang mengajar.

Aku kerja sambilan jadi tentor di sebuah lembaga pendidikan. Tapi karena tadi pagi ternyata ada sms nggak ada kelas, aku di rumah saja. aku lantas berinisiatif membersihkan rumah.

Maklum numpang mertua, jadi mesti bantu bersihin rumah. Tiba-tiba ada suara motor masuk, ku kira istri ku sudah pulang kuliah, tapi ternyata kak Avina yg pulang. kak Avina masuk tanpa menyapa ku.

Aku pun gak peduli, dan selesai bersih-bersih, aku langsung nonton tv. gak ku duga kak Avina memanggilku, "le! kesini bentar! aku mau ngomong! penting! " nadanya agak tinggi.

Aku yg malas, menghampirinya. Kaget juga aku saat tau di kamarnya dia siap sedang bersiap ganti baju. "Duduk le! Aku Cuma mau kasih tau kamu, kamu ga boleh lagi onani kaya semalam. bagaimana pun juga kamu sudah punya istri. dan kalau nggak bisa tahan dan horny sekali, kamu kan bisa minta sama aku. " kata-kata terakhir kak Avina adalah kata-kata yg paling aneh yg pernah ku dengar.

"jangan bercanda lah kak. nanti kalau aku mau beneran baru kapok loh" jawab ku setengah gak percaya. kak Avina dengan gak terduga melemparkan celana dalam yg kemarin ku pakai onani kepada ku, dan lalu melorotkan celana pendek jins yg dia pakai.


Cerita seks Kakak Ipar Minta Bool Nya Dientot Peler Aku
  • Aku diam dan kaget ngeliat nya, Gila, ada apa dengan kak Avina sih? tanya ku dalam hati. Setelah celananya lepas, dia pun melepas celana dalamnya, lalu melemparkannya pada ku.
  • "cepat onani lagi pakai celana dalam ku, aku juga mau onani liat kamu onani. biar adil kita" Aku cuma diam, walau peler ku sudah tegang, dan sangat terangsang ngeliat dia mulai duduk mengangkang dan memainkan klitorisnya sendiri.
  • Aku mengambil celana dalam yg dipakainya, hitam, agak transparan, dan ku cium, lalu ku sentuhkan ke peler ku dan mulai onani. gak tahan dengan pemandangan dan tau kalau kak Avina belum akan orgasme, aku menawarkan sesuatu pada kak Avina, "mau ku bikin orgasme enak ga kak? dijamin minta lagi deh".
  • Tanpa menunggu jawaban, aku pun menghampiri kak Avina dan mendekat wajah ku ke gawuknya. kak Avina keliatan nya tahu apa yg akan ku lakukan. Ku mulai dengan mencium bibir gawuknya, mulai menjilati selangkangan dan bagian dalam pahanya.
  • Lalu aku mulai naik menjilati klitorisnya. kak Avina yg dari tadi sepertinya menahan desahan, tiba-tiba menekan kepala ku ke gawuknya. Aku mulai menikmati seluruh bagian gawuknya. Aku sangat suka menjilati gawuk wanita, baunya yg khas, rasanya yg khas, semuanya menggoda ku untuk terus menjilat, mencium dan menghisap gawuknya.
  • kak Avina ternyata sangat suka ketika aku menghisap dan menggigit klitorisnya. Desahannya makin menjadi saat ku lakukan itu. Jari ku pun gak mau diam, aku mulai memasukkan jari manis dan tengah ku mencari g-spotnya.
  • Tiba-tiba kak Avina membuka semua sisa pakaiannya, lalu menarik tangan kiri ku ke buah dada nya, dan aku mulai merangsang buah dada nya. gak lama, dengan intensnya rangsangan di g-spot dan klitorisnya, kak Avina pun orgasme, dengan aku yg masih menghisapi klitorisnya kuat-kuat.
  • Basah semua mulutku dengan cairan gawuknya. kak Avina yg sepertinya sudah cukup pulih tenaganya menarik ku duduk di sebelahnya. Aku pun mulai lagi rangsangan di gawuk dan mulai menghisapi putingnya.
  • Tanpa ku duga, kak Avina menarik muka ku dan mencium bibir ku penuh nafsu, dan ku layani ciumannya, sambil terus melakukan rangsangan di buah dada dan gawuknya.
Tangan kak Avina tiba-tiba aktif mengocok peler ku. Selepas ciuman, kak Avina langsung mengarahkan mulutnya untuk menyepong ku. Ku sambut dengan sedikit jakakan rambut, agar batang peler ku bisa masuk semua dan bisa menyentuh kerongkongannya.

Teknik sepong kak Avina ternyata hebat, entah belajar dimana dia. Istri ku gak pernah mau menyepong ku, jadi aku sangat suka saat kak Avina ternyata menyepong ku.

Kepala peler ku dihisap keras-keras, dan lubang kencing ku dijilatinya begitu nikmat hingga hampir saja aku orgasme. gak tahan lagi ingin mencoba kakak ipar sendiri, aku langsung minta ijin memasukkan peler ku ke gawuknya yg lumayan sempit.

(dibanding istri ku yg sudah pernah melahirkan). kak Avina gak menjawab apa-apa, cuma mebuka pahanya lebar, lalu melepaskan peler ku dari mulutnya, lalu mulai menciumi ku. Perlahan ku arahkan dan ku masukkan peler ku ke gawuknya.

Ku tekan pelan, mulai masuk, dan akhirnya masuk semua batang peler ku dalam gawuk kak Avina. Mulai ku genjot pelan, kami pakai gaya misionaris. kak Avina mulai mendesah agak keras, aku pun mulai mempercepat genjotan ku.

"Enak le? sama dek Ani enak mana? " tanya kak Avina pada ku yg sibuk menghisap dan menggigit putingnya. "Dek Ani sudah agak longgar kak, lebih sempit gawuk kak lah. Aku suka banget loh kak. Apa lagi aku dah hampir 1 bulan ga dapat jatah. Ini benar-benar sangat enak. toket kak memang mantap, lebih padat dan besar dari dek Ani. Kemarin-kemarin cuma bisa onani sambil bayangin ngentot kak Avina. Eh, sekarang malah ngentot beneran. kak sendiri kenapa akhirnya mau kak? " tanya ku sambil tetap menggenjot.

kak Avina yg kelabakan dengan genjotan ku, menjawab sekenanya. "ga puas ma mas adi le, dan penasaran sama peler mu. enak gak kalau masuk gawukku? Ternyata gede dan enak ya le. Tau begini, dari dulu-dulu kak ngajak kamu ngentot. kak suka banget kamu jilatin gawuk kak kaya tadi. nanti lagi ya. " "oke kak, asal aku dapat gawuk kak, aku pasti puasin kak lah. " Cukup lama juga gaya misionaris ini.

Lalu kak Avina mulai berinisiatif diatas, memperlihatkan goyangan buah dada nya yg besar itu sambil ku remas dan ku hisap, bahkan ku gigit yg ternyata membuat kak Avina tambah liar menggoyangkan bool dan bahkan mengkegel peler ku.

gak kuat akan orgasme, ku minta kak Avina menungging dan aku mulai gaya favorit ku, doggie, yg ternyata juga gaya favorit kak Avina. Sebelum ku sodok, ku jilati dulu belahan dan lubang bool kak Avina.

"Geli le, tapi enak" katanya. Saat ku sodok dan ku pacu gawuknya dengan agak kasar dan cepat, ku masukkan juga jari telunjukku ke lobang bool kak Avina.

kak Avina mendesah lebih seru seperti menikmati entotan di kedua lobangnya. gak lama kak Avina meminta ku memacu lebih keras dan cepat, "yg cepet le, lebih dalem lagi, agh. agah. enak le. yg kuat le. agh. mh. agak kasar. bool ku kobel aja le. agh. masukin lagi jari mu. enak le. bentar lagi aku orgasme. agh. agh. agh. agh. ! " teriak kak Avina yg gak peduli apa-apa lagi selain nikmatnya sex.

Aku pun mengistirahatkan sejenak peler ku. Setelah cukup pulih dan selesai orgasme kak Avina, kembali ku pacu dengan cepat gawuknya. Sebentar saja, aku bertanya, "kak, ku keluarin dalem gawuk ya. biar plong rasanya, dan puas bisa orgasme dalam gawuk kak. " kak Avina cuma terus mendesah dan ku anggap itu jawaban "ya".

"kak. enak kak. di kegel kak. kempot peler ku kak. enak kak. agh. agh. keluar kak!. " Ku tunggu berhenti muncratnya air mani ku, lalu ku cabut peler ku agar aku bisa berbaring disebelah kak Avina.

Tapi kak Avina langsung menyambar peler ku dan menghisap, mungkin membersihkan sisa air mani ku. "enak air mani mu le. pantes dek Ani suka. tapi tenang, aku punya pil kok. kan mas Adi juga gak mau numpahin air mani di luar gawuk ku. " Ku cium kak Avina, lalu mulai kurangsang lagi dia.

air mani ku yg keluar dari gawuknya diambilnya dengan jari dan dijilatnya. "kalau mau coba nanti bisa ku keluarin di mulut kak deh. mau coba? dek Ani ga pernah mau, jadi ku kira kak gak suka" kata ku.

kak Avina gak berkata apa-apa, tapi langsung memegang peler ku dan mulai menyepong. "Nikmatnya, tau begini dari dulu ya kak. coba bisa tiap hari begini. asyik deh" kak Avina gak berkomentar dan terus menyepong.

Aku pun gak mau kalah, ku jilati dubur kak Avina. Semoga kak Avina mau di anal. Aku yg sudah gak tahan lagi, mulai mencoba memasukkan peler ku dalam gawuk kak Avina.

Mulai ku genjot dia dari samping. dan aku pun mulai merayu dia untuk ku anal. "sakit ah le kalo silit. dan aku gak bisa e' e' lo. kalo pake jari tadi memang enak. tapi kalo pake peler masih takut. " aku terus membujuknya, dan meyakinkan kalau rasa dan sensasinya mirip ngentot di gawuk.

Dan entah bagaimana, akhirnya kak Avina mau mencoba anal. Dengan ini, kak Avina jadi cewek ke 7 yg ku perawani duburnya. Cewek-cewek sebelumnya, semua teman sex ku, dan gak jarang cewek yg ku ajak One Night Stand pun ku anal, karena mereka sudah pernah di anal.

Aku memang suka anal, sempit gimana gitu, sensasi rasanya beda dengan gawuk. "Beneran enak lo le, awas kalo sakit doang dan ga enak. " kata kak Avina cemas.

Ku jilati silit kak Avina, dan kupastikan peler ku sudah cukup licin. kak Avina ku minta nungging, dan ku coba buka lubang silitnya, dan mulai ku tusukkan peler ku perlahan,.

Mungkin karena cukup licin, setengah peler ku sudah masuk ke silitnya. Kubiarkan beradaptasi dulu, lalu mulai ku pacu pelan. tampak kak Avina menahan sakitnya, tapi mendesah cukup keras.

Cerita ngentot, Kakak Ipar Minta Bool Nya Dientot Peler Aku, cerita seks dewasa, kakak ipar minta bool nya dientot, cerita suami selingkuh kakak ipar minta bool nya

Kakak Ipar Minta Bool nya dientot Peler aku


lama kelamaan, karena mulai terbiasa, ku pacu lebih cepat silit itu. "Enak le, agh. agh. agak cepet dikit dong le. enak silit ku. gawuk ku di kobel dong le. agh. agh. agh. " pinta kak Avina.

Otomatis tangan kanan ku memainkan klitoris dan g-spot kak Avina. Ku masukkan jari tengah dan manis ku lagi. sementara, kak Avina sibuk mendesah dan mencubit puting, dan kadang klitorisnya sendiri.

gak lama, kak Avina meminta ku mengganti posisi. Dia ingin diatas, dan aku menyodok silitnya lagi. "Enak ternyata le, besok lagi ya, agh. agh. " setelah agak lama, kak Avina pun orgasme, tapi aku gak memperlambat laju ku.

"agh. aku sudah le" "sabar kak, sebentar lagi aku juga sampai. agh. agh. aggh. " ku keluarkan semua sisa air mani ku di silit kak Avina. gak lupa sisa yg masih ada di peler ku di jilat bersih oleh kak Avina.

Aku menciumnya dan bilang "makasih ya kak, gawuk dan silit kak memang top. jangan marah kalo besok aku minta lagi ya kak. " dan kak Avina cuma tersenyum "aku juga puas banget kok le. sudah sana cepet. kamu ada les tho. aku juga mau ketemu temen. keburu dek Ani pulang juga. " kak Avina bergegas ke kamar mandi, sedang aku masak mi instant karena lapar sekali.

Aku dan kak Avina makan bersama. dan baru ketemu lagi malamnya. Malamnya, kami bertingkah biasa saja, kecuali aku tetap gak bisa tidur. kak Avina yg terbangun tengah malam bertanya" kok belom tidur le? gak capek? aku aja capek banget. jangan bilang kamu minta jatah sama aku malam ini. aku gak bisa. capek banget".

dan setengah bercanda, ku perlihatkan peler ku yg memang lagi tegang padanya. "gak bisa tidur kalo masih tegang begini. sepongin dong kak, biar loyo dan bisa tidur. " kak Avina pun tanpa ragu memegang peler ku, dan mulai menyepong.

"Jepit pake buah dada dong kak, tapi nanti keluarinnya semua di mulut kak, gak boleh ada yg tumpah. kalo tumpah aku mau silit kak. " kak Avina terus nyepong sambil membuka baju tidur yg ternyata dia nggak pakai bra.

Langsung dijepit buah dada 34C kak Avina sambil dihisap kepala peler ku. Akhirnya, aku pun orgasme yg langsung dihisap semua dalam mulut kak Avina. Tanpa sisa, dan tanpa komentar selain "memang lebih enak air mani mu le daripada mas Adi. gak nyesel aku ngentot sama kamu" , dia mencium ku dan masuk ke kamar lagi.

Banyak sekali cerita seru sex ku dengan kak Avina. Dia memang tempat pelampiasan utama sex ku. Ku akui aku jauh lebih sering ngentotin kak Avina daripada istri ku.

Tentu semua tanpa ketahuan. Saat rumah sepi, atau quickie di kamar mandi, kak Avina selalu mau dan minta ku entot. yg paling favorit tetap silitnya yg sempit itu.

Sekarang dia kerja di jakarta. Tapi kalau pulang ke j*, dia pasti minta jatah air mani pada ku, dan aku akan menikmati silit sempit kakak ipar ku.

Kakak Ipar Minta Bool nya dientot Peler aku
Kakak Ipar Minta Bool nya dientot Peler aku, cerita sex , Cerita ngentot, Kakak Ipar Minta Bool Nya Dientot Peler Aku, cerita seks dewasa, kakak ipar minta bool nya dientot, cerita suami selingkuh kakak ipar minta bool nya, bacaan porno, kisah seks, cerita bokep cerita dewasa, Kakak Ipar Minta Bool nya dientot Peler aku


Aktifkan javascript tekan (F5), untuk membuka halaman
klik link cerita
serta membuka gambar lebih besar.
Cerita seks dewasa update setiap hari.
http://foto-video-cerita-dewasa.blogspot.com/