Ngintip Kakak Dientot Goyangannya Hot Banget

Ngintip Kakak Dientot Goyangannya Hot Banget | Aku Darma 17 tahun kelas 2 smu. Keluargaku adalah orang Cina miskin dari satu kota kecil di Jawa. Aku dan ciciku (kakak perempuan) tinggal dngan pamanku, sepupu papa, pengusaha sukses di kotanya. Kakakku setahun lebih tua dariku, namanya Listya.

kita ikut papa sejak kecil setelah orangtuaku bercerai. kita jarang kontak dia lagi setelah dia kawin lagi dngan gadis pribumi 19 tahun dan pindah ke kota lain.

Karena kasihan dan demi pendidikan yang lebih baik di kota besar, setahun lalu pamanku menawarkan untuk pindah ke tempatnya. Lagipula, putri tunggalnya Hani sejak smp kelas 1 disekolahkan di Singapura sehingga dia hanya tinggal dngan tanteku.

Aku orang yang paling pesimis sedunia dan sejak kecil selalu jadi bahan tertawaan. Sekarang pun, aku sering disuruh-suruh dan dimaki-maki oleh pamanku dan istrinya, juga kakakku. Sementara kakakku dimanja oleh mereka, sering dibelikan baju bagus dan barang mahal lainnya terutama bibiku.

Aku menyadari aku memang pantas disuruh-suruh dan direndahkan orang. Jadinya aku malah" menikmati" saja ketika dimarahi dan disuruh-suruh. Bahkan urusan seks dan masturbasi pun aku tidak pernah mambayangkan diriku sendiri namun sedang menonton orang lain terutama kakakku yang berhubungan seks atau sekedar dipegang-pegang oleh cowok lain.

Utamanya cowoknya adalah pribumi. Karena sering aku ngeliat ia diliatin dan digodain oleh cowok-cowok pribumi. Setiap pulang sekolah selalu melewati stm yang cowok semua dan pribumi. Banyak yang lagi nongkrong dan selalu mengeluarkan celoteh-celoteh usil.

Mungkin mereka jarang liat cewek. Ditambah kakakku memang cakep, kulitnya putih, tinggi sekitar 160-an, badannya langsing karena memang sering olahraga. Rambutnya yang dicat agak pirang membuat makin merangsang saja.

Ditambah, baju seragam putih yang dipakai dari kain yang agak tipis sehingga kelihatan bh-nya (apalagi kalau lagi pakai bra warna gelap jadi makin mencolok) dan kelihatan besarnya tonjolan di balik baju tipisnya.

Iseng kulihat bra-nya di lemari baju, ukurannya 34c. Tidak heranlah setiap kali banyak omongan-omongan yang usil dan jorok. Aku sebenarnya ingin marah tapi karena takut jadinya diam saja.

Kakakku sendiri diam saja tak pernah menanggapi. Untungnya mereka tidak pernah berbuat kurang ajar kecuali komentar-komentar joroknya saja. Bahkan ada salah satu yang menirukan desahan cewek ketika disetubuhi.

Membuatku membayangkan kalau kakakku benar-benar disetubuhi oleh dia dan mengeluarkan suara seperti itu! Di angkot juga selalu ada cowok iseng yang memperhatikan dia, mulai dari mukanya, lehernya yang putih akhirnya menatap dadanya atau ke paha.

Walau takut dan kesal, anehnya tiap kali masturbasi selalu membayangkan kakakku menikmati disetubuhi dan diperawani oleh mereka. Pengalamanku tidak cuma di sekolah saja. Ketika jalan ke mall atau ke manapun malah lebih parah karena kesukaannya memakai baju yang terbuka atau ketat.

Kausnya yang ketat membuat buah dada nya keliatan indah dan makin menonjol. Apalagi kalau belahan dadanya agak rendah membuat buah dada nya yang putih sedikit kelihatan. Ketika berenang atau fitness malah lebih parah lagi.

Sebenarnya aku tidak suka dngan keadaan ini tapi juga" suka". Diam-diam, anuku jadi menegang kalau ada tatapan atau komentar kurang ajar. Aku takut, tegang, dan juga terangsang.

Suatu saat aku tergoda untuk ngeliat nya telanjang karena ada kesempatan untuk itu. Antara kamarku dan kamarnya ada taman kecil yang sudah tak dipakai. Pintunya hanya dari kamarku, yang di kamar dia sudah dimatikan.

dngan tangga aku bisa ngeliat ke dalam dari jendela atas kamarnya dan kamar mandinya. Dalam beberapa kesempatan aku sempat ngeliat nya telanjang bulat. Kecantikannya ditambah dngan kemolekan tubuhnya memang betul-betul luar biasa indah! buah dada nya padat berisi, ukurannya cukup besar, kencang, dan berdiri tegak.

Tidak turun seperti pada film-film bokep. Kedua putingnya berwarna kemerahan berdiri dngan tegaknya dan agak panjang menonjol. Rambut kemaluan di sekitar nonok nya tidak terlalu lebat namun sangat indah.

Kulitnya yang putih mulus membuatnya makin menarik. Putingnya yang kemerahan dan rambut kemaluannya yang hitam amat kontras dngan kulitnya yang putih. Beberapa kali aku ngeliat nya telanjang atau setengah telanjang baik ketika mandi maupun di dalam kamar.

Setelah aku ngeliat nya telanjang bulat, kebiasaanku bermasturbasi jadi makin menjadi-jadi. Karena aku makin jelas membayangkan bagian-bagian tubuh tertentu dari kakakku digerayangi dan dinikmati oleh para cowok tersebut.

Komentar-komentar usil yang pernah kudengar ditambah dngan pengetahuanku tentang tubuhnya membuatku makin nikmat bermasturbasi. Bayangan cowok yang hitam menindihi tubuh cewek yang putih mulus dan memainkannya. Seorang cewek yang muda, cakep, tampangnya polos dan innocent, putih, sexy, high class, dadanya berisi dan masih perawan namun menyerahkan keperawanannya dngan sukarela dan menikmati apapun yang dilakukan oleh cowok yang statusnya lebih rendah darinya.

Membuatku benar-benar nikmat dalam bermasturbasi. Kadang aku menyesal setelah melakukannya tapi selalu mengulangi lagi. Mungkin aku sudah gila! Lalu apakah kakakku memang masih perawan? Menurutku sih dia masih perawan.

Dia tidak pernah pergi dngan cowok mana pun. Paman dan tanteku melarang kakakku sembarangan pergi dngan teman-temannya terutama cowok. Kemana-mana selalu aku disuruh menemaninya. Namun anehnya beberapa kali mereka mengajak kakakku dan juga aku ke pub atau night club dan mereka pula yang mengenalkan kita ke minuman keras.

Menurut mereka, daripada pergi dngan teman mending pergi dngan orang tua jadi ada yang menjaga. Pamanku dan istrinya memang doyan minuman keras dan sering ke pub-pub. Disana kita juga dikenalkan kepada beberapa rekan-rekan bisnis pamanku.

Pak Diman Orang yang paling penting diantara semuanya adalah Pak Diman karena dia pejabat pemerintah yang memegang peran kunci dalam hal perijinan bisnis pamanku. Dia adalah orang Jawa, umurnya 40-an.

Makanya pamanku dan bibiku sangat hormat kepadanya. Sering mereka menjamu Pak Diman dan mengundang Pak Diman datang ke rumahnya. Aku tidak begitu suka dengannya dan kelihatannya juga dia tidak terlalu suka denganku dan menganggap kehadiranku.

Tapi dia baik sekali dngan kakakku, malah sepertinya dia punya mau terhadap kakakku. Kakakku memang pandai berdandan dan berpakaian untuk membuat dirinya menarik perhatian cowok serta pintar mengambil hati orang.

Cerita Sex Ngintip Kakak Dientot Goyangannya Hot Banget

Apalagi kalau gaun yang dipakainya dngan belahan dada agak rendah membuatnya nampak sexy. Sementara kakakku malah enjoy berbicara dngan Pak Diman bahkan sampai sering bercandaan. Membuatku jadi makin rendah diri.

Sekarang dikala masturbasi aku jadi sering membayangkan Pak Diman, bandot tua hitam jelek menikmati tubuh mulus kakakku. Apalagi setelah beberapa kali ia datang malam-malam, kakakku mengenakan daster tipis agak menerawang.

Mata Pak Diman bersinar-sinar ngeliat tubuh sexy yang dibalut kain tipis itu. "The show must go on" Suatu malam mereka ke pub tapi aku disuruh menunggu pengiriman barang di rumah.

Sekitar jam 9. 30 pamanku telpon bilang aku boleh tidur dulu karena mereka pulang agak malam. Saat tiba kakakku agak mabuk. Sebelumnya lebih parah lagi ngoceh-ngoceh tak karuan, kata bibiku.

Bibiku membawanya masuk ke dalam kamar. Sementara pamanku marah besar kepadaku, menurutnya barangnya tidak lengkap. Oleh bibiku aku disuruh masuk ke kamarku. dngan sangat ketakutan aku masuk ke kamar dan kukunci pintu kamar.

Tak lama kemudian kudengar bibiku masuk ke kamar kakakku. Karena penasaran aku mengintip dari jendela. Kakakku baru selesai mandi sedang berbaring di tempat tidur dngan memakai kaos atasan saja yang panjangnya sampai ke pahanya.

Kakakku sudah tidak mabuk hanya agak lemas saja. Kemudian bibiku memberikan segelas air dan satu tablet kecil. Setelah kakakku tidur ia keluar. Beberapa saat kemudian, pintu kembali terbuka.

Ternyata adalah Pak Diman! Ia kelihatan habis mandi, memakai celana pendek dan baju kaos. Kok tadi aku tak ngeliat nya? dngan tegang kuperhatikan apa yang dilakukannya. Ia menuju ke tempat tidur kakakku.

Kakakku tidur telentang, kakinya agak terbuka tampak pahanya yang mulus. Dadanya turun naik. Pak Diman duduk di pinggir ranjang. Tangannya mengulur memegang pipi kakakku. Tiba-tiba kakakku terbangun.

Sesaat Pak Diman kelihatan terkejut, tapi sambil menarik kembali tangannya ia lalu berkata, "Kamu sudah baikan Listya? Saya ingin ngeliat keadaan kamu. " "Sudah mendingan Oom, hanya masih lemas saja. " "Sini deh Oom pijitin supaya lekas sembuh. " "Nggak usah deh Oom. Masa kok oom mijat saya, " kata kakakku sambil ia duduk di tengah ranjang.

"Nggak apa-apa kok. Lagian Oom tidak keberatan kok, " kata Pak Diman sambil tangannya langsung meraih tengkuk kakakku dan mulai memijat-mijat dan meraba-rabanya. "Aduuh geli Oom. Jangan ah, " kakakku meronta kecil dan memendekkan tengkuknya.

"Ssst. Jangan berteriak gitu, nanti kasihan pada bangun semua. Tenang saja kamu, " kata Pak Diman sambil tangan yang satunya memegang lengan kakakku. "Nah gitu, kamu diam saja. Nikmati saja, " kata Pak Diman sambil kedua tangannya meraba-raba tengkuk dan lengan kakakku.

Membuat kakakku terlena dan memejamkan matanya. Berdekatan dngan Listya begitu dekat, langsung membuat Pak Diman terangsang. Aroma tubuh Listya yang harum membuatnya mabuk kepayang. Kedua, dalam jarak begitu dekat, baju tidur yang agak transparan membuatnya mampu ngeliat dngan jelas kemulusan dan bentuk tubuh yang begitu menggairahkan.

Di balik dasternya, branya berwarna biru tua nampak jelas membuatnya makin menggairahkan. Juga pahanya yang putih dalam jarak begitu dekat. Tiba-tiba Pak Diman langsung mencium bibir Listya yang sedang memejamkan mata.

"Ooh kamu cantik sekali Listya, mmhh" Bibir Pak Diman langsung membekap bibir Listya dan melumatnya. Sesaat aku berdetak, lalu apa yang akan dilakukan kakakku pikirku. Ternyata Listya tidak memberontak, malah ia menikmati ciuman Pak Diman.

Kedua tangannya kemudian meraih memeluk Pak Diman. "Mmmh ahh. " Bibir ketemu bibir, lidah ketemu lidah. dngan penuh nafsu Pak Diman sambil tetap menciumi Listya, tangannya mulai meraba-raba tubuh Listya.

Punggung. Lengan. Lalu satu tangannya meraba-raba paha. Tangan itu masuk di bawah baju, meraba-raba, bergerak naik ke atas. Listya mengerang perlahan. Pak Diman membaringkan Listya, setengah menindih sambil terus menciumi seluruh muka.


Cerita seks Ngintip Kakak Dientot Goyangannya Hot Banget
  • Leher. dngan penuh nafsu. Tangan kanannya merayap naik di balik daster Listya. Meraba-raba daerah paha lalu naik ke sekitar perut. Pak Diman mengangkat kepalanya. Menatap dan mengagumi tubuh Listya yang sebentar lagi akan dinikmatinya.
  • Tangan kirinya membelai-belai rambut, pipi, leher, dan turun ke dada! Bersamaan dngan tangan kirinya menyentuh dadanya, tangan kanan bergerilya di balik daster ke aarah buah dada kanan Listya.
  • Sambil kedua tangannya meraba-raba buah dada Listya, daster Listya tersingkap tampak lah pahanya yang putih mulus dan celana dalamnya. Kaki kanan Pak Diman bergerak naik meraba-raba paha Listya dan daerah cd nya.
  • Listya mengerang-erang merasa kegelian karena bulu kaki Pak Diman menyentuh bagian sensitifnya. Sesaat kemudian, Pak Diman melepas daster Listya dan membuka baju dan celananya sendiri, sambil menikmati indahnya tubuh Listya yang terduduk hanya memakai bra dan cd saja.
  • Tapi ia belum puas dngan itu karena sesaat kemudian ia segera melepas branya dngan membuka kaitannya di belakang, lalu direngkuhnya bra itu. Nampak sepasang buah dada nya yang indah berayun dngan bebasnya menantang untuk dinikmati.
  • Kedua putingnya agak panjang kemerahan begitu sensitif akan sentuhan. Sambil pandangan terus tertuju pada buah dada Listya, Pak Diman melepas CDnya sendiri dan kemudian cd Listya. Kini seluruh tubuh Listya tak tertutup selembar benang pun.
  • tampak lah bulu kemaluan Listya yang nampak kontras dngan kulitnya yang putih mulus. Sementara kontol Pak Diman yang hitam dan besar itu tampak sudah menegang dngan gagahnya.
  • Segera kedua tangannya bereaksi meraih kedua buah dada nya. Mengelus-elus, meraba-raba, dan meremas-remasnya dngan lembut. Listya mendesah-desah kenikmatan. Pak Diman jadi makin nafsu, ia langsung mencium bibir Listya sambil kedua tangannya masih terus meraba-raba buah dada nya.
Kedua tangannya beraksi di sekitar kedua puncak gunung Listya. Memencet-mencet dan menggerak-gerakkannya akibatnya kedua buah dada bergerak-gerak akibat perbuatannya. Kedua putingnya menjadi mengeras tanda bahwa Listya juga ikut terangsang.

"Oohh ahh ahh ahh" Pak Diman membaringkan Listya dngan kedua tangan mendorong dadanya. Lalu ia membuka kedua kaki Listya, menatap bagian yang paling rahasia itu. Jari-jarinya dimainkan di sekitar nonok nya, membuat Listya mendesah-desah makin terangsang.

Pak Diman demikian ahli memainkan jarinya sampai nonok nya menjadi basah. Setelah puas dngan apa yang diperbuatnya, dngan setengah menindih, ia menciumi leher Listya yang sebagian rambutnya yang sebahu menempel disana.

dngan ganas, Pak Diman menciumi dan mengecupi leher Listya kiri kanan. Tangannya meraba-raba ke dada dan daerah nonok. Listya nampak mengerang-erang kenikmatan. Lalu ciuman Pak Diman mulai beralih turun ke bawah, sampai menciumi kedua buah dada nya.

Mula-mula ia mengecupi bagian pangkalnya yang putih itu, lalu perlahan naik makin ke atas. Sampai ia mengemut dan menjilati kedua puting Listya yang berwarna kemerahan segar itu, ujung lidahnya menggerak-gerakkan kedua putingnya bergantian.

Digigit-gigitnya dngan lembut putingnya yang sangat sensitif itu. Listya makin mendesah-desah. Ia nampak kegelian kenikmatan. Selama ini Listya banyak pasifnya namun ia juga tidak melawan bahkan menikmati apa yang dilakukan Pak Diman terhadapnya.

Kemudian ia mendekatkan kontol nya ke dada Listya dan menjepit kontol nya yang ujungnya disunat itu diantara kedua buah dada nya sampai kontol nya terbenam di antara kedua buah dada Listya.

penis nya yang hitam nampak kontras dngan kedua buah dada yang menjepitnya itu. Kali ini giliran Pak Diman yang merasakan kenikmatan. Lalu kepala kontol nya disentuhkan dan digerak-gerakkan ke puting Listya.

Nampak keduanya terangsang dngan aksi itu. Lalu Pak Diman meraih tangan Listya dan mendekatkannya ke kontol nya. Ternyata Listya cukup cekatan juga. Tangannya segera meraba-raba, dan mengocok-ngocok kontol nya yang membuat Pak Diman bereaksi dngan hebat.

Tak lama kemudian, Pak Diman melepaskan tangan Listya, dan membuka kedua kaki Listya lebar-lebar sehingga nampaklah nonok nya dngan jelas. Rupanya ia sudah tidak sabar lagi mendapatkan hadiah utamanya yaitu menikmati keperawanan Listya.

Ia mendekatkan kontol nya ke nonok yang sudah kuyup dan dalam posisi siap itu. Ia dalam posisi duduk, sementara Listya dalam posisi pasrah telentang. Pak Diman segera memajukan badannya memasukkan kontol nya ke dalam nonok Listya.

"Oooh. Ahh" , teriak Listya, ketika kepala kontol itu akhirnya menembus nonok nya sebelum akhirnya semuanya masuk ke dalam. Segera kemudian Pak Diman memaju mundurkan tubuhnya, kontol nya yang hitam masuk keluar ke nonok Listya.

"Oooh oohh ahh ahh ahh" Akhirnya malam itu Pak Diman berhasil merenggut keperawanan Listya. Nampak darah keperawanannya membasahi seprei. Sambil memegang kedua tangan Listya, dngan semakin cepat Pak Diman memainkan kontol nya di dalam nonok nya.

Akibatnya, tubuh Listya bergetar hebat sampai-sampai kedua buah dada Listya bergerak-gerak berputar putar. Pak Diman nampak puas sekali bisa melakukan itu. Sementara Listya merasakan kenikmatan luar biasa sambil mendesah-desah.

Lalu Pak Diman mengeluarkan kontol nya. Ia berganti posisi. Ia menyuruh Listya menungging, lalu dari belakang kembali ia menyodok nonok Listya dalam posisi doggy style, sambil kedua tangannya menepuk-nepuk, meremas-remas buah dada dan memainkan kedua putingnya.

Setelah menikmati beberapa saat, kembali ia menidurkan Listya. Lalu sambil tubuhnya menindih Listya, ia kembali menyetubuhi Listya yang beberapa saat lalu masih perawan itu. Nampak pemandangan yang kontras, badan Pak Diman yang hitam seperti aspal menindih Listya yang putih mulus bagaikan kapas.

Kembali ia memasukkan kontol nya ke dalam nonok Listya. Sambil menciumi seluruh muka dan leher Listya, ia kembali mengocok kontol nya. Sampai akhirnya tiba-tiba tubuh Listya menggelinjang kenikmatan dan kedua tangannya mencengkeram rambut Pak Diman, sampai akhirnya Listya berteriak-teriak dngan suara tinggi (inikah yang tanda orgasme pada wanita? ).

Beberapa saat kemudian Pak Diman meneruskan ciumannya ke buah dada Listya. Bergantian ia menciumi kedua buah dada dan menyedot-nyedot kedua putingnya, sambil terus kontol nya dimainkan di dalam nonok Listya.

Dan tak lama kemudian giliran Pak Diman yang mengalami ejakulasi. Setelah ejakulasi, Pak Diman masih terus mengocok kontol nya sampai beberapa saat, sebelum akhirnya ia menghentikan aksinya.

Lalu ia terengah-engah berbaring telentang di samping Listya. Sampai disini aku tersadar dan menyudahi "pengintipan" ku karena ternyata aku sendiri juga mengalami ejakulasi entah karena apa. Apakah tegang, atau marah, atau tak berdaya, ataukah heran, atau semuanya campur jadi satu? Setelah itu aku jadi tidak berminat lagi ngeliat apa yang terjadi seterusnya.

Malah kini aku berpikir keras. Apa yang terjadi pada diriku? Apa yang telah kulakukan? Apa yang harus kulakukan? Sudah benar-benar gilakah aku? Haruskah aku senang? Atau sedih? Atau marah? Atau malu? Atau semuanya? Kenapa aku tidak bisa berpikir normal? Ataukah semua orang juga tidak normal? Lalu kenapa kok semua orang seperti mendukungku bersikap tidak normal? Juga kakakku sendiri? Kejadian ini membuatku shock dan linglung beberapa saat.

Iblis betina itu. Keesokan harinya aku menguping pembicaraan antara tanteku dan Pak Diman. "Wah, Pak Diman pagi ini segar sekali. Bagaimana kemarin, seru dong? " "Wah, hebat. Dia benar-benar mantap deh. Obat ibu benar-benar manjur. Dia sangat bergairah sekali semalam. Semalam kita maen dua ronde. Pertama dia masih canggung maklumlah masih perawan. Tapi kedua sudah mulai nafsu, apalagi saya ajari dia cara-cara baru".

"Syukurlah. Kemarin kita sempat panik waktu dia mabuk. Yah, yang penting tujuan akhir terlaksana khan. Yang penting Bapak puas". "Heh heh heh, wah saya puas sekali. Sebenarnya dari sejak ketemu, saya sudah suka karena dia sesuai dngan kesukaan saya. Orangnya cantik, putih, sexy, dan yang paling saya suka face-nya itu yang innocent dan juga masih perawan".

"Jadi proyek pasti goal ya Pak? Bapak khan mintanya amoy anak sekolahan yang cantik dan masih perawan. Susah dapatnya yang seperti dia lho pak, tapi kita bisa sediain buat Bapak. Dan yang lebih penting, kalau Bapak suka, dia akan selalu siap melayani Bapak karena dia menurut kepada kita. Juga, nanti setelah pengumuman pemenang, bagian Bapak akan kita berikan sesuai perjanjian".

"Oh, itu beres Bu. Masa saya lupa kebaikan Bapak dan Ibu, masa sih saya orang yang tidak tahu budi. " Bangsaat! Iblis betina itu! Ternyata sejak awal adalah ide bibiku untuk mengajak kakakku dan aku (hanya sebagai kamuflase) tinggal bersama mereka dan menyekolahkan kita supaya kita tergantung kepada mereka.

Dari awal memang dia berencana untuk menjual kakakku kepada Pak Diman. Karena Pak Diman sangat gila wanita sementara kakakku masih muda dan cantik serta dari keluarga tidak mampu; sementara kita tidak dekat dngan famili yang lain.

Karena itu dari awal mereka mengontrol pergaulan kakakku. Dia tidak cuma bermaksud menjual keperawanan kakakku saja, tapi lebih jauh lagi supaya menjadi gundik Pak Diman. Pak Diman kelihatan tergila-gila kepadanya dan dngan tahu ia masih keponakan sendiri, Pak Diman lebih merasa tidak enak untuk berkata tidak kepada mereka.

Ini sesuai dngan kepentingan jangka panjang mereka. Di sisi lain, kakakku mudah dikuasai karena keponakan sendiri dan bergantung mereka. Untuk itu kakakku "dimanjakan" dngan dibelikan barang-barang mahal, supaya terlena dan terbiasa hidup mewah sehingga tergantung kepada mereka.

Putrinya sendiri, Hani, disekolahkan di luar negeri memang sengaja dijauhkan dari hal-hal busuk seperti ini. Pamanku, walaupun masih ada hubungan darah, namun lebih cinta uang dibandingkan saudara.

Malam itu mereka berencana membawa kakakku ke hotel bintang lima untuk dijebak dngan Pak Diman. Pengiriman barang adalah rekayasa agar ada alasan supaya aku tidak ikut. Namun karena kakakku mabuk teler (mungkin ini pengaruh obat perangsang yang diberikan dalam minuman? ), jadinya mereka takut menimbulkan kecurigaan pihak hotel.

Akhirnya diputuskan untuk dilakukan di rumah, karena Pak Diman sendiri sudah ngebet. Pamanku memarahiku bukan karena barangnya kurang namun ia takut kalau-kalau aku bisa menggagalkan rencananya. Karena takut reaksinya sudah berkurang, bibiku memberikan obat perangsang lagi kepada kakakku.

Cerita ngewe, Ngintip Kakak Dientot Goyangannya Hot Banget, kisah dewasa ngintip kakak dientot, cerita bokep terbaru ngintip kakak dientot
Ngintip Kakak Dientot Goyangannya Hot Banget

Setelah semuanya terjadi, kakakku mau tidak mau harus menuruti skenario mereka. Ia tidak bisa menolak selama masih tergantung. Kalau kabur dari rumah, mau lari kemana dia? Bisa jadi nasibnya nanti malah lebih buruk lagi.

Jelek-jelek sekarang dia keponakan orang kaya yang hidup dalam kemewahan. Yang tahu sisi kelamnya hanya orang sendiri saja yang semuanya berkepentingan untuk tidak menyebarkan keluar. Benar-benar terkutuk semuanya! Memanfaatkan orang demi keuntungan sendiri.
Ngintip Kakak Dientot Goyangannya Hot Banget
Ngintip Kakak Dientot Goyangannya Hot Banget, cerita sex , Cerita ngewe, Ngintip Kakak Dientot Goyangannya Hot Banget, kisah dewasa ngintip kakak dientot, cerita bokep terbaru ngintip kakak dientot, bacaan porno, kisah seks, cerita bokep cerita dewasa, Ngintip Kakak Dientot Goyangannya Hot Banget


Aktifkan javascript tekan (F5), untuk membuka halaman
klik link cerita
serta membuka gambar lebih besar.
Cerita seks dewasa update setiap hari.
http://foto-video-cerita-dewasa.blogspot.com/