Nonok Istri Dientot Rame-Rame Gangbang

Nonok Istri Dientot Rame-Rame Gangbang | Hari ini Amelia menerima telepon dari suaminya yang baru aja kembali di kota j*. Dari airport suaminya langsung menuju ke kantor, dalam perjalanan menuju ke kantor, ia menelepon Amelia memberitahukan bahwa ia udah berada di j* dan sedang dalam perjalanan menuju ke kantornya, ia menjelaskan kepada istrinya bahwa kepulangannya memang mendadak karena ada pertemuan dengan kliennya di kota j*.

Amelia pun cuma mengiyakan aja tanpa memberikan komentar apapun, batinnya berkata ada di j* ataupun nggak ada di j* nggak ada pengaruhnya untuk dia, karena selama ini suaminya nggak pernah memberikan nafkah bathin untuknya, ia selalu mendapatkan nafkah bathin dari orang lain, jadi kalau suaminya di j* malah membuat sulit Amelia untuk melakukan aktivitas sex nya.

Rencana Amelia hari ini untuk menikmati peler kenalan barunya menjadi batal karena telepon suaminya tadi, sementara ia merasakan lubang nonok nya udah gatal ingin digaruk oleh peler lelaki lain, tapi apa daya suaminya ada di j*, Amelia takut saat dia ngentot dengan kenalan barunya dan saat itu juga suaminya menelpon atau suaminya pulang lebih awal, bisa kacau nanti semuanya.

Akhirnya Amelia membatalkan rencananya untuk pergi keluar pada hari ini, hatinya berkata biarlah akan kutunggu sampai suaminya pergi keluar kota lagi, baru kupuaskan dahaga bathinku ini. Siangnya Amelia betul-betul gelisah, dia betul-betul ingin sekali merasakan sodokan-sodokan peler lelaki, karena menahan desakan hasrat birahinya, kedua pipinya memerah.

Amelia saat itu sedang duduk santai di ruang keluarga menonton tv tanpa sadar tangannya mulai mengusap-usap bibir nonok nya dari balik CDnya, saat itu Amelia mengenakan baju model baby doll, roknya sedikit terangkat sehingga cd putihnya tampak dan pahanya yang putih mulus pun tampak dengan jelas, Amelia yang sedang asyik ngentot nggak menyadari hal itu, yang ada dalam pikirannya sekarang adalah peler lelaki yang tegang dan besar.

Usapan tangannya di kelentitnya membuat nonok nya mulai basah, Amelia mulai mendesah perlahan, menikmati belaian lembut tangannya di kelentit dan dibibir nonok nya, tangan kirinya mulai meremas-remas toket nya, kedua toket nya yang nggak mengenakan bh silih berganti diremas-remas oleh tangan kirinya, ia membayangkan selingkuhannya sedang meremas-remas kedua toket nya silih berganti dan ia juga membayangkan saat itu juga sedang dijilati kelentit dan nonok nya, nonok nya semakin basah, hasrat birahinya semakin memuncak.

Ruangan keluarga itu letaknya cukup berjauhan dengan dapur dan ruang makan, jika sedang berada di dapur atau di ruang makan kegiatan apapun yang terjadi di ruang keluarga nggak akan tampak dari dapur atau ruang makan, begitu pula sebaliknya, dan para pembantunya bila udah selesai bebenah di ruangan keluarga atau di ruangan lainnya, mereka akan berkumpul di ruangan mereka.

Ruangan itu terletak dekat dengan kamar mereka yaitu dekat dengan garasi mobil, jadi kegiatan Amelia saat ini nggak ada satu orang pun yang ngeliat nya. Gejolak birahi Amelia semakin meningkat, desahannya semakin sering terdengar, kedua toket nya yang nggak mengenakan bh udah nggak tertutup apa-apa lagi, kedua putingnya udah mengeras dan mencuat keluar, CDnya udah melorot sampai paha, dan tampak jari tengah tangan kanannya udah berada dalam jepitan nonok nya, dan tampak jari tengahnya sedang keluar masuk di lubang nonok nya, tampak pantatnya naik-turun dari kursinya seiring dengan keluar masuk jari tengahnya.

Amelia yang sedang berusaha keras untuk mencapai puncak birahinya nggak menyadari ada sepasang mata yang sedang menyaksikan aksinya. Kedua bola mata yang menyaksikan tingkah Amelia itu terbelalak, jantungnya berdegup kencang nafasnya memburu, pemandangan yang disaksikan oleh pemilik kedua bola mata itu, yang dalam mimpinyapun nggak pernah terbayangkan olehnya.

Kedua toket Amelia yang setengah terbuka dan kelihatan kedua putingnya dan sedang diremas-remas bergantian oleh tangan kirinya, kemudian di bawah ia ngeliat belahan bibir nonok istri binal ini kadang tampak dan kadang nggak tampak karena jari tengah tangan kanan Amelia sedang keluar masuk di lubang nonok nya itu, semua itu membuat si empunya mata tersebut berkali-kali menelan ludah, seumur hidupnya belum pernah ia menyaksikan pemandangan indah seperti ini.

Si empunya mata merasakan peler nya mulai mengeras ngeliat semua itu, hampir tanpa berkedip kedua matanya tertuju ketubuh Amelia, nafasnya semakin memburu ngeliat ulah Amelia, tubuh Amelia tampak olehnya meregang-regang, peler nya semakin mengeras, tampak celana pendeknya menggelembung oleh desakan peler nya yang seolah ingin keluar dari sekapan celana pendeknya, pada saat kepala Amelia mendongak ke belakang, kedua matanya yang setengah terpejam menangkap sesosok tubuh si empunya mata tadi.

Amelia sungguh kaget sekali karena ada orang yang sedang menyaksikan ulah liarnya tersebut, aksi liar kedua tangannya berhenti seketika. "Eh, Dodi. adda. apa. sedaang apa kamu. , " Amelia berkata dengan terengah-engah, kaget dan jengkel karena puncak birahinya nggak terlampiaskan.

"Eeeh. anu. anu. bu. , " Dodi kaget mendengar teguran Amelia, karena saat itu dirinya sedang asyik ngeliat aksi nyonyanya tersebut. Biarpun kaget tapi kedua mata Dodi nggak melepaskan pandangannya dari tubuh Amelia yang masih agak terbuka, hal ini nggak Amelia sadari karena ia kaget dengan kehadiran Dodi di ruangan tersebut, yang cuma Amelia ingat lakukan saat ia berdiri dari kursinya tadi adalah CDnya yang ia benahi, sehingga saat ia berdiri berhadapan dengan Dodi kedua toket nya yang putih mulus itu masih terpampang dengan jelas di hadapan Dodi.

"Anu. anu apa, " Amelia berkata kepada Dodi dengan jengkel, karena malu dan karena gejolak birahinya nggak terlampiaskan. "Eeeh. ini. ini. , Bu. Sayaa. mau minta uang untuk beli bahan pembersih kolam, yang kita punya udah habis, " Dodi menjawab agak tergagap-gagap, dengan kedua matanya tetap tertuju ke arah toket Amelia yang seolah-olah menantang ingin diremas.

"Dodi, apa yang kamu lihat tadi, jangan sampai ada orang lain yang tahu, kalau sampai ada yang tahu, kamu saya pecat, " ancam Amelia, dan saat itu kedua mata Amelia melirik ke arah selangkangan Dodi, dan ia ngeliat tonjolan di celana pendek Dodi.

Dodi betul-betul merasa ketakutan dan merasa bersalah dengan kelakuannya yang ngeliat tubuh Amelia yang setengah telanjang, tapi kedua matanya nggak pernah beranjak dari toket Amelia yang menggantung dengan indahnya, toket Amelia yang putih mulus dihiasi oleh kedua putingnya yang merah muda dan udah menyembul keluar dan mengeras itu.

Setelah menimbang-nimbang dengan segala kemungkinannya, Amelia pun mengambil keputusan untuk melakukan "quickie sex" dengan Dodi, lalu iapun memerintahkan Dodi untuk duduk di sofa. Amelia tahu bahwa peler Dodi udah pasti sedang berdiri dengan gagahnya di balik celana pendeknya itu.

Hati Amelia mulai ragu antara ingin menikmati sodokan peler lelaki dengan takut akan suaminya pulang lebih awal, ia melirik jam dinding yang ada di ruangan tersebut, pukul 13.

30 siang, hatinya membatin suaminya nggak mungkin pulang cepat, ia bisa melakukan "quickie sex" dengan Dodi untuk meraih puncak kenikmatannya yang terganggu. Akhirnya nafsu birahinya mengalahkan akal sehatnya, Amelia pun mengambil keputusan untuk merasakan peler Dodi mengaduk-aduk lubang nonok nya.

"Iyya. Bu. saya sumpah nggak akan cerita ke orang lain, " jawab Dodi ketakutan. "Duduk, kamu, " perintah Amelia. Dodi menuruti perintah Amelia untuk duduk, iapun duduk di sofa yang ditunjuk oleh Amelia, dengan hati penuh kebingungan dan dengan tatapan mata yang nggak pernah terlepas dari toket Amelia.

"Ingat kamu jangan cerita kepada siapapun, cukup cuma kita berdua yang tahu masalah ini, hm. , " ancam Amelia kembali sambil berjalan menghampiri yang udah duduk di sofa, tanpa membuang waktu Amelia pun mulai menurunkan celana pendek Dodi sampai ke lutut.

peler Dodi yang udah tegang terangguk-angguk saat celana pendeknya terlepas, ternyata Dodi pada saat itu nggak mengenakan cd, Amelia kaget karena ia nggak menyangka bahwa Dodi nggak mengenakan cd, peler nya yang udah sangat tegang sekali teracung-acung di hadapannya.

Cerita Sex Nonok Istri Dientot Rame-Rame Gangbang

"Ingat, Dodi, apapun yang terjadi kamu jangan cerita kepada siapapun, " kembali Amelia berkata. "Iyaah. bu. saya. jaanji. , " jawab Dodi gagap, karena ia kaget akan aksi nyonyanya ini yang membuka celana pendeknya.

Ia sendiri bingung, dalam hatinya berkata apa yang dikehendaki oleh nyonyanya ini, karena belum pernah selama ini ada perempuan yang ngeliat peler nya apalagi dalam keadaan tegang, Dodi pun merasa malu karena nyonyanya udah ngeliat peler nya yang tegang itu.

Tangan kanan Amelia segera meraih peler Dodi, iapun segera mengangkang di atas pangkuan Dodi, sementara tangan kirinya meraih CDnya dan menarik salah satu pinggiran CDnya ke samping, sehingga belahan bibir nonok nnya tampak dengan jelas oleh Dodi, Dodi yang belum pernah melakukan hubungan badanpun dibuat bingung oleh aksi Amelia, dan saat Amelia mulai mengoles-oleskan kepala peler nya ke bibir nonok nya, Dodi merasakan geli yang aneh saat kepala peler nya bersentuhan dengan bibir nonok istri binal ini, peler nya berdenyut-denyut.

Tanpa membuang waktu Amelia segera menyelipkan peler tersebut di bibir nonok nya dan ia mulai menekan pantatnya ke bawah dengan perlahan dan peler Dodi perlahan-lahan menyeruak masuk di lubang nonok istri binal ini.

Sslep. bles. bles. blees. Dengan perlahan-lahan peler Dodi mulai melesak masuk di lubang nonok Amelia dan akhirnya terbenam seluruhnya, Dodi merasakan kenikmatan yang luar biasa yang belum pernah ia alami selama ini, rasa geli yang aneh menyelimuti dirinya, saat peler nya terjepit dalam lubang nonok istri binal ini, Dodi merasakan peler nya seperti ada yang meremas-remas.

"Ooough. , " Amelia melenguh saat lubang nonok nya diterobos oleh peler nya Dodi. "Eegh. , " Dodi pun mengerang merasakan jepitan lubang nonok istri binal ini di peler nya.

Dengan kedua tangan bertumpu pada sandaran kepala sofa, Amelia perlahan-lahan mulai bergerak, menaik turunkan pantatnya, kedua toket nyapun terguncang naik turun seiring dengan naik turun pantatnya. Dodi yang masih bingung dengan apa yang terjadi cuma bisa melotot ngeliat kedua toket Amelia yang terombang-ambing di hadapan matanya.

"Aaaggh. eenak. Dodi, kaamu. jangan melongo. sajjaa. oggh. hisap keddua. tetekku. remas. remas. , " Amelia mendesah keenakan. Dodi yang mendengar perintah Amelia mulai melakukannya, kedua tangannya mulai meraih toket Amelia yang sedang terombang-ambing itu, lalu ia meremas kedua toket tersebut, karena belum pernah ia melakukan hal tersebut, Amelia merasakan remasan tangan Dodi di kedua toket nya agak kasar, tapi sensasi yang ditimbulkan oleh remasan kasar tangan Dodi membuatnya merasakan hal baru, gairah birahinya yang sempat tertunda tadi mulai meningkat lagi.

Mulut Dodi pun mulai bergantian menghisap-hisap kedua toket Amelia, hisapan-hisapan mulut Dodi pun nggak beraturan, Dodi betul-betul menghisap tetek Amelia seperti ia menyedot minuman, akibatnya Amelia kembali merasakan sensasi yang berbeda daripada biasanya, hisapan-hisapan kuat Dodi pada kedua teteknya membuat ia menggelinjang, Amelia pun merasakan geli yang aneh di kedua toket nya tersebut.

Dodi yang belum pernah melakukan sex ini, merasakan kenikmatan yang luar biasa, kenikmatan yang belum pernah ia alami selama ini, mulutnya mendesah-desah di tengah kesibukannya menghisap-hisap toket Amelia, matanya merem melek menikmati jepitan lubang nonok istri binal ini pada peler nya, Dodi merasakan peler nya bergesekan dengan lubang nonok Amelia, ia merasakan geli yang luar biasa, peler nya semakin berdenyut dengan kuat dan semakin menegang, Amelia merasakan peler Dodi yang semakin mengeras.

Amelia merasakan peler itu begitu tegang dan keras, dinding lubang nonok nya merasakan kekerasan peler nya Dodi tersebut, cairan birahinya semakin banyak bercampur dengan cairan birahi Dodi, akibatnya suara berdecak dari pertemuan dua kemaluan merekapun terdengar, menambah semangat Amelia untuk menaik-turunkan pantatnya.

Amelia udah lupa akan kemungkinan suaminya pulang cepat, yang ada sekarang ini Amelia betul menikmati sodokan-sodokan peler Dodi di nonok nya. Tak lama berselang Dodi melenguh keras, peler nya berdenyut dengan keras, peler nya mulai menembakkan sperma nya.

Crret. cret. crett. sperma Dodi berhamburan keluar membasahi lubang nonok istri binal ini. "Ough. hmh. sllrrp. slrp p. hm. , " Dodi melenguh merasakan letupan-letupan lahar kenikmatannya yang sedang mengalir dari peler nya membasahi nonok istri binal ini sambil mulutnya tetap menghisap-hisap toket nya.

Amelia merasakan letupan-letupan sperma Dodi di dinding nonok nya, ia tahu Dodi udah meraih puncak kenikmatannya, Amelia pun semakin gencar menaik turunkan pantatnya, ia merasa takut akan nggak berhasil meraih puncak kenikmatannya, karena peler nya Dodi udah menyemburkan lahar kenikmatan, ia merasa takut bahwa sebentar lagi peler Dodi akan melemas setelah menyemburkan cairan kenikmatan itu.

"Oougghh. aggh. sh. aggh. sh. aa aagh. , " Amelia mendesah keenakan merasakan lesakan peler Dodi di nonok nya dan merasakan hangat di dinding nonok nya akibat semburan sperma Dodi.


Cerita seks Nonok Istri Dientot Rame-Rame Gangbang
  • Dodi merasa lemas saat peler nya menyemburkan tetes terakhir cairan kenikmatannya di lubang nonok istri binal ini, tapi mulutnya masih tetap menghisap-hisap toket Amelia, peler nya masih berdenyut-denyut.
  • Amelia yang merasakan peler Dodi nggak menyemburkan cairan kenikmatannya lagi, merasa kaget karena peler nya Dodi nggak mengalami perubahan, Amelia merasakan peler nya Dodi masih keras dan tegang, biasanya peler lelaki perlahan-lahan akan menciut setelah melepaskan cairan kenikmatannya, tapi nggak untuk peler nya Dodi, peler nya Dodi udah berhenti mengeluarkan cairan kenikmatan tapi Amelia masih merasakan keras dan tegang.
  • Dodi yang berhasil meraih puncak kenikmatannya, dalam sekejap udah kembali pulih, perlahan-lahan gairah birahinya kembali bangkit, dengan semangat 45 hisapan dan remasan di toket Amelia semakin gencar, ia cuma merasakan sedikit ngilu di kepala peler nya, tapi lama-lama rasa ngilu itu hilang berganti dengan rasa nikmat.
  • Dodi memang belum berpengalaman dalam hal bersetubuh, tapi stamina tubuhnya terutama peler nya, betul-betul membuat takjub Amelia. Amelia pun semakin gencar menaik-turunkan pantatnya, dari lubang nonok nya perlahan-lahan keluar cairan putih yang bercampur dengan cairan bening, cairan itu keluar seiring dengan keluar masuknya peler Dodi di lubang nonok nya, lenguhan-lenguhan nikmat semakin sering terdengar dari mulut Amelia, sementara dari mulut Dodi cuma terdengar dengusan-dengusan keenakan karena mulutnya masih sibuk dengan kedua toket Amelia.
  • Kedua manusia berlainan jenis ini udah lupa dengan keadaan sekitarnya, yang mereka tahu hanyalah nikmatnya persetubuhan mereka ini, Amelia pun udah nggak perduli akan kemungkinan suaminya pulang lebih cepat, yang ia perdulikan hanyalah meraih puncak kenikmatannya, yang ia perdulikan hanyalah peler nya Dodi yang sedang keluar masuk dalam lubang nonok nya.
  • Kedua sosok tubuh mereka udah basah dengan keringat, nafas keduanya pun terdengar memburu, kedua mata mereka merem-melek menikmati persetubuhan mereka ini, mereka berdua udah lupa akan status mereka.
  • "Oouugh, Dodi. peler mu betul-betul enak. peler mu. keras sekali. oougghh. sh. ahh. shh. ah. , " Amelia mengerang keenakan merasakan sodokan-sodokan peler Dodi di lubang nonok nya, Amelia merasakan peler Dodi tegang dan keras seperti kayu aja layaknya.
"Hhm. ssllrrp. hm. ssllrp. , " Dodi bergumam keenakan sambil mulutnya tetap sibuk menghisap tetek Amelia. Remasan tangan Dodi di toket Amelia pun nggak pernah berhenti, tangannya meremas-remas kedua toket Amelia dengan agak kasar.

Amelia pun menggelinjang akibat hisapan-hisapan kuat mulut Dodi dan remasan-remasan kasar di toket nya, sensasi yang agak sedikit kasar ini belum pernah dialami oleh Amelia, kedua puting toket nya semakin mencuat keluar dan keras, Amelia semakin mengerang keenakan dibuatnya.

"Oouuggh. aggh. hiisapp. Dodi, hissap. kuatt. kuatt. yach. aghh. shhs. oougghh. , " Amelia mengerang-ngerang merasakan kerasnya hisapan mulut Dodi. "Kammu. pernah melaakukaan ini. Dodi. " tanya Amelia tanpa menghentikan genjotan pantatnya.

"Belumm. srlp. Bu,. slrrpp. , " jawab Dodi sambil asyik menghisap tetek Amelia. Tubuh Amelia pun berganti posisi dari setengah berjongkok sekarang posisinya duduk di atas pangkuan Dodi, sementara gerakkannya yang naik turun sekarang berganti dengan gerakkan maju mudur, kedua tangannyapun nggak berada di sandaran kepala sofa tetapi sekarang kedua tangannya sedang meremas-remas kepala Dodi yang sedang asyik bermain di kedua toket nya.

Tali baju Amelia pun udah terlepas dari kedua pundak Amelia, akibatnya kedua toket nya udah nggak terhalang oleh apapun, sehingga kedua tangan Dodi pun bebas meremas-remas kedua toket tersebut.

Dodi memang baru pertama kali ini melakukan hubungan sex , tapi karena usia Dodi yang masih sangat muda sehingga peler nya yang tadi udah mengeluarkan air mani masih berdiri dengan gagahnya dan siap untuk bertempur kembali, yang kurang dari Dodi cuma pengalaman aja, tapi untuk Amelia itu udah cukup yang penting peler nya Dodi keras dan tegang dan bisa mengobrak-abrik lubang nonok nya yang haus akan peler lelaki.

"Hhm. slrrp. slrrp. hhm. , " Dodi masih asyik dengan aksi hisapannya di toket Amelia, yang satu ia hisap yang satunya ia remas, kedua toket Amelia bergantian dihisap dan diremas.

"Oughh. agh. shh. eenakk. Dodi. eennakk. nikmaat sekali. terus hisapp. remass. yaach. jangan berhenti. ouugh. agghh. peler mu. eenak. keeras. , " Amelia merintih-rintih menikmati semua ini.

Gerakan maju mundur tubuh Amelia semakin cepat, Amelia merasakan kelentitnya geli-geli enak bergesekan dengan jembut Dodi, remasan tangannya di kepala Dodi semakin menjadi akibat hisapan dan remasan Dodi di kedua toket nya.

Kepala Amelia bergoyang ke kanan dan ke kiri, mulutnya merintih-rintih keenakan, matanya merem melek menikmati sensasi persetubuhan ini. Tak lama berselang gerakan tubuh Amelia mulai nggak beraturan, tubuhnya mulai mengejut-ngejut, nampaknya puncak kenikmatannya akan segera ia rengkuh, tiba-tiba Amelia menekan pantatnya ke belakang seolah-olah ia ingin peler nya Dodi masuk dengan biji kontol nya di lubang nonok nya, dan.

Sssr. sr. sr. memek nya menyemburkan cairan kenikmatannya, cairan hangat itu menyiram peler Dodi, Dodi merasakan peler nya menjadi hangat oleh siraman cairan kenikmatan Amelia, Dodi juga merasakan dinding nonok istri binal ini seolah meremas-remas peler nya.

"OOugh. aaku. keluar. Dodi, aku. agghh. enaak nikkmat. aggh. , " erang Amelia menikmati puncak kenikmatannya yang berhasil ia rengkuh. Tubuh Amelia mengejang, gerakannya terhenti, tangannya meremas kepala Dodi dengan kuat, nafasnya tersengal-sengal, saat nonok nya meneteskan tetes terakhir dari cairan kenikmatannya, Amelia pun melenguh panjang, dinding nonok nya masih berkedut-kedut, yang dirasakan oleh Dodi seolah-olah meremas-remas peler nya.

Dengan nafas yang masih memburu, Amelia pun ambruk di atas pangkuan Dodi, Dodi cuma bisa diam, dia nggak tahu apa yang harus diperbuat, perlahan-lahan Amelia membuka matanya lalu berkata, "Kamu suudah keluar, Dodi, " Tanya Amelia.

"Belum, Bu, " jawab Dodi polos. "Hhhm kamu termasuk ayam pejantan juga, " Amelia berkata dengan genit. Dengan perlahan-lahan Amelia mulai menggerakkan tubuhnya lagi, pantatnya ia maju mundurkan, sehingga peler Dodi mulai kembali keluar masuk nonok istri binal ini.

Sebetulnya Amelia udah merasa puas dengan pencapaian puncak kenikmatannya ini, tapi karena dia tahu bahwa Dodi belum berpengalaman, akhirnya ia mengambil keputusan untuk memuaskan peler nya Dodi sampai mengeluarkan cairan kenikmatannya lagi.

Dodi merasakan kembali peler nya keluar masuk nonok istri binal ini, Amelia bergerak dengan cepat, ia ingin cepat-cepat menuntaskan permainan ini, karena hasrat birahinya udah terpenuhi dia mulai sedikit khawatir akan kedatangan suaminya, tubuhnya maju mundur dengan cepat, peler nya Dodi pun akibatnya keluar masuk dengan sangat cepat, Blles.

srt. bles. ssrt. blees s. srt. Amelia memaju mundurkan pantat nya dengan cepat, peler Dodi pun keluar masuk di lubang nonok Amelia seiring dengan gerakan maju mundur, dengan gerakan Amelia yang cepat ini membuat Dodi agak kesulitan menghisap toket Amelia, sehingga yang bisa ia lakukan cuma meremas-remas toket tersebut, dan suara erangan Dodi pun mulai terdengar jelas.

"Aagh. sh. ougghh. sh. enakk. Bu. eenak. , " Dodi pun mengerang kenikmatan, merasakan jepitan nonok istri binal ini nonok istri binal ini di peler nya. "Ehhm. enaak. Dodi. ayoo. keluariinn. ceppaat. , " Amelia pun mendesah.

Tubuh Amelia menghentak-hentak dengan cepat, goyangan pantatnya semakin bertambah cepat, peler Dodi semakin mengeras jadinya, Amelia merasakan peler Dodi seperti batang kayu yang dimasukkan ke dalam nonok nya, seluruh dinding nonok nya merasakan kerasnya peler Dodi tersebut, gairah birahinyapun menanjak dengan cepat.

"Ouughh. Dodi. peler mu. keeraas. seekaal li. sh. aggh nikmat betuul. arrgh. akku. ingin terus. merasakannya oh. " Amelia merintih-rintih keenakan. "Aaah. iiyahh. m. ennaak. oh. puny aa. ibu. juga enak. , " Dodi mengerang nikmat.

Amelia sibuk dengan goyangan dan maju mundur pantatnya sementara Dodi sibuk dengan kedua belah tangannya yang meremas-remas kuat toket Amelia. Nafas mereka berduapun terdengar memburu, puncak pendakian kenikmatan mereka udah mulai di ambang pintu.

Gerakan Amelia pun semakin menggila dan liar, rintihan-rintihannya semakin terdengar, erangan Dodi pun semakin sering terdengar, suara rintihan dan erangan mereka terdengar bergantian, diselingi dengan suara decakan akibat beradunya kedua kemaluan mereka, lubang nonok Amelia semakin banjir, peler Dodi pun semakin leluasa keluar masuk di lubang nonok istri binal ini, tanpa hentinya Amelia melenguh-lenguh keenakan.

Tubuh Amelia pun mulai bergerak nggak beraturan, tubuh Dodi mulai tampak mengejang, otot-otot di tangannya tampak , puncak pendakian kenikmatan mereka akhirnya berhasil mereka rengkuh, dengan sekali hentak Amelia menekan dalam-dalam pantatnya.

Ccrret. sr. ccret. cret. sr. peler dan nonok kedua insan tersebut secara bersamaan menyemprotkan lahar kenikmatan mereka. "Ooouuggh. aku. keluaar. lagi. aggh. en ak. nikmaat. kamu betul. betul. perkassa. , " erang Amelia menikmati puncak pendakian kenikmatannya yang kedua kalinya.

"Hhm. ahh. shh. aku. jugaa. keluaar. Bu, " Dodi pun melenguh keenakan. Tubuh Amelia pun ambruk kembali di pangkuan Dodi, nafas keduanya terdengar memburu, perlahan-lahan peler Dodi mulai mengecil dan terlepas dari jepitan nonok istri binal ini.

Seiring terlepasnya peler Dodi dari lubang nonok istri binal ini kemudian mengalir cairan putih bercampur dengan cairan bening dan jatuh ke paha Dodi. Setelah nafas mereka kembali normal, Amelia mengingatkan kembali ke Dodi untuk nggak menceritakan kejadian barusan kepada siapapun dan ia juga mengingatkan Dodi untuk kapanpun jika dia sedang ingin melakukan hubungan badan, Dodi harus siap.

Cerita seks, Nonok Istri Dientot Rame-Rame Gangbang, cerita threesome, istri ngentot ramean, kisah porno nonok istri dientot rame, kisah sex dewasa
Nonok Istri Dientot Rame-Rame Gangbang

Amelia juga menambahkan agar Dodi bertingkah seperti biasanya aja, Dodi cuma mengiakan kehendak nyonyanya tersebut, Dodi berpikir alangkah bodohnya ia bila menceritakan hal tersebut ke orang lain yang bisa berakibat ia nggak dapat menikmati tubuh mulus nyonyanya lagi dan nggak bisa merasakan surga dunia.

Dodi pun beranjak setelah mengenakan celananya menuju ke kamarnya, sementara Amelia pun merapikan pakaian dan CDnya beranjak ke kamarnya, Amelia membersihkan badannya di kamar mandi, setelah selesai mandi Amelia mengambil daster satu tali yang mini, dalamannya ia cuma mengenakan cd aja tanpa bh, dan beranjak keluar kamarnya menuju ke ruangan keluarga dan menonton tv sambil menunggu kedatangan suaminya.

Nonok Istri Dientot Rame-Rame Gangbang
Nonok Istri Dientot Rame-Rame Gangbang, cerita sex , Cerita seks, Nonok Istri Dientot Rame-Rame Gangbang, cerita threesome, istri ngentot ramean, kisah porno nonok istri dientot rame, kisah sex dewasa, bacaan porno, kisah seks, cerita bokep cerita dewasa, Nonok Istri Dientot Rame-Rame Gangbang


Aktifkan javascript tekan (F5), untuk membuka halaman
klik link cerita
serta membuka gambar lebih besar.
Cerita seks dewasa update setiap hari.
http://foto-video-cerita-dewasa.blogspot.com/