Om Ngentotin Peler nya Keluar Masuk Nonok Gue

Om Ngentotin Peler nya Keluar Masuk Nonok Gue | gue bersantai sembari nonton tv sampai kantuk datang menyerang. TV kumatikan dan gue masuk kamar, rebahan diranjang dan tak lama lalu gue tertidur. nggak tau berapa lama gue tertidur, gue terbangun karena terasa ada yang meremas remas toket gue.

gue membuka mata, kulihat oom Benu tersenyum melihatku, "Silvi, ngelanjutin yang tadi pagi mau enggak". Dia sudah bertelanjang bulat berbaring disebelahku. peler besarnya sudah ngaceng sempurna.

Tanpa menunggu jawabkanku, segera gue ditelanjanginya, bibirku diciuminya sembari meremas remas toket gue sudah mulai mengeras, pentilku di pilin2nya, gue hanya bisa ber ah uh karena rangsangan yang luar biasa itu. gue malah mengimbangi ciuman ganasnya.

Pentilku langsung diserbunya, diemut2nya dengan rakusnya sehingga pentilku langsung mengeras, sementara itu dada gue terus saja diremas remasnya. Puas mengemut pentilku, jilatan lidahnya turun ke arah perutku, terus ke bawah lagi dan mampir di nonok gue.

Lidahnya segera membelah bibir nonok dan menjilati nonok gue, gue mengangkangkan pahaku sehingga mempermudah dia menggarap nonok gue. gue mulai mengerang2 saking nikmatnya yang melanda tubuhku. "Aasshhg.. hngghh.. ssshhhg.." badanku melintir, bergeliat-geliat oleh kilikan jilatan di nonok gue. Dia makin bersemangat karena eranganku.

Tiba tiba dia melepaskan jilatannya, segera menaiki tubuhku yang sudah telentang pasrah, siap untuk dienjot, dia membasahi kepala peler nya dengan ludahnya kemudian ditempelkan ke bibir nonok gue dan langsung ditusuk masuk.

"Hhgghh.." sekali lagi gue mengejang kali ini oleh sodokan k otolnya. Tapi karena sudah cukup siap, dengan mudahnya dia menancapkan peler nya ke dalam nonok gue. gue menggelepar ketika menyambut masuknya peler nya yang cepat amblas ke dalam nonok gue. Begitu tertanam didalam, peler nya dienjotkan keluar masuk pelan2. Terasa banget peler nya yang besar menyeruak masuk mengisi lobang nonok gue yang terdalam.

"Hhsssh, dalemm bangett oom", spontan keluar eranganku, "nikmat banget rasanya". Dia terus ngentotin peler nya keluar masuk, gue merangkul lehernya dan kedua kakiku membelit pahanya. Dia makin gencar ngentotin peler nya keluar masuk sehingga gue makin menggeliat saking nikmatnya.

"oom, ennakk. Duhh dalem bangett masuknya oom. Aaa.. dikorek-korek gitu Silvi pengenn kluarr. Ayyo oom..adduuh", erangku gak karuan. ".. Iyya ayyo aaahhgh.. ssshgh.. hghrf.. ennaak nonok mu Silvi, gue juga mo ngecret .. sshmmmh.." "Hhsss.. aduuhh tobatt oom.. hahgh ooghh.. peler nya masuk dalem sekali oom, gedee sekalli, aduuh.. oom. lebih nikmat dari tadi pagi deh." peler nya makin dipompa keras2, nikmat banget rasanya. "Heg.. yaang kerass oom.. shh, iya gittu..aduh..ssshgh..

Cerita Seks Om Ngentotin Peler nya Keluar Masuk Nonok Gue

heehh.. ayyo.. ayoo oom.. aaahgh.. sshgh. Silvi udah mo nyampe.. aduhh.. hghshh.. hrrgh.." Dia meremas remas toket gue, sampai akhirnya akupun nyampe. Dadaku membusung, seolah-olah tubuhku terangkat-angkat oleh tarikannya yang meremasi kedua toket gue. Tapi menjelang tiba di saat dia
ngecret, dia mencabut peler nya dan langsung tegak berlutut sembari menarik kedua lenganku sehingga gue ikut bangun terduduk. Dia menekan kepalaku ke arah peler gue yang tegang mengangguk2 berlumuran cairan nonok gue. '"Ayo Silvi isepin sampai ngecret."

Tanpa ragu-ragu gue langsung mencaplok dan mengocok peler nya dengan mulutku. nggak bisa semua, hanya tertampung kepalanya saja dimulutku, tapi ini sudah cukup membuat dia ngecret di mulutku. gue agak tersedak karena semprotan pejunya yang tiba2, dia terus menekan kepalaku supaya nggak melepaskan kulumanku sehingga pejunya tertelan olehku. Setelah keluar semua, gue melepas mulutku, langsung meringis.

"Kenapa Silvi, nggak enak ya rasanya?" tanyanya geli. "Asin rasanya oom.." jawabku ikut geli. "Emang enak sih dikeluarin pake mulut?" kataku sembari bergerak bangun untuk ke kamar mandi mencuci bekas-bekas permainan ini. "Oo.. sama kamu sih pasti enak aja." jawabnya sembari ikut bangun menyusulku.

Di kamar mandi, oom Benu memelukku dari belakang, gue belum sempet bebersih ketika tangannya mulai meremas dada gue, pentilnya diplintir2 sembari menciumi kudukku. gue menggelinjang kegelian. gue mencari peler nya, astaga, sudah mulai ngaceng lagi rupanya. Kuat banget dia, baru aja ngecret di mulutku sudah mulai ngaceng lagi.

"Kuat banget sih oom, baru Silvi emut sampai ngecret udah ngaceng lagi", kataku. "Iya tadi kan ngecret dimulut kamu, sekarang pengen ngecret lagi di nonok kamu", jawabnya sembari terus meremesi dada gue. Leherku terus saja diciumi, dijilati dengan penuh napsu. Akupun nggak tinggal diam, peler nya yang makin keras gue remes dan kocok2 biar sempurna ngacengnya.

"oom, Silvi isep lagi ya", kataku sembari jongkok di depannya. Ujung peler nya kujilati dan kemudian giliran kepala peler nya, terus ke pangkalnya, kemudian ke biji peler nya. Dia mengangkat kaki kanannya supaya gue mudah menjilati peler nya. Kemudian jilatanku naik lagi keatas, dan kepalanya langsung kukulum. Kepalaku mengangguk2 seiring keluar masuknya peler nya dimulutku, sembari ngisep, biji peler nya gue elus2. "AAh Silvi, nikmat banget deh", erangnya. Dia memegang rambutku dan mendorong peler nya keluar masuk mulutku dengan pelan. Sepertinya dia udah nggak tahan lagi, gue diseretnya keluar kamar mandi dan ditelentangkan di ranjang.

Pentilku menjadi sasaran jilatannya, jilatan berubah menjadi emutan, bergantian pentil kiri dan kanan. kemudian jilatannya turun ke perut, kemudian ke pusar sampai akhirnya ke jembutku. Jarinya mulai mengelus bibir nonok gue, kemudian jilatannya mulai menjelajahi nonok gue yang sudah basah kembali.

Jilatannya nggak langsung ke nonok gue tapi berputar putar sekitar nonok gue. Ke daerah paha, terus kedaerah pantat dan naik lagi. "oom, nakal ih", desahku, napsu sudah kembali menguasaiku. Jilatannya diarahkan ke itilku sembari memasukkan jarinya ke nonok gue. Dia menggerakkan jarinya keluar masuk nonok gue. "Maas", desahku saking napsunya. pinggulku menggeliat kekiri kekanan.

Akhirnya sampailah saat yang kutunggu2, oom Benu menaiki badanku, ditindihnya gue, peler nya diarahkan ke nonok gue yang sudah basah banget. Kepalanya diusap2kan dibibir nonok gue. gue mengangkat pantat gue ke atas sehingga bless masuklah kepala k ntolnya membelah nonok gue.
Dia mulai mengeluar masukkan peler nya ke nonok gue, pelan2, makin lama makin cepat, sampai akhirnya dengan satu enjotan yang keras, seluruh peler nya nancep dalem sekali di nonok gue.

"Maas, nikmat sekali", jeritku. gue menggelinjang makin gak beraturan seiring dengan enjotan peler nya keluar masuk nonok gue dengan cepat dan keras. Kakiku menjepit pinggulnya, kemudian diletakkan di pundaknya, dia pada posisi berlutut, makin terasa gesekan peler nya ke dinding nonok gue, nikmat banget. nonok gue mulai berdenyut2 meremes2 peler nya yang terus bergerak lincah keluar masuk.

"oom, Silvi udah mau nyampe nih, terus enjot yang keras oom, aah", erangku lagi. Dia makin semangat mengenjot nonok gue. Tiba tiba dia berhenti dan mencabut peler nya, "Omm", protesku. Ternyata dia pengen ganti posisi. gue disuruhnya nungging dan kembali peler nya
melesak masuk nonok gue dari belakang, doggie style.

pantat gue dipeganginya sementara dia ngentotin peler nya keluar masuk. dada gue yang berguncang guncang seirama dengan enjotan peler nya diraihnya, diremes remes pentilnya diplintir pelintir, menambah kenikmatan yang sedang mendera tubuhku.

"Terus Oom", erangku lagi, gue mencengkeram seprei dengan kuat saking nikmatnya. gue memaju mundurkan badanku supaya peler nya nancep dalem sekali di nonok gue, sampai akhirnya, "Terus Om, Silvi nyampe lagiii". Dinding nonok gue berdenyut2 mengiringi sampainya gue, dia terus saja mengenjot nonok gue dengan cepat. gue nelungkup, capai banget rasanya meladeni napsunya. Dia membaringkan dirinya, peler nya masih tegak berdiri berlumuran cairan nonok gue. "Silvi, kamu yang diatas ya, gue belum keluar neh", pintanya.

Cerita seks dewasa Om Ngentotin Peler nya Keluar Masuk Nonok Gue cerita ngentot om ayam kampus dientot om om cerita Om Ngentotin Peler nya Keluar Masuk Nonok Gue
Om Ngentotin Peler nya Keluar Masuk Nonok Gue

gue menempatkan diriku diatasnya, peler nya kupegang dan langsung kutancapkan ke nonok gue, badan kutekan kebawah sehingga langsung aja peler nya ambles semua di nonok gue. gue mulai menggoyang pinggulku, kekiri kekanan, maju mundur, berputar2. biar cape, tapi nikmat banget
rasanya gesekan peler nya ke nonok gue. dada gue diremes2nya sembari memlintir2 pentilnya.

gue merubah gerakanku menjadi keatas kebawah mengocok peler nya dengan nonok gue. "oom, nikmat banget deh", erangku. Akhirnya gue nggak bisa menahan diriku lebih lama lagi, gue ambruk didadanya karena nyampe untuk kesekian kalinya. "oom, belum mau ngecret ya, Silvi lemes oom", desahku. "Tapi nikmat kan", jawabnya. "Nikmat banget oom".

Dia berguling tanpa mencabut peler nya dari nonok gue sehingga sekarang dia ada diatasku. dia mulai lagi ngentotin peler nya keluar masuk nonok gue. "Silvi, gue udah mau ngecret, erangnya sembari mempercepat enjotannya. Dia terus ngentotin peler nya keluar masuk nonok gue, sampai akhirnya, "Silvi", erangnya. terasa sekali semburan pejunya membanjiri nonok gue. kita berdua terkulai lemas.
Om Ngentotin Peler nya Keluar Masuk Nonok Gue
Om Ngentotin Peler nya Keluar Masuk Nonok Gue, cerita sex , Cerita seks dewasa Om Ngentotin Peler nya Keluar Masuk Nonok Gue cerita ngentot om ayam kampus dientot om om cerita Om Ngentotin Peler nya Keluar Masuk Nonok Gue, bacaan porno, kisah seks, cerita bokep cerita dewasa, Om Ngentotin Peler nya Keluar Masuk Nonok Gue


Aktifkan javascript tekan (F5), untuk membuka halaman
klik link cerita
serta membuka gambar lebih besar.
Cerita seks dewasa update setiap hari.
http://foto-video-cerita-dewasa.blogspot.com/