Vagina Diperawanin Pacar Aku Kontol Nya Gede

Vagina Diperawanin Pacar Aku Kontol Nya Gede | Namaku Vivi, umurku 21 tahun. Aku adalah seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi negeri di Jogja. Saat ini aku sudah berada di tingkat akhir dan sedang dalam masa penyelesaian skripsi. Sebelum aku memulai kisah yangg akan menjadi kisah indah bagiku, perkenankan aku mendeskripsikan diriku.

Tinggiku 162 cm dngan berat 48 kg. Rambutku hitam panjang sepinggul dan lurus. Kulitku putih bersih. Mataku bulat dngan bibir mungil dan penuh. payudara ku nggak terlalu besar, dngan ukuran 34C.

Sebulan yangg lalu, seorang laki-laki berumur 25 tahun memintaku jadi pacarnya. Permintaan yangg tak mungkin aku tolak, sebab dia adalah sosok yangg selalu ku impikan. Dia seperti pangeran bagiku.

Badannya yangg tinggi dan atletis serta sorot matanya yangg tajam selalu membuatku terpana. Namanya adalah Billy, kekasih pertamaku. Billy sudah bekerja di perusahaan swasta di Jogja. Billy sangat romantis, dia selalu bisa membawaku terbang tinggi ke dunia mimpi.

Ribuan rayuan yangg mungkin terdengar gombal selalu bagai puisi di telingaku. Sejauh ini hubungan kami masih biasa saja. Beberapa kali kami melakukan ciuman lembut di dalam mobil atau saat berada di tempat sepi.

tetapi lebih dari itu kami belum pernah. Sejujurnya, aku kadang menginginkan lebih darinya. Membayangkannya saja sering membuatku masturbasi. Hari ini tepat sebulan hari jadi kami. Billy dan aku ingin merayakan hari jadi tersebut.

Setelah diskusi panjang, akhirnya diputuskan weekend kita berlibur ke kaliurang. Sabtu yangg ku tunggu datang juga. Billy berjanji akan menjemputku pukul 08. 00 wib. Sejak semalam rasanya aku nggak bisa tidur sebab berdebar-debar.

Untuk hari yangg istimewa ini, aku juga memilih pakaian yangg istimewa. Aku mengenakan kaos tanpa lengan berwarna biru dan celana jeans 3/4. Rambut panjangku hanya dijepit saja.

sebab takut nanti basah saat bermain di air terjun, aku membawa sepasang baju ganti dan baju dalam. tak lama kemudia Billy datang dngan mobil honda jazz putihnya.

Ahh, Billy selalu keliatan menawan di mataku. Padahal dia hanya memakai kaos hitam dan celana jeans panjang. "Sudah siap berangkat, Nggi? " aku pun mengangguk dan segera masuk ke dalam mobil.

Perjalanan nggak memakan waktu lama sebab jalanan masih cukup sepi. Sekitar 45 menit kemudian kita sampai di tempat wisata. Ternyata pintu masuk ke area wisata masih ditutup.

"Masih tutup, mas. Kita jalan dulu aja ke tempat lain, gimana? " tanyaku "Iya. coba lebih ke atas. Siapa tau ada pemandangan bagus. " Billy segera menjalankan mobilnya.

nggak begitu banyak pemandangan menarik. Begitu sekeliling keliatan sepi, Billy memarkir mobilnya. "Kita nunggu di sini aja ya, sayang. Sambil makan roti coklat yangg tadi aku beli. Kamu belum sarapan, kan? " "iya, mas. Vivi juga lapar" Sambil makan roti, Billy dan aku berbincang-bincang mengenai tempat-tempat yangg akan kami kunjungi.

Tiba-tiba. "Aduh Vivi sayang, udah gede kok makannya belepotan kayak anak kecil, " ucapnya sambil tertawa. Aku jadi malu dan mengambil tisue di dashboard. Belum sempat aku membersihkan mukaku, Billy mendekat, "Sini, biar mas bersihin. " Aku nggak berpikir macam-macam.

tetapi Billy nggak mengambil tisue dari tanganku, namun mendekatkan bibirnya dan menjilat coklat di sekeliling bibirku. Oooh, udara pagi yangg dingin membuatku jantungku berdebar sangat kencang. "Nah, sudah bersih. " Ucap Billy sambil tersenyum.

tetapi wajahnya masih begitu dekat, sangat dekat, hanya sekitar 1-2 cm di hadapanku. Sekuat tenaga aku mengucapkan terima kasih dngan suara sedikit bergetar. Billy hanya tersenyum, kemudian dngan lembut tangan kirinya membelai pipiku, menengadahkan daguku.

Bisa ku lihat matanya yangg hitam memandangku, membuatku semakin bergetar. Aku benar-benar berusaha mengatur nafasku. Seketika, ciuman Billy mendarat di bibirku. Aku pun membalas ciumannya. Ku lingkarkan kedua tanganku di lehernya.

Ku rasakan tangan kanan Billy membelai rambutku dan tangan kirinya membelai lenganku. tak berapa lama, ku rasakan ciuman kami berbeda, ada gairah di sana. Sesekali Billy menggigit bibirku dan membuatku mendesah, "uh. " refleks aku memperat pelukanku, meminta lebih.

tetapi Billy justru mengakhirinya, "I love you, honey" Lalu mengecup bibirku dngan cepat dan melepaskan pelukannya. Aku berusaha tersenyum, "I love you, too". dalam hati aku benar-benar malu, sebab mendesah.

Mungkin kalau aku nggak mendesah, ciuman itu akan berlanjut lebih. Aaahh, bodohnya aku. Billy lalu menjalankan mobilnya menuju tempat wisata. Kami bermain dari pagi hingga malam menjelang.

tak terasa sudah pukul 19. 00 wib. Sebelum kembali ke kota, kami makan malam dulu di salah satu restoran. Biasa, nggak ada makan malam hanya 1 jam.

Selesai makan, ku lihat jam tanganku sudah menunjukkan pukul 21. 30 "Waduh, mas, sudah jam segini. Kos Vivi dah tutup, nih. Vivi lupa pesen maw pulang telat. Gimana, ini? " "Aduuh, gimana, ya? Ga mungkin juga kamu tidur di kos mas. " "Uuuh, gimana, dong? " "Udah, jangan cemas. Kita cari jalan keluarnya sambil jalan aja. " Selama perjalanan aku benar-benar bingung.

Cerita Sex Vagina Diperawanin Pacar Aku Kontol Nya Gede

Di mana aku tidur malam ini? "Sayang, kita tidur di penginapan aja, ya. Daerah sini kan banyak penginapan. Gimana? " "Iya deh, mas. dari pada Vivi tidur di luar" Tak lama kemudia Billy berhenti di sebuah penginapan kecil dngan harga murah.

tetapi ternyata kamar sudah penuh sebab ini malam minggu dan banyak yangg menginap. Sampai ke penginapan kelima, akhirnya ada juga kamar kosong. tetapi cuma satu. Karena sudah hampir pukul 23.

00 kami memutuskan mengambil kamar tersebut. Sampai di kamar, Billy langsung berbaring di kasur yangg ukurannya bisa dibilang single bed. Aku sendiri sebab merasa badna lengket, masuk ke kamar mandi untuk ganti baju.

Selesai mandi, dalam hati dongkol juga. Kalau tau nginap begini, satu kamar, aku kan bisa bawa baju dalamku yangg sex i. Terus pake baju yangg sex i juga.

Soalnya aku cuma bawa tank top ma celana jeans panjang. Hilang sudah harapanku bisa merasakan keindahan bersama Billy. Selesai mandi, aku segera keluar kamar. keliatan Billy sudah tidur.

Sedih juga, liat dia udah tidur. Aku pun naik ke atas kasur dan membuat dia terbangun. "Dah selesai mandi, ya. " "Iya, mas ga mandi? " "Ga bawa baju ganti ma handuk" "Di kamar mandi ada handuk, kok. Pake baju itu lagi aja, mas" Billy mungkin merasa gerah juga, jadi dia pun mengikuti saranku.

Gantian aku yangg merasa mengantuk. Segera ku tarik selimut dan memejamkan mata tanpa berpikit apa-apa. Baru beberapa saat aku terlelap, ku rasakan ada sentuhan dingin di pipiku dan ciuman di mataku.

Saat aku membuka mata, keliatan Billy telanjang dada. Hanya ada sehelai handuk membalut bagian bawah. Badannya yangg atletis keliatan begitu jelas dan penampilannya membuatku menahan nafas. "Ngga dingin mas, ga pake baju. Cuma pake handuk" Kataku dngan senyum penuh hasrat.

nggak ada jawaban dari Billy. dngan lembut dan cepat di rengkuhnya kepalaku dan kami pun berciuman. Bukan ciuman lembut seperti biasanya. tetapi ciuman penuh gairah. Lebih dari yangg tadi pagi kami lakukan.

Lidah kami saling bermain, mengisap, "m. m. " Ku lingkarkan tanganku di punggungnya, ku belai punggungnya. Tangan kananku lalu membelau dadanya yangg bidang, memainkan puting susu yangg kecil.

Gerakanku ternyata merangsang Billy, di peluknya aku lebih erat, ku rasakan badannya tepat menindihku. Billy mengalihkan ciumannya, ke telingaku, "ah, m, " Tangannya menjelajahi badanku, menyentuh kedua gunung kembarku.

Di belainya dngan lembut, membuatku mendesah tiada henti "ah, mm, mas, uhh, " badanku sedikit menggeliat sebab geli. Bisa ku rasakan vagina ku mulai basah sebab tindakan tadi.

Tangan Billy, kemudian masuk ke dalam tank topku, menjelajahi punggungku. Seakan mengerti apa yangg dicari Billy, ku miringkan sedikit badanku dan ku lumat bibirnya penuh nafsu. Billy pun membalas dngan penuh nafsu dan dngan cepat kait bh lepas.

Ku rasakan tangan Billy langsung kembali ke badanku dan mmbelai langsung kedua buah dada ku. "ah, uh, " "Sayang, tank topny dilepas, ya" ujarnya dngan nafas tersengal sebab penuh gairah.


Cerita seks Vagina Diperawanin Pacar Aku Kontol Nya Gede
  • Tanpa persetujuan dariku, lepaslah tank top dan juga BHku. Bagian atasku sudah tak berbusana. Billy langsung menikmati kedua buah dada ku. Di remasnya buah dada ku, membuatku menggeliat, mendesah, "ah, s. maass, uh, " Erangan dari mulutku keliatan nya membuat Billy semakin bernafsu, dia kemudian mengulum dan mengisap pentil buah dada ku, "ahh, oh, m, " aku mengerang, mendesah, menggeliat sebagai reaksi dari setiap tindakannya.
  • Tangan kiri Billy membelai perutku dngan tangan kanan dan mulut yangg masih sibuk menikmati buah dada ku yangg mengeras. Ku rasakan tanga kiri Billy cukup kesusahan membuka celana jeansku.
  • Ku naikkan pinggulku dan kedua tanganku berusaha membukan kaitan celana jeans dngan gemetar. Susah payah celana jeans itu akhrinya terlepas juga. Tanga kiri Billy tanpa membuang waktu langsung menyusup ke dalam celana dalamku, membelai vagina ku yangg sudah basah, "ahh, maass, aah, teruus, shh, m" Kurasakan Billy menekan klitorisku, "ahh, " membuatku semakin mendesah dan bergetar.
  • Apalagi Billy masih mengisap puting buah dada ku. nggak lama kemudian ku rasakan seluruh badanku terasa kencang, vagina ku mengalami kontraksi dan aku menggeliat hebat, "ah, " sambil memegang pinggiran tempat tidur menyambut orgasme pertamaku.
  • Billy keliatan puas dapat membuatku merasakan orgasme. Belum selesai aku mengatur nafas, Billy berada di antara kedua pahaku, dijilatinya kedua buah dada ku, turun ke bawah, menjilat kedua perutku.
  • Membuatku merasa geli penuh nikmat, "Oooh, mass, " Seakan tau apa yangg ku inginkan, kedua tangan Billy melepas celana dalamku. keliatan alah vagina ku yangg memerah dngan sedikit rambut halus di sekitarnya.
  • Billy kemudian memainkan lidahnya di vagina ku. Billy menjilati, mengulum vagina ku, membuatku menggelinjang hebat dan ku rasakan kedua kalinya, adanya kontraksi, "ahh, ". Aku orgasme untuk kedua kalinya.
Sensasi yangg sangat menyenangakan. Billy belum puas dngan orgasmeku tadi. Setelah dia membersihkan vagina ku, bisa kurasakan lidah Billy menerobos masuk dan menyerbu klitorisku. Nafasku semakin memburu dan dari bibirku a terus mengalir alunan desahan kenikmtan yangg nggak pernah ku bayangkan sebelumnya.

"Aahh, mas, aah, uuhh, enaakk, m, s" Aku sangat menikmati oral yangg diberikan Billy. http://cerita-dewasa- Kurasakan dorongan lidah Billy lebih dalam lagi ke dalam vagina ku, membuat cairan dari dalam vagina ku terus mengalir tanpa henti.

membuat Desahan yangg keluar dari mulutku semakin kencang. Semakin lama Billy memberikan rangsangan di dalam vagina ku, membuatku menggeliat dan mengerang semakin kuat. Kurasakan lagi vagina ku berkontraksi, dan aku pun orgasme.

Setelah orgasmeku reda, Billy dngan wajahnya yangg basah dan penuh gairah menindih badanku yangg sudah telanjang bulat. Billy mengulum bibir dan lidahku. Tangan kiriku kemudian menarik handuk yangg masih menutupi bagian bawahnya.

Membuatku merasakan penis nya menusuk perutku, membuatku semakin bergairah. Ciuman kami semakin basah. Mulut kami terbuka lebar, bibir saling beradu. Lidah Billy dngan lincah menelusuri bagian luar dari mulut dan daguku.

aku pun membalas kelincahannya. Lidahku membasahi mulut dan dagunya. Setiap kali lidahnya menyapu permukaan kulitku, kurasakan api hasrat liarku makin membesar. Lidah kami akhirnya bertemu. Aku makin bertambah semangat dan terus mendesah nikmat.

Tanganku menelusuri seluruh bagian dari punggungku. Billy membelai kepalaku dan tangan kirinya meremas-remas pantatku yangg bulat. "ahh, mass, " Billy tiba-tiba menghentikan cumbuannya, "sayang. aku mencintaimu, aku ingin kamu seutuhnya" dan mencium lembut bibirku yangg sudah basah.

Aku sudah terlalu dipenuhi gairah sex sebab segala tindakan Billy. Hingga rasanya bicara aku sulit. Kulingkarkan kedua lengaku di leher Billy dan kuhisap kedua bibirnya dalam-dalam sebagai jawabanku.

Aku ingin segera menanggalkan keperawananku dalam pelukan Billy. Billy mengalihkan ciuman bibirnya keleherku yangg putih, menciuminya, menjilatinya, membuatku semakin terangsang. Kurasakan penis Billy mengusap vagina ku, membuatku semakin bergairah, apalagi kedua buah dada ku yangg sudah sangat mengeras dimainkan oleh Billy.

Jilatan Billy dari leherku terus kebawah hingga lidahnya menyentuh ujung puting susuku yangg makin membuat aku mengerang tak karuan, "ahh, oohh, m, aahh". Sementara puting susuku yangg satu lagi masih tetap dia pilin dngan sebelah tangannya.

Kemudian tangannya terus kebawah buah dada ku dan terus hingga akhirnya menyentuh permukaan vagina ku. http://cerita-dewasa- tak lama kemudian kurasakan penis Billy masuk seluruhnya ke lobang vagina ku yangg hangat setelah susah payah sebab vagina ku yangg sempit.

"Uuuh, aarggh, " ku rasakan nyeri yangg sangat hingga menangis. "Sakit ya, sayang. sabar, ya. Ntar juga hilang kok" Billy menenangkanku, sambil mencium mataku yangg mengeluarkan air mata.

Setelah kurasakan vagina ku mulai terbiasa dngan kehadiran penis Billy, Billy kemudian menggerakkan penis nya perlahan, keluar-masuk vagina ku. Semakin lama gerakannya semakin cepat dan membuatku mendesah nikmat.

Makin lama makin cepat, kembali aku hilang dalam orgasmenya yangg kuat dan panjang. tetapi Billy yangg keliatan nya nyaris nggak dapat bertahan, semakin mempercepat gerakannya. Aku yangg baru saja orgasme merasakan vagina ku yangg sudah terlalu sensitif berkontraksi lagi.

"Sayaang, aku sudah mau keluar, dikeluarin di mana? " tanya sambil terengah-engah. "Di dalam saja, mass, " Toh, aku juga dalam masa nggak subur. jadi buat apa dikeluarin di luar, pikirku.

Tak lama kemudian aku segera mengalami orgasme bersamaan dngan Billy. Ku rasakan semburan di dalam liang vagina ku yangg memberikan kenikmatan tiada tara. Billy kemudian merebahkan diri di sampingku dan memeluk erat badanku.

badan mungilku segera tenggelam dalam pelukannya. Tangan Billy dngan lembut membelai rambut panjangku, "Vivi sayang. Sel amanya kita bersama ya, sayang. " dan ciuman lembut, romantis mendarat di bibirku.

"Iya, mas. " ku cium bibirnya lambat tetapi dngan mesra. lalu ku rapatkan badanku ke badannya. Ku lihat jam di kamar menunjukkan pukul 01. 00, mataku pun sudah lelah dan kami pun tidur dngan pulas.

Pagi menjelang, sinar matahari masuk ke dalam kamar melalu jendela dan membangunkanku. Ada sedikit rasa terkejut ngeliat wajah Billy sebab baru pertama aku tidur dngan laki-laki. tetapi teringat kejadian semalam membuatku kembali terangsang.

Perlahan, ku cium bibi Billy yangg sedikit terbuka. Ternyata ciumanku membangunkan Billy yangg kemudian membalas ciumanku dngan lebih bergairah dan menggigit telingaku. "Selamat pagi sayangku, cintaku, " ucapnya.

"Pagi, " ku cium lagi bibirnya dan tak lama kami pun saling mengulum bibir satu sama lai, dan memainkan lidah, menambah kenikmatan di pagi hari. sebab ingin sedikit iseng, ku lepas ciumanku "Aku mandi dulu, ya. " belum sempat aku berdiri, baru duduk, Billy menarik perutku, menciuminya dngan lembut.

Membuatku menahan keinginan untuk meninggalkan tempat tidur. "Nanti saja sayang. " Perlahan ciuman Billy dari perut naik menuju leherku, menjilatinya, membuatku mendesah nikamat, "aahh. m. " Billy menjilati leherku dari belakang.

Tangan kanannya meremas-remas buah dada ku dan tangan kirinya menekan vagina ku. Ku rasakan jarinya masuk menyusuri liang vagina ku, memainkan klitorisku. tak lama badanku pun menggeliat, pinggulku terangkat, dan orgasme pertama pagi itu datang.

dngan lembut Billy memangkuku. Diletakannya aku di atas kedua pahanya. Kakiku melingkar di punggungnya. Kami pun berciuman dan Billy perlahan memasukkan penis nya ke dalam vagina ku.

Billy kemudian memompa penis nya, membuatku menggelinjang penuh nikmat. Sambil memainkan penis nya, Billy menikmati kedua buah dada ku yangg mengeras. "ah, aah, aahh, " semakin lama, semakin cepat, dan aku merasakan vagina ku kembali berkontraksi.

Cerita seks, Vagina Diperawanin Pacar Aku Kontol Nya Gede, cerita ngentot pacar vagina diperawanin, cerita dewasa kisah ngentot vagina diperawanin
Vagina Diperawanin Pacar Aku Kontol Nya Gede

Ku peluk kepala Billy dngan erat dan aku mengerang sebab orgasme "Aah. " yangg disusul dngan Billy yangg juga mencapai puncaknya. Setelah itu kami bercumbu lagi beberapa saat kemudian baru mandi dan pulang ke kota meninggalkan seprei kamar yangg basah sebab cairanku dan Billy serta bercak darah pertanda hilangnya keperawananku.

Sebelum memulangkanku ke kos, kami mampir ke kos Billy untuk bercinta lagi. Sejak saat itu, setiap akhir minggu jika nggak ada kesibukan kami pasti check in di hotel untuk bercinta.

Vagina Diperawanin Pacar Aku Kontol Nya Gede
Vagina Diperawanin Pacar Aku Kontol Nya Gede, cerita sex , Cerita seks, Vagina Diperawanin Pacar Aku Kontol Nya Gede, cerita ngentot pacar vagina diperawanin, cerita dewasa kisah ngentot vagina diperawanin, bacaan porno, kisah seks, cerita bokep cerita dewasa, Vagina Diperawanin Pacar Aku Kontol Nya Gede


Aktifkan javascript tekan (F5), untuk membuka halaman
klik link cerita
serta membuka gambar lebih besar.
Cerita seks dewasa update setiap hari.
http://foto-video-cerita-dewasa.blogspot.com/