Memek ABG Nikmat Dan Rapet Banget

Memek ABG Nikmat Dan Rapet Banget | Cerita Sex Gairah Tubuh Emilia Anak Teman Bisnisku, saya adalah seorang mahasiswa tingkat akhir di perguruan tinggi di Bandung, dan sekarang sudah tingkat akhir. Untuk saat ini saya ngga mendapatkan mata kuliah lagi dan cuma mengerjakan skripsi saja.

Oleh karena itu saya sering main ke tempat abangku di Jakarta. Suatu hari saya ke Jakarta. Ketika saya sampai ke rumah kakakku, saya ngeliat ada tamu, rupanya ia adalah teman kuliah kakakku waktu dulu.

saya dikenalkan kakakku kepadanya. Rupanya ia sangat ramah kepadaku. Usianya 40 tahun dan sebut saja namanya Farid. Ia pun mengundangku untuk main ke rumahnya dan dikenalkan pada anak-istrinya.

Istrinya, Nadia, 7 tahun lebih muda darinya, dan putrinya, Emilia. Kalau saya ke Jakarta saya sering main ke rumahnya.

Dan pada hari Senin, saya ditugaskan oleh Farid untuk menjaga putri dan rumahnya karena ia akan pergi ke Malang, ke rumah sakit untuk menjenguk saudara istrinya. Menurutnya sakit demam berdarah dan dirawat selama 3 hari.

oleh karena itu ia minta cuti di kantornya selama 1 minggu. Ia berangkat sama istrinya, sedangkan anaknya ngga ikut karena sekolah. Setelah 3 hari di rumahnya, suatu kali saya pulang dari rumah kakakku, karena saya ngga ada kesibukan apapun dan saya pun menuju rumah Farid.

saya pun bersantai dan kemudian menyalakan vcd. Selesai satu film. Saat ngeliat rak, di bagian bawahnya kulihat beberapa vcd porno. Karena memang sendirian, saya pun menontonnya. Sebelum habis satu film, tiba-tiba terdengar pintu depan dibuka.

saya pun tergopoh-gopoh mematikan televisi dan menaruh pembungkus vcd di bawah karpet. "Hallo, Oom Steve. ! " Emilia yang baru masuk tersenyum. "Eh, tolong dong bayarin Bajaj. uang Emilia sepuluh-ribuan, abangnya nggak ada kembalinya. " saya tersenyum mengangguk dan keluar membayarkan Bajaj yang cuma dua ribu rupiah.

Saat saya masuk kembali. , pucatlah wajahku! Emilia duduk di karpet di depan televisi, dan menyalakan kembali video porno yang sedang setengah jalan. Dia memandang kepadaku dan tertawa geli.

"Ih! Oom Steve! Begitu, tho, caranya. ? Emilia sering diceritain temen-temen di sekolah, tapi belon pernah liat. " Gugup saya menjawab, "Emilia. kamu nggak boleh nonton itu! Kamu belum cukup umur! Ayo, matiin. " "Aah, Oom Steve. Jangan gitu, dong! Tu, liat. cuma begitu aja! Gambar yang dibawa temen Emilia di sekolah lebih serem. " gak tahu lagi apa yang harus kukatakan, dan khawatir kalau kularang Emilia justru akan lapor pada orangtuanya, saya pun ke dapur membuat minum dan membiarkan Emilia terus menonton.

Dari dapur saya duduk-duduk di beranda belakang membaca majalah. Sekitar jam 7 malam, saya keluar dan membeli makanan. Sekembalinya, di dalam rumah kulihat Emilia sedang tengkurap di sofa mengerjakan pr, dan.

astaga! Ia mengenakan daster yang pendek dan tipis. Tubuh mudanya yang sudah mulai matang terbayang jelas. Paha dan betisnya tampak putih mulus, dan pantatnya membulat indah. saya menelan ludah dan terus masuk menyiapkan makanan.

Setelah makanan siap, saya memanggil Emilia. Dan. , sekali lagi astaga. jelas ia ngga memakai bh, karena puting susunya yang menjulang membayang di dasternya. saya semakin gelisah karena peler ku yang tadi sudah mulai "bergerak" , sekarang benar-benar menegak dan mengganjal di celanaku.

Cerita Sex Memek ABG Nikmat Dan Rapet Banget

Selesai makan, saat mencuci piring berdua di dapur, kita berdiri bersampingan, dan dari celah di dasternya, toket nya yang indah mengintip. Saat ia membungkuk, puting susunya yang merah muda kelihatan dari celah itu.

saya semakin gelisah. Selesai mencuci piring, kita berdua duduk di sofa di ruang keluarga. "Oom, ayo tebak. Hitam, kecil, keringetan, apaan. ! " "Ah, gampang! Semut lagi push -up! Khan ada di tutup botol Fanta! Gantian. putih-biru-putih, kecil, keringetan, apa. ? " Mia mengernyit dan memberi beberapa tebakan yang semua kusalahkan.

"Yang bener. Emilia pakai seragam sekolah, kepanasan di Bajaj. ! " "Aah. Oom Steve ngeledek. ! " Mia meloncat dari sofa dan berusaha mencubiti lenganku. saya menghindar dan menangkis, tapi ia terus menyerang sambil tertawa, dan.

tersandung! Ia jatuh ke dalam pelukanku, membelakangiku. Lenganku merangkul dadanya, dan ia duduk tepat di atas batang kelelakianku! kita terengah-engah dalam posisi itu. Bau bedak bayi dari kulitnya dan bau shampo rambutnya membuatku makin terangsang.

Dan saya pun mulai menciumi lehernya. Emilia mendongakkan kepala sambil memejamkan mata, dan tanganku pun mulai meremas kedua toket nya. Nafas Emilia makin terengah, dan tanganku pun masuk ke antara dua pahanya.

Celana dalamnya sudah basah, dan jariku mengelus belahan yang membayang. "Uuuhh. mh. " Emilia menggelinjang. Kesadaranku yang tinggal sedikit seolah memperingatkan bahwa yang sedang kucumbu adalah seorang gadis smp, tapi gariahku sudah sampai ke ubun-ubun dan saya pun menarik lepas dasternya dari atas kepalanya.

Aah. ! Emilia menelentang di sofa dengan tubuh hampir polos! saya segera mengulum puting susunya yang merah muda, berganti-ganti kiri dan kanan hingga dadanya basah mengkilap oleh ludahku.

Tangan Emilia yang mengelus belakang kepalaku dan erangannya yang tersendat membuatku makin gak sabar. saya menarik lepas celana dalamnya, dan. nampaklah bukit kemaluannya yang baru ditumbuhi rambut jarang.

Bulu yang sedikit itu sudah nampak mengkilap oleh cairan kemaluan Emilia. saya pun segera membenamkan kepalaku ke tengah kedua pahanya. "Eh. mah. , " tangan Emilia meremas sofa dan pinggulnya menggeletar ketika bibir kemaluannya kucium.


Cerita seks Memek ABG Nikmat Dan Rapet Banget
  • Sesekali lidahku berpindah ke perutnya dan mengemut perlahan. "Ooohh. aduuh. , " Emilia mengangkat punggungnya ketika lidahku menyelinap di antara belahan kemaluannya yang masih begitu rapat. Lidahku bergerak dari atas ke bawah dan bibir kemaluannya mulai membuka.

  • Sesekali lidahku akan membelai kelentitnya dan tubuh Emilia akan terlonjak dan nafas Emilia seakan tersedak. Tanganku naik ke dadanya dan meremas kedua bukit dadanya. Putingnya sedikit membesar dan mengeras.

  • Ketika saya berhenti menjilat dan mengulum, Emilia tergeletak terengah -engah, matanya terpejam. Tergesa saya membuka semua pakaianku, dan kemaluanku yang tegak teracung ke langit-langit, kubelai -belaikan di pipi Emilia.

  • "Mmmhh. mh. ohm. , " ketika Emilia membuka bibirnya, kujejalkan kepala kemaluanku. Mungkin film tadi masih diingatnya, jadi ia pun mulai menyedot. Tanganku berganti-ganti meremas dadanya dan membelai kemaluannya.
Segera saja kemaluanku basah dan mengkilap. gak tahan lagi, saya pun naik ke atas tubuh Emilia dan bibirku melumat bibirnya. Aroma kemaluanku ada di mulut Emilia dan aroma kemaluan Emilia di mulutku, bertukar saat lidah kita saling membelit.

Dengan tangan, kugesek-gesekkan kepala kemaluanku ke celah di selangkangan Emilia, dan sebentar kemudian kurasakan tangan Emilia menekan pantatku dari belakang. "Ohhmm, mam. msuk. h. msukin. Omm. h. ehekmm. " Perlahan kemaluanku mulai menempel di bibir liang kemaluannya, dan Emilia semakin mendesah – desah.

Segera saja kepala peler ku kutekan, tetapi gagal saja karena tertahan sesuatu yang kenyal. saya pun berpikir, apakah lubang sekecil ini akan dapat menampung kemaluanku yang besar ini.

Terus terang saja, ukuran kemaluanku adalah panjang 16 cm, lebarnya 5 cm sedangkan Emilia masih smp dan ukuran lubang kemaluannya terlalu kecil. Tetapi dengan dorongan nafsu yang besar, saya pun berusaha.

Akhirnya usahaku pun berhasil. Dengan satu sentakan, tembuslah halangan itu. Emilia nonok ik kecil, dahinya mengernyit menahan sakit. Kuku-kuku tangannya mencengkeram kulit punggungku. saya menekan lagi, dan terasa ujung kemaluanku membentur dasar padahal baru 3/4 kemaluanku yang masuk.

Lalu saya diam ngga bergerak, membiarkan otot-otot kemaluan Emilia terbiasa dengan benda yang ada di dalamnya. Sebentar kemudian kernyit di dahi Emilia menghilang, dan saya pun mulai menarik dan menekankan pinggulku.

Cerita sex porno, Memek ABG Nikmat Dan Rapet Banget, cerita seks memek abg nikmat, kisah bokep terbaru, bacaan dewasa sex memek abg

Emilia mengernyit lagi, tapi lama kelamaan mulutnya menceracau. "Aduh. sh. iya. terusshh. mh. aduh. enak. Oom. " saya merangkulkan kedua lenganku ke punggung Emilia, lalu membalikkan kedua tubuh kita hingga Emilia sekarang duduk di atas pinggulku.

Nampak 3/4 kemaluanku menancap di kemaluannya. Tanpa perlu diajarkan, Emilia segera menggerakkan pinggulnya, sementara jarijariku berganti-ganti meremas dan menggosok dada, kelentit dan pinggulnya, dan kita pun berlomba mencapai puncak.

Lewat beberapa waktu, gerakan pinggul Emilia makin menggila dan ia pun membungkukkan tubuhnya dan bibir kita berlumatan. Tangannya menjambak rambutku, dan akhirnya pinggulnya menyentak berhenti. Terasa cairan hangat membalur seluruh batang kemaluanku.

Setelah tubuh Emilia melemas, saya mendorong ia telentang. Dan sambil menindihnya, saya mengejar puncakku sendiri. Ketika saya mencapai klimaks, Emilia tentu merasakan siraman sperma ku di liangnya, dan ia pun mengeluh lemas dan merasakan orgasmenya yang ke dua.

Sekian lama kita diam terengah-engah, dan tubuh kita yang basah kuyup dengan keringat masih saling bergerak bergesekan, merasakan sisa -sisa kenikmatan orgasme. "Aduh, Oom. Emilia lemes. Tapi enak banget. " saya cuma tersenyum sambil membelai rambutnya yang halus.

Satu tanganku lagi ada di pinggulnya dan meremas-remas. Kupikir tubuhku yang lelah sudah terpuaskan, tapi segera kurasakan kemaluanku yang telah melemas bangkit kembali dijepit liang memek Emilia yang masih amat kencang.

saya segera membawanya ke kamar mandi, membersihkan tubuh kita berdua dan. kembali ke kamar melanjutkan babak berikutnya. Sepanjang malam saya mencapai tiga kali lagi orgasme, dan Emilia.

entah berapa kali. Begitupun di saat bangun pagi, sekali lagi kita bergumul penuh kenikmatan sebelum akhirnya Emilia kupaksa memakai seragam, sarapan dan berangkat ke sekolah. Kembali ke rumah Farid, saya masuk ke kamar tidur tamu dan segera pulas kelelahan.

Di tengah tidurku saya bermimpi seolah Emilia pulang sekolah, masuk ke kamar dan membuka bajunya, lalu menarik lepas celanaku dan mengulum kemaluanku. Tapi segera saja saya sadar bahwa itu bukan mimpi, dan saya memandangi rambutnya yang tergerai yang bergerak-gerak mengikuti kepalanya yang naik-turun.

saya ngeliat keluar kamar dan kelihatan vcd menyala, dengan film yang kemarin. Ah! Merasakan caranya memberiku "blowjob" , saya tahu bahwa ia baru saja belajar dari vcd.

tamat
Memek ABG Nikmat Dan Rapet Banget
Memek ABG Nikmat Dan Rapet Banget, cerita sex , Cerita sex porno, Memek ABG Nikmat Dan Rapet Banget, cerita seks memek abg nikmat, kisah bokep terbaru, bacaan dewasa sex memek abg, bacaan porno, kisah seks, cerita bokep cerita dewasa, Memek ABG Nikmat Dan Rapet Banget


Aktifkan javascript tekan (F5), untuk membuka halaman
klik link cerita
serta membuka gambar lebih besar.
Cerita seks dewasa update setiap hari.
http://foto-video-cerita-dewasa.blogspot.com/