Ngecrot Dalam Mulut Ibu

Ngecrot Dalam Mulut Ibu | Aku adalah keluarga yangg sederhana, dan di didik oleh ibu aku. ibu aku termasuk orang yangg konservatif, sangat keras, dan jg menjunjung tinggi nilai kesetiaan dlam keluarga. Dan yangg kutahu sampai saat ini adalah ibu aku orang yangg tidak begittu menyukai seks, walaupun aku tak tahu bagaimana kehidupan seksnya dngn ayah ku.

Tetapi jika ngeliat ayah ku yangg diam-diam menonton film bf tanpa sepengetahuan mama ku, aku bisa menduga kalau mama ku tidak menyukai seks, atau mgkin ia pernah trauma sesuatu? Aku tidak tahu.

Jika ada film yangg sedikit beradegan ciuman saja, mamah ku langsung memindahkan saluran televisinya jika ada aku atau adikku di situ, apalagi jika sampai ketahuan aku nonton film bf.

Ibu aku berusia 36 tahun lebih saat ini, tetaapi walaupun begittu , ibu aku sangat pandai merawat diri dan tubuhnya, sehingga bagiku masih kelihatan sangat cantik di mataku. Pahanya pun masih sangat putih mulus, dan dadanya yanng besar montok dan padat itu keliatan mulus.

Suatu hari ketika udh siang, hpku berdering, dan aku terkejut krn yangg menelpon adalah ibu aku. Ternyata ia udh ada di kota dan udh ada di suatu tempat yangg bernama a.

Aku sangat heran dan merasa curiga krn ibu aku pergi ke kota hnya sendiri. Akupun segera menjemput ibu aku di tempat tersebut. "Loh, ko ibu datang sendiri, mana papa" tanyaku "Nanti ibu ceritakan kenapa ibu ada di sini" kata ibu aku.

Akupun kemudian mengangkat barang bawaan yangg di bawa oleh ibu aku, dimana barang tersebut semuanya merupakan baju-baju dari ibu aku. Aku disini ngekos, dan sangat kebetulan sekali kosku blh dibilang sangat bebas, krn pemiliknya sangat jarang datang ke sana.

Sesampainya di kos, ibu aku kemudian menceritakan kepadaku mengapa ia bisa ada disini. Ternyata ibu aku sedang ribut dngn ayah ku. Dan aku merasa keributan kali ini pasti bukan keributan yangg biasa, krn ibu aku sering rebut dngn ayah ku, tapi selang beberapa saat mereka berbaikan kembali.

Jadi menurutku yangg ini adalah keributan yangg paling parah. Asalnya ibu aku ingin mencari tempat kos jg untk sementara, tapi krn kubilang kalau kosku ini sangat bebas akhirnya ibu aku memutuskan untk tinggal di kosku untk sementara waktu.

Itupun stlah kubujuk. Kuajak masuk ibu aku dan kusuruh duduk di kasur busa yangg hnya cukup untk satu orang, stlah itu kukunci kamarku. ibu aku menceritakan mengapa dia bisa rebut dngn papaku, ia menceritakan sembari menangis.

Dan baru kali ini ibu aku curhat sembari menangis padaku. "Pokonya ibu udh tidak peduli dngn ayahmu, saat ini ibu hnya peduli kepada kamu saja" kata ibu aku sembari menangis.

Ibu aku pergi kesini tanpa sepengetahuan ayah ku. "Ya udah, sekarang ibu jngn nangis lg ya ka masih ada James", kataku sembari kuberanikan diri untk mengusap air mata ibu aku yangg membasahi pipinya.

Aku usap pipinya dngn kedua jempol kanan dan kiriku, dan entah ide busuk dari mana yangg merasuki pikiranku, kemudian aku mencoba memberanikan diri untk mencium keningnya. mamah ku sedikit kaget dngn apa yanng aku lakukan, dan krn takut akupun mencoba mengalihkan perhatiannya ke hal lain.

"Mah, James tahu ibu perempuan yangg tegar selama ini, tapi ada kalanya kalau ibu tidak bisa mengatasi ketegaran itu, jngn disimpan di hati, tumpahkanlah keluar agar lebih enak, jngn dipendam" kataku, mendengar hal itu ibu aku kembali menangis, dan tanpa sadar ibu aku merebahkan kepalanya ke dadaku, akupun sangat kaget, walaupun sekaligus senang, lalu aku mencoba memberanikan diri untk memeluk dan membelai rambutnya.

Ternyata ibu aku hnya diam saja. Lalu aku sengaja merebahkan diri di kasur sehingga mamah ku jg ikut rebah krn masih kupeluk dan kubelai rambutnya. "Nah, mamah udh merasa baikan kan sekarang? " tanyaku, "sekarang ibu keliatan lelah tidurlah dahulu" kataku sembari tetap memeluk dan membelai rambutnya agar ibu aku tidak merubah posisinya, sekarang kuberanikan diriku untk merubah posisi, dimana aku terlentang dan ibu aku jg terlentang tapi bukan dngn alas kasur, melainkan dadaku.

Aku sengaja memijiti kepala mamah ku dngn pelan dari belakang, dan tidak lama stlah itu ibu aku tertidur. melihat kesempatan itu, tanganku tidak lg memijit pinggir kepalanya, melainkan kuberanikan diri untk menyentuh dadanya, tapi tidak berani kuremas, ternyata dada ibu aku sangat padat dan keras walaupun udh di usia 36.

Aku semakin penasaran, krn baru kali ini aku menyentuh dada ibu aku secara sengaja. Lalu aku mulai memberanikan diri untk membuka satu kancing yangg berada tepat di bagian tengah bh ibu aku, stlah itu aku mencoba untk mengangkatnya pelan-pelan, dan keliatan lah dada bagian sebelah kirinya, akupun semakin tidak tahan dan memberanikan diri untk memasukkan tangan kakanku ke bagian kancingnya yangg terbuka tadi, dan saat kusentuh toket kirinya ternyata menimbulkan sensasi yangg luar biasa pada diriku, baru kali ini aku menyentuh susu mama ku yangg masih dilapisi bh.

Tiba –tiba ibu aku mulai terbangun dan aku dngn cepat melepaskan tanganku dari dlam baju ibu aku, tanpa sempat mengancingkan kembali kancing baju yangg kubuka tadi. Aku pura-pura tertidur dan ketika beranjak dari tubuhku ibu aku tidak sadar bahwa kancing tengahnya terbuka.

Ia mengambil beberapa pakaian dan handuk, kemudian keluar untk pergi mandi, selang beberapa lama, ibu aku masuk ke kamarku, dan krn menyangka aku udh tidur, ibu aku kemudian melepaskan ikatan handuknya tepat di depan wajahku, krn kamarku sedikit sempit, ukuran 3x4.

Aku sedikit membuka mataku, tanpa diketahui oleh ibu aku, dan aku dapat ngeliat jelas seluruh bagian tubuh ibu aku, terutama yangg paling kuperhatikan adalah bagian nonok ibu aku yangg ditumbuhi oleh bulu-bulu hitam yangg lebat.

Ingin rasanya kujilat dan kuhisap rambut-rambut lebat itu dan kuhisap bagian dlam nonok nya. Tapi pemandangan seperti itu tidak lama krn ibu aku segera mengenakan cd dan bhnya serta mengganti pakaiannya dngn pakaian biasa.

Walaupun sedikit kecewa tapi aku senang di sore hari itu. Malamnya kita terpaksa jadi tidur berdua dlam satu kasur, sebenarnya aku tak bisa tidur, hnya aku pura-pura tidur, krn ibu aku pun tak bisa tidur, aku tak bisa tidur, krn masih mengingat kejadian yangg tadi sore.

Aku bahkan sempat berpikir, alangkah indahnya kalau aku dapat mengentot ibu aku barang satu hari aja, pikirku. Rupanya pikiranku benar-benar udh parah. Ketika jam udh menunjukkan pukul 11 malam, aku ngeliat ibu aku mulai menangis, lalu aku berpura-pura bangun dan mencoba menanyakannya kepada ibu aku mangapa dia menangis.

"mah, kenapa menangis lagi, apa mamah masih belum nisa melupakan kejadian dngn papa" kataku. "mama menangis bukan krn itu, tapi hari ini adalah ultahmu kan, mamah merasa kecewa tidak bisa memberikan hadiah kepadamu, malah merepotkanmu" sahut mamah ku.

Aku baru sadar kalau dimulai jam 11 malam itu mmg aku ulang tahun, hamper aku lupa kalau ibu aku tidak mengingatkanku. ibu aku mmg selalu memberikan hadiah kepadaku baik berupa uang maupun barang setiap aku berulang tahun.

"Tidak apa-apalah mah, hnya ultah sajja ko dipikirin si, James jg ngerti kondisi mamah sekarang ko" sahutku "tapi amah benar-benar merasa tidak enak, bukannya memberi hadiah malah merepotkanmu" sahut ibu aku.

Lalu timbul pikiran gila di dlam kepalaku. "Begini saja deh mah, gimana kalau hadiah yangg tidak bisa diberikan mamah hari ini ditukar dngn permintaanku sajja deh" sahutku ibu aku sedikit mulai tersenyum kepadaku.

Cerita Sex Ngecrot Dalam Mulut Ibu

"baiklah, asal kamu senang, dlam 1 hari ini apapun permintaan kamu akan ibu turuti, asal jngn yangg memakai uang, krn mamah hnya bawa uang pas-pasan" sahut ibu aku "bener nih, ibu ga blh nyesel n protes loh nanti. Kalau misalnya permintaanku ambil bulan di langit gimana hayo" godaku "mamah akan tetap coba biarpun musti lompat 10 kali, yangg penting kamu seneng, sayang" sahu ibu aku.

"huu gombal", kataku sembari kutepuk pantat ibu aku dari belakang, dan ternyata mamah ku tidak marah. "baiklah kalau begittu akan James coba ya, mah. Sekarang James mau mamah tidur tanpa memakai baju, gimana" sahutku.

Sebenarnya aku mulai takut kalau-kalau ibu aku marah mendengar permintaanku itu. Tapi ternyata ibu aku berdiri dan langsung melepas daster tidurnya sehingga kini mamah ku hnya mengenakan celana dlam yangg berwarna biru bermotif bunga, dan bhnya yangg berwarna krem.

Aku benar-benar terpesona ngeliat pemandangan malam itu. ibu aku kemudian kembali merebahkan diri di kasur sembari melempar daster yangg tadi dipakai. "Gimana, James, mamah ga bohongkan"? Tanya ibu aku.

"mah James tadi hnya bercanda, kenapa mamah melakukan ini buat James" sahutku agar jngn sampai ibu aku mempunyai prasangka yangg macam-macam terhadapku. "loh kan mamah tadi sudah bilang, asal kamu senang apapun akan coba ibu lakukan di hari ultah kamu ini" jawab ibu aku akupun segera menghampiri ibu aku dan merebahkan kepalaku di dadanya yangg pada saat itu posisi ibu aku sedang tidur terlentang.

Aku masih belum berani memegang dada ibu aku dngn tanganku, krn takut ia marah, tangan kananku hnya mengelus-elus bagian pinggang dan perutnya saja. Tapi krn kepalaku udh ada di dada mamah ku, akupun dngn sedikit jahil mengeluarkan lidahku untk menjilat bh mamah ku yangg masih menutupi kedua susunya, ibu aku tidak sadar krn sedang mengusap-usap kepalaku, aku semakin terangsang dan peler ku udh semakin mengeras.

"mah, James pengen nyusu ama mamah donk" pintaku ibu aku tersentak kaget mendengar permintaanku itu "Iih. James, kamu itu aneh-aneh saja deh, umur ibu kan sudah segini, mana bisa ngehasilin susu lagi, udh ah kamu jngn macam-macam" kata amaku dngn nada sedikit emosi "ayolah mah, James kan hnya mau merasakan gimana rasanya nyusu ama mamah , soalnya waktu James masih bayi kan belum bisa mengerti bagaimana rasanya" pintaku "sudah ah James, tidak usah, kamu ini aneh-aneh aja" "Ayo donk, mah, please" pintaku dngn wajah memelas kepada ibu aku ibu aku asalnya terus menolak, tetaapi krn merasa mulai iba padaku, akhirnya.

"Baiklah, ibu ijinkan kamu menyusu ama mamah , tapi, hnya sebentar saja ya" pinta ibu aku. Lalu kemudian aku mengambil kain, dan dngn tiba-tiba mengangkat kedua tangan mamah ku, dan berusaha mengikat kedua tangan ibu aku di jeruji kayu yangg ada di ranjangku.

"Eeh. James, kamu ini apa-apaan si, jngn aneh-aneh deh" sahut ibu aku "mah, ini biar aliran nafas mamah tetap lancar ketika aku nanti menyusu" kataku sembari mencari alasan "tapikan ga perlu sampai diikat begini" sahut mamah ku, sembari berusaha menurunkan kembali tangannya, tetaapi krn tenagaku lebih besar, akhirnya kedua tangan mamah ku berhasil kuikatkan ke jeruji kayu itu.

Aku yakin, jika mamah ku tahu tujuanku yangg sebenarnya, pasti ia akan memberontak dan memberikan perlawanan. Makanya supaya mamah ku nanti tidak memberontak aku berusaha mengikat kedua tangan mamah ku.

Lalu aku mulai menaiki tubuh mamah ku dan dari posisi itu mulai mengelus dan mengusap kedua toket mamah ku, dan kemudian meremas-remasnya. "ahh, James, kamu ini mau nyusu atau ga sih" sahut mama ku "Tenang donk mah, James ka hnya mau mengeraskan dada mamah dulu, baru nanti James nyusu" sahutku sembari kudekatkan wajahku ke mama ku, lalu mulai mencium pipi mamah ku sembari kedua tanganku meremas-remas sepasang bukit kembarnya yangg masih tertutup dngn bh.

Kuteruskan ciumanku ke atas mendekati kupingnya, disitu lidahku mulai menjilat-jilat kuping mamah ku, dan menciumnya. "akh. James, udh ah, geli James, kamu ini nakal banget sih" sahut ibu aku.

Aku mulai yakin kalau bagian sensitive dari ibu aku adalah di telinganya, apalagi ketika mulutku mulai mentusuri bagian belakang telinganya sembari tetap kujilat. "ah. Geli James, udh lepaskan ibu James" sahut mama ku sembari pinggangnya mengangkat tubuhnya sendiri untk menahan rasa geli.

Lalu aku turun dari tubuh mama ku dan duduk di sampingnya, dan aku mulai mencium kedua dada mamah ku. Kucium, kujilat dan kuhisap dada mamah ku yangg masih tertutup bhnya kanan dan kiri, tangan kananku mengusap-usap bagian perutnya, lalu krn udh birahi, aku mulai meneruskan usapan tanganku ke bawah, dan mengusap bagian tengah selangkangannya yangg masih tertutup cd.

"Ukh. James, kamu kan hnya ingin menyusu, jngn sentuh daerah itu James, lepaskan tanganmu" pinta ibu aku sembari mencoba berontak dngn menggerakkan badannyya ke kanan dan kiri. Lalu stlah sekian lama kuelus, aku mulai merasakan bagian tengah di selangkangannya mulai membasahi celana dalamnya, lalu akupun semakin berani dan memasukkan lenganku seluruhnya ke dlam celana dlam mamah ku, dan kucoba mmencari lubang nonok nya, dan mulai mengocok bagian dlam nonok ibu aku dngn tiga jariku.

"akh. James, nghh. berhenti, James, jngn hh. ukh. ummh" desah ibu aku. "Sst, mah, diam jngn berisik, bukannya tadi ibu janji bakal menuhin semua permintaan James" kataku. Akhirnya ibu aku hnya bisa pasrah stlah mendengar kata-kataku, sembari terus mendesah mengikuti kocokan tanganku di dlam nonok nya.

Ternyata kocokan tanganku di dlam nonok nya membuat nonok ya mengeluarkan bannyak cairan, bahkah cairan tersebut udh membasahi hampir seluruh bagian depan celana dalamnya. "sudah James. ibu mulai ga tahan akh. " Desah ibu aku, tangan kiriku mencoba untk memelorotkan cd ibu aku agar tangan kananku lebih leluasa mengocok bagian dlam nonok nya, stlah itu kembali tangan kiriku meremas-remas dadanya sembari terus tangan kananku mengocok nonok ibu aku "akkh. yah. mmh. ohh. James, ibu sudah ga kuat lagi, James, ahh. uoh. " teriak ibu aku disertai dngn cipratan air yangg deras dari dlam nonok ibu aku sampai berkali-kali.

Crt. crott crott. cret. cruk, cipratan air orgasme itu membasahi benda-benda yangg ada di sekelilingnya, baik tembok, buku kuliahku, baju yangg kupakai, serta tak luput mukaku pun terkena siraman air tersebut tak kusangka walaupun ibu aku tidak begittu menyukai seks, tetaapi dlam kenyataannya, ibu aku mempunyai birahi seks yangg luar biasa.


Cerita seks Ngecrot Dalam Mulut Ibu
  • Kulihat ibu aku terkulai lemas di kasurku, kemudian aku beranjak dari kasurku, mematikan kipas angin yangg ada di dlam kosku, sehingga kosku terasa sangat panas. Aku mulai membuka baju dan celanaku, dan hnya menyisakan cd ku sajja dan kemudian menghampiri ibu aku yangg masih terkulai dngn lemas di kasur, dngn nafasnya yangg masih tersenggal-senggal, dan tangan yangg masih terikat di jeruji kayu ranjangku.

  • Aku mulai kembali menciumi bibir ibu aku kemudian pipinya, dan terus ke telinganya, ibu aku mulai berusaha menghindar dari ciuman bibirku, dan mulai menatapku. "James, tolong lepas ikatan di tangan ibu ini, tangan ibu udh mulai keram nih" sahut ibu aku aku terdiam sejenak, krn aku takut ketika membuka ikatan ibu aku, ia akan langsung memukulku akibat perbuatanku tadi, "James, ibu janji ga bakal marah n mukul kamu, kan ibu sudah janji buat menuhin segala permintaan kamu satu hari ini" kata ibu aku seolah dapat membaca apa yangg ada di pikiranku.

  • Akupun tanpa ragu mulai melepaskan ikatan di tangan ibu aku, dan stlah ikatannya kubuka, ibu aku langsung merangkulku sembari merebahkan dirinya kembali di ranjang sehingga tubuhku menindih tubuh ibu aku dan kedua kaki ibu aku disilangkan ke belakang pantatku seolah ingin mengunciku agar tidak lepas dari genggamanya, dan mulai mencium bibirku, akupun tidak tinggal diam dan membalas ciuman ibu aku dngn ganas, kumasukkan lidahku ke dlam mulut ibu aku dan kujilat lidahnya di dlam mulutnya dan tidak ketinggalan jg kujilat rongga-rongga mulut ibu aku.

  • Lalu kulepaskan ciumanku dari bibirnya dan kujilati bibir ibu aku dngn lidahku, sembari kujilati, kuhisap bibir bagian bawah ibu aku sampai masuk terhiasap ke mulutku, lalu kukeluarkan kembali dan kuhisap bibir bagian atasnya kali ini.

  • "mh. nghh. uemh. emh kamu nakal sekali sayang" kata ibu aku di tengah desahan akibat permainan bibirku di sekitar mulutnya "tenang mah, ini baru pemanasan belum serius. Hari ini James akan membuat ibu puas atas service James" kataku.

  • Ketika itu jam udh menunjukkan pukul 01. 30 pagi, tak terasa udh 1 setengah jam aku "mempermainkan" ibu aku. Lalu aku mulai melepaskan bh ibu aku yangg sedari tadi belum sempat kulepas, sehingga kini ibu aku benar-benar telanjang tanpa menyisakan sehelai kainpun di tubuhnya.

  • Aku benar-benar terpesona ngeliat tubuh ibu aku, sangat indah dan terawat, nafsuku semakin memuncak, dan aku langsung menghisap putting susu ibu aku yangg sedari tadi udh mengeras. Kujilat, kuremas, dan kuhisap susu kanan ibu aku dngn mulutku, dan tangan kiriku meremas-remas susu kanannya, sedangkan tangan kananku kembali bermain-main di bagian nonok nya.

  • Tubuh ibu aku menggeliat-geliat menahan rangsangan dngn tangan kanannya mencengkram bantal di sebelahnya dan tangan kirinya mengelus-elus kepalaku. "ahh. emh. ohh nikmatt akh. geli. kamu nakal banget James, ka. ahmu anak ibu yangg paling nakal James. akh"desah ibu aku. Kuteruskan ciumanku ke bawah menelusuri bagian perutnya, dan kucium pusernya, kucium dan kujilati bagian tersebut, stlah itu aku meneruskannya ke bagian bawah lagi. Kucium bulu jembut ibu aku yangg sangat lebat, krn mgkin jarang dicukur. Kucium, kujilat dan kuhisap bulu-bulu jembut ibu aku ke dlam mulutku. Tubuh ibu aku semakin menggeliat-geliat tidak keruan. "ahh.

  • Ohh. yeah. aoh. mh. James geli. akhh. James. sudah James, mamah geli banget h. ahh"desah ibu aku. Kulihat tubuh ibu aku udh mandi dngn keringat, hamper seluruh bagian tubunya basah oleh keringat akibat suhu yangg sedikit panas di kamarku krn aku mematikan kipas anginku.
Kuteruskan ciumanku ke liang nonok nya. Kulebarkan bibir nonok ibu aku dngn kedua jempolku, sehingga keliatan lah olehku bagian dlam nonok nya, dan kumasukkan mulutku sedalam-dalamnya ke nonok mamah ku yangg udh kulebarkan lobangnya denga kedua jempolku.

Kujilat, kuhisap, dan kugigit bagian dlam nonok nya, bahkan daging-daging kecil di dlam nonok mamah ku pun tak luput dari keganasan mulutku. "akh. mh. yahh. oh. geli. au hh. ah. peler kamu. oh. emhh. gila kamu James. ukhh. " ibu aku semakin mendesah dngn keras, dan cairan di nonok mamah ku pun semakin banyak, bahkan ada yangg masuk dan tertelan oleh mulutku, tetaapi aku tak perduli, bahkan gerakan mulutku semakin mengganas di dlam nonok mamah ku.

"ahh. James. James. emh. yeah. uhh. James. ibu sudah mau keluar James. ah. James. James. ah" ibu aku mengerang dan mencapai orgasmenya yangg kedua kalinya. Cairan nonok nya menyemprot, dan membasahi mulut dan kepalaku.

Ngecrot Dalam Mulut Ibu cerita hot seks sedarah, incest Ngecrot Dlaam Mulut Ibu, kisah bokep hot Ngecrot Dalam Mulut Ibu

Kulihat ibu aku benar-benar udh terkulai lemas, tapi nafsu liar yangg ada di dlam diriku masih terus bergejolak. Aku bahkan kini tidak memperdulikan mamah ku yangg udh terkulai lemas.

Kubuka cd ku, dan peler ku yangg udh mengeras semenjak tadi kuelus-eluskan di pipi mamah ku. dallam keadaan yangg masih lemas mamah ku berusaha untk menghindari elusan peler ku di wajahnya.

"emh. James. apa-apaan kamu. udh hentikan James" sahut mamah ku sembari berusaha menghindari elusan peler ku. "Ayo mah, jilat peler James" sahutku "Engga James, jngn begini James"! "Cepat jilaat" teriakku dngn nada emosi ke ibu aku sembari menjambak rambutnya Akhirnya ngeliat emosiku yangg naik, ibu akupun hnya bisa pasrah dan sembari menangis ibu aku mulai menjilati peler ku yangg udh tegang dan keras.

"bagus mah, jilat terus. teruss. akh yeah. sekarang hisap pake mulut mamah , cepat" sahutku yangg udh dihinggapi nafsu yangg luar biasa. ibu aku pun kemudian mulai menghisap peler ku ke dlam mulutnya dngn mata terpejam dan diikuti isak tangisnya.

Akupun menjambak rambutnya dan mendorongnya ke depan, sehingga peler ku semakin masuk lebih dlam ke mulutnya, lalu kutarik, dan kudorong kembali, sehingga ibu aku mengeluar dan memasukkan kembali peler ku ke mulutnya secara berulang-ulang.

"Ayo mah, jngn hnya dimasukkan kemulut saja, hisap donk"! Kataku mamah ku hnya bisa menuruti kata-kataku dan sekarang terasa hisapan mulut mamah ku pada peler ku yangg ada di dlam mulutnya.

Taklama kemudian aku mengeluarkan peler ku yangg udh banjir dngn air liur mamah ku, dan mulai menggesek-gesekkan peler ku di lapisan luar lobang nonok nya yangg masih basah oleh air orgasmenya.

Melihat hal itu ibu aku langsung mencoba mendorong badanku. "James, jngn James, jngn dimasukkan"! pinta ibu aku, tetaapi aku masih terus menggesek-gesekkan peler ku di lapisan luar nonok nya.

"James, mamah mohon sama kamu, James, jngn James, aku ini mamamu, ibu mau ngelakuin apapun asal jngn kamu masukkan peler mu itu ke anu mamah , tolong James, jngn perkosa mamah " ! pinta ibu aku sembari menangis, tetaapi ketika ibu aku masih mencoba berusaha menyadarkanku tiba-tiba"Ammh"teriak ibu aku.

Bleez, peler ku tanpa ada rasa ampun langsung menghujam lobang nonok mamah ku, dan ternyata lobang nonok mamah ku sangat sempit, mgkin krn udh lama jarang dipakai, sehingga peler ku hnya masuk setengah saja, dimana di bagian tengah peler ku seperti menabrak dinding, lalu aku mencoba mengeluarkannya dan menghujamkannya kembali dngn sekuat tenaga ke dlam nonok mamah ku.

"akh. bajingan kamu James, ah. setan. hentikan. akh. " sahut mama ku stlah lama kuhujam-hujamkan peler ku akhirnya pada hujaman yangg kesekian kalinya dinding nonok mamah ku pun yangg dari tadi ditahan oleh mamah ku akhirnya jebol juga, dan peler ku masuk seluruhnya ke lobang nonok mamah ku, da dari situ kupompa lobang nonok mamah ku itu dngn gerakan yangg semakin lama semakin cepat.

"ah. ah. umh. ah. hah. hentikan James. umh. ah" teriak ibu aku ketika mencapai puncak orgasme untk ke tiga kalinya. Dan stlah lama kupompa dngn cepat, aku merasakan ada sesuatu yangg ingin meledak di ujung peler ku.

"Eh. yeah. bentar lg mah. bentar lagi. James sudah mau keluar. akh. yeah. aku mau keluar" kataku sembari cepat-cepat ku keluarkan peler ku, dan crot. crot. crot. crot. sperma ku kutumpahkan di wajah mamah ku, dan kupinta ibu aku untk membersihkan sperma yangg menempel di peler ku dngn mulutnya, sehingga kumasukkan kembali peler ku ke mulutnya, dan stlah mengeluarkannya akupun tertelungkup lemas, kulihat seluruh badan mamah ku udh mandi keringat, begittu pun dngn aku.

Kulihat jam menunjukkan pukul 03. 50. itu berarti udh 3 jam setengah aku ngentot sama mamah ku. Sepanjang malam itu ibu aku hnya bisa menangis ngeliat apa yangg sdh dilakukan olehku terhadapnya.

Pagi harinya, saat aku mulai membuka mataku, kulihat ibu ku udh mandi, dan mengenakan pakaian dan duduk termenung di pinggir ranjang, mgkin masih memikirkan tindakan yangg dilakukan olehku semalam tadi, kulihat air matanya sedikit menetes di pipinya.

Lalu kuhampiri ibu aku dan kupeluk ia dari belakang, sembari meminta maaf atas perlakuan nakal ku semalam terhadapnya. "mah, maafin James semalam ya, James bener-bener nyesel sudah ngelakuin itu sama mama, please maafin James ya" kataku "Sudahlah James, toh ibu jg sudah berjanji mau melakukan apapun untk mu di hari ultah kamu ini, Happy birthday ya sayang" sahut ibu aku sembari menyenderkan kepalanya ke dadaku.

Tadinya aku sempat khawatir, kalau-kalau ibu aku marah dan tidak akan memaafkanku, tapi stlah ibu aku berkata seperti tadi dan menyenderkan kepalanya di dadaku, akupun sedikit lega. dallam keadaan itu aku mulai membelai-belai rambut ibu aku dngn tanganku, sembari terus memeluk ibu aku.

"semalam ibu hebat banget" sahutku "James bener-bener kaget, ternyata gairah seks mamah masih luar biasa" kataku ibu aku hnya diam ketika mendengar hal itu, dan dia mulai menceritakan pengalaman hidupnya, mengapa dia sangat kurang menyukai seks, krn ketika ibu aku masih menginjak sma, ada seorang teman dekatnya diperkosa oleh teman-teman di kelasnya, dan krn pada saat itu ibu aku sedang mengintip, ibu aku sangat trauma ngeliat kejadian itu.

Dan sejak saat itu, ibu aku mulai membenci yangg namanya seks, baginya seks sangat identik dngn kekerasan. Sedangkan ketika melakukan seks dngn ayah ku, ia tidak pernah bisa menikmatinya, krn selain dihantui trauma masa lalu, ayah ku sangat monoton dlam melakukan hubungan seks, sehingga ketika berumur 30, ibu aku udh malas melakukan hubungan seks dngn papaku, dngn alasan tubuhnya selalu sakit ketika melakukan hubungan seks, dan ayah ku hnya bisa menuruti mama ku.

Jadi kalau dihitunghitung udh 10 tahun lebih ibu aku tidak melakukan hubungan seks, dan menurut ibu aku baru kali ini ia mencapai puncak orgasme yangg begittu tinggi. "kamu jg tadi hebat, saying" kata ibu aku "nah, sekarang mamah musti bisa melupakan trauma masa lalu yangg buruk itu, sekarang terbuktikan kalau gairah seks ibu begittu hebat, ibu ga kalah dngn perempuan yangg masih muda" kataku.

Mendengar hal itu ibu aku hnya sedikit tersenyum saja, dan kemudian kudekati wajah mama ku dan kucium bibir ibu aku yangg kecil dan tipis itu. Ternyata kali ini ibu aku tidak berontak, dan malah membalas ciumanku itu.

Kukeluarkan lidahku, dan ibu akupun mengeluarkan lidahnya mengikuti gerakanku, dan lidah kamipun saling bertautan sembari tanganku mulai melepaskan pakaian ibu aku, sehingga dlam waktu singkat ibu aku udh telanjang kembali, dan ngeliat peler ku yangg udh kembali konak dan tegang maksimal, ibu aku mulai berlutut di hadapanku, memegang peler ku, dan hup.

Dlam sekejap, peler ku sudah dlam mulut sexy nya di sepong dngan buas, dikulum dngan nikmatnya. Kulihat sepongan ibu aku udh semakin mahir dan mulai terbiasa dibanding waktu pertama kali nyepong tadi.

Sambil terus mengulum, kubelai dan kuelus ibu aku. "ah, ibu makin lama benar-benar makin hebat, terus mah. terus. ah. " sahutku. Akupun benar-benar sangat menikmati permainan seks ibu aku itu.

Sesudah 10 menit berlangsung, kukeluarkan peler ku dlam mulut ibu aku, kusuruh ibu aku duduk di pinggir ranjang, lalu kubuka selangkangannya lebr-lebar, kemudian kujilat bagian tengah nonok nya. "akh oh nikmatt nya. " desah ibu aku di pagi itu.

Kembali bagian dlam nonok nya udh mulai basah oleh cairan di dlam nonok nya. "Mmhh. uhh. akhh. James. James. ohh. emhh. nikmat James. ahh! " desah ibu aku, akupun melepaskan jilatan dan ciuman di nonok ibu aku yangg udh merah akibat dari jilatan mulutku di nonok nya.

Lalu kugesek-gesekkan peler ku yangg udh menegang di bibir nonok nya. ibu aku semakin mendesah sembari menggeliat-geliatkan badannya yangg udh dibanjiri dngn keringat, lalu stlah beberapa lama peler ku kugesek di bibir nonok nya, akupun mulai memasukkan peler ku ke nonok ibu aku.

Bless. bless. kali ini peler ku lebih lancar untk keluar masuk lobang nonok nya, dibanding ketika pertama kali aku memasukkannya. "ah. ah. ohh. emhh. nikmat. ah. ter us. terus James. ! " desah ibu aku sembari terus menggeliat-geliatkan badannya.

Lama kelamaan kupercepat entotan peler ku di nonok nya. "Ah. oh. akhh. emh. terus James. terus. James. akh. ibu mau keluar James. ! " Desah ibu aku. "sabar ma, James jg sudah mau nih. tahan bentar lg ya mah! Sahutku sembari mempercepat entotan ku. "James.

Akh. ohh. emh. ah. James. ah. ibu sudah ga tahan lg James. ahh. auh! teriak ibu aku ketika udh mencapai orgasme. Kali ini akupun mulai merasa ada yangg mau keluar dari peler ku.

"oh. ah. mah. oh. James mau keluar mah. ah. buka mulut ibu sekarang! Sahutku, sembari kulepaskan entotan peler ku dari nonok ibu aku dan langsung kumasukkan ke dlam mulut ibu aku dan crot. crot. crot. crot. kutumpahk an seluruh sperma ku di dlam mulut ibu aku. "Umh.

Mmhh. emh. uhuk. " ibu aku mulai kewalahan menerima limpahan sperma di mulutnya dan mulai tersedak. Sebagian besar sperma ku yangg ada di mulutnya tertelan oleh ibu aku, sedangkan sperma yangg masih tersisa di mulutnya dikeluarkan bersamaan dngn air liurnya. Akupun benar-benar sangat terpana ngeliat kejadian itu. Ternyata ibu aku banar-benar mempunyai bakat di dlam hubungan seks nya. Akupun terkulai lemas di samping ibu aku sembari kupeluk tubuhnya. begittu lah pengalaman seksku dngn ibu aku, dan hampir setiap hari aku melakukan hubungan intim dngn ibu aku selama ibu aku tinggal disini.
Ngecrot Dalam Mulut Ibu
Ngecrot Dalam Mulut Ibu, cerita sex , Ngecrot Dalam Mulut Ibu cerita hot seks sedarah, incest Ngecrot Dlaam Mulut Ibu, kisah bokep hot Ngecrot Dalam Mulut Ibu, bacaan porno, kisah seks, cerita bokep cerita dewasa, Ngecrot Dalam Mulut Ibu


Aktifkan javascript tekan (F5), untuk membuka halaman
klik link cerita
serta membuka gambar lebih besar.
Cerita seks dewasa update setiap hari.
http://foto-video-cerita-dewasa.blogspot.com/