Pamer Nonok Sama Keponakan

Pamer Nonok Sama Keponakan | namaku Caroline. Aku seorang cewek karier yangg udh berusia 33 tahun. Tinggi badanku 167 cm dngan berat badan 47 kg. Ukuran braku 34 D. Bulu-bulu nonok ku termasuk sedikit, sebabnya celah nonok ku dapat keliatan dngan mudah. Berkat rajinnya aku melakukan perawatan muka dan tubuh maka kulitku masih halus, putih, bersih dan kencang.

Kebanyakan teman-temanku memujiku seperti baru berumur 20 tahun. Saat ini aku tinggal sendiri di kawasan Surabaya bagian barat. Aku bercerai dngan suamiku sejak enam tahun yangg lalu sebab beda prinsip yangg terlalu keras.

Putra kita satu-satunya hasil dari perkawinan kita kutitipkan pada mama ku di kota asalku, Semarang. Dulu pada waktu masih muda, aku adalah seorang eksibisionis yaitu orang yangg suka memamerkan tubuhnya pada orang lain.

Cuma aja aku suka melakukannya seolah-olah aku sendiri nggak tahu kalau pakaianku terbuka lebar. Sifat itu menghilang ketika aku memasuki masa-masa berkerja, namun sesudah bercerai selama enam tahun, sifat itu mulai kembali lagi.

Kalau pulang ke rumah sesudah kerja, aku suka melepaskan semua pakaian kerjaku sesudah masuk pintu, lalu berjalan-jalan di dalamm rumah cuma memakai bra dan celana dalam. sesudah itu, biasanya aku akan mandi tanpa menutup pintu kamar mandi dan keluar kamar mandi sesudah selesai dalamm keadaan telanjang sambill mengeringkan rambut dngan handuk.

Kalau nggak malas, aku akan memakai celana dalamm dan bra atau gaun malam aja tanpa celana dalamm dan bra. Tapi kalau malas, aku akan membiarkan tubuhku telanjang, lalu aku akan mulai makan, nonton tv ataupun bersantai.

Aku jg suka tidur dngan pakaian yg sexy, hot, nakal dan minim. Pernah aku tidur tanpa memakai pakaian sama sekali. Dua bulan yangg lalu, aku kedatangan tamu dari Semarang.

Tamu itu adalah keponakanku sendiri. Umurnya baru 17 tahun, ia anak dari kakak laki-lakiku yangg paling bungsu. ia datang di saat liburan sekolahnya. Aku sangat gembira menyambutnya. ia kusuruh tinggal di kamar sebelah kamar tidurku.

Hari-hari awal semuanya berjalan seperti normal, namun satu minggu kemudian, ada yangg sedikit aneh. Pakaian dalamku sering kutemukan nggak pada tempat dan urutannya. Kadang-kadang sedikit nggak rapi. Ada timbul kecurigaan kalau keponakanku itu memainkan pakaian dalamku, sebab kalau nggak siapa lagi.

Kadang-kadang ada pakaian dalamku yangg hilang lalu besoknya ditemukan kembali ditempatnya semula. Aku mulai merasa kalau keponakanku memiliki fantasi seks terhadap aku. Suatu malam aku memutuskan untk menguji keponakanku.

Selesai mandi, aku segera mengambil celana dalamm g-string warna merah dngan renda-renda yangg sexy dan kukenakan. sesudah itu, aku memilih sebuah gaun malam berwarna pink dngan bahan satin. Gaun malam itu semi transparan, jadi nggak akan transparan bila dilihat dari dekat, namun akan menampakkan lekuk tubuhku bila ada latar cahayanya.

Panjang gaun malam itu cuma 10 cm dari selangkanganku. Di bagian pundak cuma ada 2 tali tipis untk menggantung gaun malam itu ke tubuhku. Bila kedua tali itu diturunkan dari pundakku, dijamin gaun malamku akan meluncur ke bawah dan menampakan tubuhku yangg telanjang tanpa halangan.

Sesudah itu, aku keluar ke ruang keluarga tempatku menonton tv dan segera duduk menonton tv. Mula-mula aku berusaha duduk dngan sopan dan berusaha menutupi selangkanganku dngan lipatan kakiku. Tak lama kemudian, keponakanku keluar dari kamarnya dan duduk di sebelahku.

Sepanjang malam itu, kita berbincang-bincang sambill menonton tv, namun aku tahu kalau ia diam-diam mencuri lihat tubuhku lewat sudut mataku. Kadang-kadang aku menundukan badanku ke arah meja di depan seolah-olah menjangkau sesuatu yangg akhirnya mempermudah ia ngeliat toket ku lewat leher bajuku yangg longgar.

Cerita Sex Pamer Nonok Sama Keponakan

Tak lama kemudian, aku mencoba lebih berani lagi. Aku mengubah posisi tempat dudukku sehingga kali ini pakaian tidurku bagian belakang tersingkap dan memperlihatkan pantat dan tali g-string di pinggangku.

Dari ujung mataku aku bisa ngeliat kalau keponakanku ngeliat bagian itu terus. Anehnya, aku mulai merasa terangsang. mgkin ini akibat dari masa mudaku sebagai seorang eksibisionis. Sejenak kemudian aku pergi ke kamar kecil.

Sengaja pintu kamar mandi nggak kututup sampai rapat, namun menyisakan sedikit celah. Dari pantulan tegel dinding, aku ngeliat bayangan keponakanku muncul di celah pintu dan mengintipku, walaupun saat itu aku membelakangi pintu.

Sesudah itu, aku menundukan kepalaku, pura-pura konsentrasi pada g-stringku agar ia nggak kaget. Kemudian aku membalikkan badanku, mengangkat gaun malamku dan menurunkan celana dalamku di depan matanya. Aku nggak tahu bagaimana rasa seorang lelaki ngeliat hal ini, namun dari bnyak yangg kudengar, sebetulnya lelaki paling menyukai saat ini yaitu pada saat wanita mulai membuka pakaiannya.

Denngan tetap menunduk, aku berjongkok dan menyemburkan air kencingku. Aku yakin dngan posisi seperti ini, keponakanku ini akan sangat menikmati pemandangan nonok ku yangg mengeluarkan air kencing. Ini jg salah satu yangg kudengar bahwa lelaki suka ngeliat wanita kencing.

Sesudah kencingku selesai aku kembali berdiri, membetulkan g-stringku lalu kuturunkan gaun tidurku. sesudah itu, aku membalikan badanku lg sambill membetulkan g-stringku bagian belakang. Sebetulnya aku memberikan kesempatan kepada keponakanku untk pergi tapa keliatan aku.

Btl saja, lagi-lagi dari pantulan tegel dinding aku ngeliat bayangan keponakanku menjauh ke arah ruang keluarga. sesudah semua selesai, aku kembali ke ruang keluarga dan berlagak seolah-olah nggak ada apa-apa.

Saat aku berjalan ke arah sofa, aku ngeliat kalau muka keponakanku merah, dalam hatiku aku tertawa sebab teringat masa laluku sebagai eksebisionis. Waktu itu, semua laki-laki yangg memandangku saat aku sedang "Beraksi" jg memperlihatkan reaksi yangg sama.

Utk menghilangkan rasa gugupnya, aku melemparkan senyum kepadanya, dan dibalas dngan senyum yangg kikuk. sesudah itu, aku kembali duduk di sofa dngan posisi yangg lebih sopan dan melanjutkan acara nonton tv dan bincang-bincang kami.


Cerita seks Pamer Nonok Sama Keponakan
  • Tak lama kemudian, aku memutuskan untk tidur, sebab saat itu jam 11. 30. Saat di dalamm kamar, aku membaringkan tubuhku di tempat tidur. Gaun malamku yangg tersingkap saat aku naik ke tempat tidur kubiarkan aja sehingga memperlihatkan g-string yangg kupakai.
  • Tali gaun tidurku sebelah kiri merosot ke siku tangan jg nggak kuperbaiki sehingga puting toket ku sebelah kiri nongol sedikit. Aku mulai menikmati kalau diintip oleh keponakanku di kamar mandi tadi.
  • Mulai besok aku merencanakan sesuatu yangg lebih enak lagi. Keesokan harinya adalah hari Minggu, jadi besoknya aku bangun dngan posisi pakaian yangg nggak karuan. sesudah membetulkan tali bahu gaun malamku, aku keluar kamar.
  • Di luar kamar, aku bertemu dngan keponakanku yangg telah bangun. ia sedang menonton acara tv pagi. Aku menyapanya dan segera di balas dngan sapaannya juga. sesudah itu, aku mengambil handuk dan pergi ke kamar mandi.
Lagi-lagi pintu kamar mandi nggak kututup rapat. Seperti dugaanku, keponakanku kembali mengintipku. Aku kemudian membuka gaun malamku sehingga aku cuma mengenakan g-string. Gaunku itu kuletakan di tempat cucian. sesudah itu, dngan cuma memakai g-string, aku berdiri di depan wastafel dan menggosok gigiku.

Saat menggosok gigi, toket ku bergoyang-goyang sebab gerakan tanganku yangg menyikat gigi. Keponakanku pasti ngeliat nya dngan jelas sebab aku telah mengatur posisi tubuhku agar ia dapat menikmati pemandangan ini.

Sesudah selesai, aku kemudian membuka g-stringku. Sementara g-stringku masih kupegang di tangan, aku kemudian kencing sambill berdiri. Air seniku kuarahkan ke lantai. sesudah itu, aku siram dan aku masuk ke tempat shower.

Tempat shower itu sengaja nggak kututup juga. Aku kemudian mandi seperti biasa, namun saat menyabuni badan, aku menyabuni dngan perlahan-lahan. Gerakan tanganku kubuat sesensual mungkin. Bagian toket dan nonok ku kusabuni agak lama.

Sesudah membilas badanku, aku masih melanjutkan acara mandi sambill diintip dngan mencuci rambut. Selesai semua itu, aku kemudian mengeringkan badan dan rambut, lalu melilitkan handuk di tubuhku. Sekilas aku ngeliat dari pantulan tegel dinding kalau keponakanku telah pergi.

Aku kemudian keluar dari kamar mandi. Saat keluar aku ngeliat keponakanku duduk di depan tv sambill menikmati acara tv. Aku tahu sebetulnya ia cuma pura-pura. Mukanya merah seperti kemarin sewaktu habis mengintipku kencing.

Pamer Nonok Sama Keponakan cerita seks dewasa, kisah hot bokep indo Pamer Nonok Sama Keponakan, cerita sex bacaan porno
Pamer Nonok Sama Keponakan

Aku kemudian masuk kamar tidurku. Pintu kamar tidurku kali ini nggak kututup rapat pula dngan harapan keponakanku akan mengintip baju. Lewat pantulan cermin di lemari pakaianku, aku ngeliat kalau bayangan keponakanku ada di depan pintu.

Ia mengintip body sexy ku lagi. Aku nggak menyia-nyiakan kesempatan ini. Kubuka lilitan handukku sehingga aku telanjang bulat. sesudah itu, dngan handuk itu, aku terus mengeringkan rambutku yangg basah sementara aku terus menuju ke meja rias.

Di meja rias, aku mengambil blower dan dngan blower itu, aku mengeringkan rambutku. sesudah kering, aku menuju ke lemari kemudian mengambil celana transparan yangg berwarna putih. sesudah memakainya, aku kemudian mengambil sebuah strapless bra warna putih (bra yangg tali bahunya bisa di lepas, namun kali ini aku nggak melepasnya) dngan kawat penyangga toket di bagian bawah cupnya dan memakainya pula.

Kemudian aku mengambil jubah pendek dari bahan satin berwarna putih dan kupakai. sesudah menalikan tali jubah itu ke pinggangku aku merapikan rambutku lg sebelum keluar. Dari pantulan cermin aku ngeliat kalau bayangan keponakanku telah nggak ada.

Sesudah itu, aku keluar kamar dan menyiapkan makan pagi untk kita berdua. Keponakanku saat itu telah di kamar mandi untk mandi. Perkiraanku, di kamar mandi ia nggak hanya sekedar mandi, namun pasti memakai gaun malam dan g-stringku sambill masturbasi membayangkan badanku.

Aku tertawa dngan geli sebab merasa berhasil merangsang keponakanku. Saat membayangkan rasanya diintip saat mandi dan ganti baju, cairan ke cewek anku terasa mengalir di sela-sela nonok ku. Aku sendiri betul-betul terangsang.

Saat makan pagi siap dan keponakanku selesai mandi, aku menyuruhnya makan bersama. Saat makan, jubah satin yangg kupakai melonggar di bagian leher, namun aku pura-pura nggak tahu. Aku tahu kalau keponakanku memperhatikan bra yangg keliatan akibat bagian leher yangg terus melonggar.

Sesudah makan selesai, aku membereskan piring saat itukeponakanku duduk di sofa membaca buku. sesudah aku ngerasa semuanya sudah selesai, aku kemudian mengajaknya untk jalan-jalan menikmati liburannya. Sejak hari itu, aku selalu bermain kucing-kucingan sama keponakanku.

Kubiarkan dirinya mengintip tubuh sexy dan mulus ku saat mandi, kencing atau ganti baju. Aku jg membiarkannya mencuri dan memakai pakaian dalamku sepanjang ia mengembalikannya baik ke lemariku maupun ke tempat cucian.

Aku pura-pura nggak tahu kalau ia melakukan semua itu. cuma saat aku melakukan masturbasi aja yangg nggak kubiarkan ia mengintip. lg pula biasanya aku melakukan masturbasi di malam hari saat hendak tidur.

Sebetulnya ini sebab aku malu menunjukkan kepadanya kalau aku sedang terangsang. Aku sangat menikmati situasi ini sampai saat ia hrus pulang kembali ke Semarang, aku mengatakan kepadanya kalau aku sangat menyukai perhatiannya.

Maksudku adalah aku suka diintip olehnya. Entah ia ngerti maksudku atau nggak, namun ia jg Pamer Nonok Sama Keponakanmengatakan kalau ia sangat menikmati liburan ini. Aku berharap untk liburan selanjutnya, keponakanku mau datang lg agar aku bisa menunjukan tubuhku lg kepadanya.

Pengalaman ini sungguh indah dan menyegarkan masa laluku. Kalau ada kesempatan, aku akan berusaha untk mengulanginya lg cuma aja aku sekarang lebih suka diintip.
Pamer Nonok Sama Keponakan
Pamer Nonok Sama Keponakan, cerita sex , Pamer Nonok Sama Keponakan cerita seks dewasa, kisah hot bokep indo Pamer Nonok Sama Keponakan, cerita sex bacaan porno, bacaan porno, kisah seks, cerita bokep cerita dewasa, Pamer Nonok Sama Keponakan


Aktifkan javascript tekan (F5), untuk membuka halaman
klik link cerita
serta membuka gambar lebih besar.
Cerita seks dewasa update setiap hari.
http://foto-video-cerita-dewasa.blogspot.com/