Bispak Sekolah Dientot Kontol Gede

Bispak Sekolah Dientot Kontol Gede | Arsanti adalah seorang anak sekolah yg berusia 18 tahun ini memiliki badan yg montok dan padat, kulitnya kuning langsat. Rambutnya tergerai lurus sebahu, wajahnya jugaa lumayan cantik. ia adalah anak bungsu dari lima bersaudara, ayahnya adalah seorang pejabat yg kini bersama ibunya tengah bertugas di ibukota, sedang kakak-kakaknya tinggal di berbagai kota di pulau jawa ini krna keperluan pekerjaan atau kuliah.

Maka tinggallah Arsanti seorang diri di rumah tersebut, terkadang ia jugaa ditemani oleh sepupunya yg mahasiswi dari sebuah universitas. Sebagai anak abg yg mengikuti trend masa kini, Arsanti sangat gemar memakai pakaian yg serba ketat termasuk jugaa seragam sekolah yg dikenakannya sehari-hari.

Rok abu-abu yg tingginya beberapa senti di atas lutut udh cukup menyingkapkan kedua pahanya yg putih mulus, dan ukuran roknya yg ketat itu jugaa memperlihatkan lekuk body tubuhnya yg montok menggairahkan.

Penampilannya yg aduhai ini tentu mengundang pikiran buruk para cowok, dari yg sekedar menikmati kemolekan tubuhnya sampai yg berhasrat ingin menggagahinya. Salah satunya adalah Gardi, pria berusia 40 tahunan itu, emang seorang pria yg berlibido tinggi, birahinya sering naik tak terkendali apabila ngeliat gadis-gadis cantik dan seksi melintas di hadapannya.

Sosok pribadi Arsanti emang cukup supel dalamm bergaul dan sedikit genit termasuk kepada Gardi yg sering mengantarkan Arsanti dari jalan besar menuju ke kediaman Arsanti yg masuk ke dalamm gang.

Suatu sore, Arsanti pulang dari sekolah. sperti biasa Gardi mengantarnya dari jalan raya menuju ke rumah. Sore itu suasana agak mendung dan hujan rintik-rintik, keadaan di sekitar jugaa sepi, maklumlah daerah itu berada di pinggiran kota.

Dan Gardi memutuskan saat inilah kesempatan terbaiknya untk melampiaskan hasrat birahinya kepada Arsanti. ia udh mempersiapkan segalanya, termasuk lokasi tempat dimana Arsanti nanti akan dikerjai. Gardi sengaja mengambil jalan memutar lewat jalan yg lebih sepi, jalurnya agak jauh dari jalur yg dilewati sehari-hari krna jalannya memutar melewati areal pekuburan.

"Lho koq lewat sini Pak? " , tanya Arsanti. "Di depan ada kawinan, jadi jalannya ditutup" , bujuk Gardi sambill terus mengayuh becaknya. dngn sedikit kesal Arsanti pun terpaksa mengikuti kemauan Gardi yg mulai mengayuh becaknya agak cepat.

Sesudah sampai pada lokasi yg udh direncanakan Gardi, yaitu di sebuah bangunan tua di tengah areal pekuburan, tiba-tiba Gardi membelokkan becaknya masuk ke dalamm gedung tua itu. "Lho kenapa masuk sini Pak? " , tanya Arsanti.

"Hujan. " , jawab Gardi sambill menghentikan becaknya tepat di tengah-tengah bangunan kuno yg gelap dan sepi itu. Dan emang hujan pun udh turun dngn derasnya. Bangunan tersebut adalah bekas pabrik tebu yg dibangun pada jaman belanda dan sekarang udh tidak dipakai lagi, paling-paling sesekali dipakai untk gudang warga.

Keadaan sperti ini membuat Arsanti menjadi semakin panik, wajahnya mulai keliatan was-was dan gelisah. "Tenang. Tenang. kami santai dulu di sini, daripada basah-basahan sama air hujan mending kami basah-basahan keringat. " , ujar Gardi sambill menyeringai turun dari tempat kemudi becaknya dan menghampiri Arsanti yg masih duduk di dalamm becak.

Bagai tersambar petir Yattipun kaget mendengar ucapan Gardi tadi. "a. Apa maksudnya Pak? " , tanya Arsanti sambill terbengong-bengong. "Non cantik, kamu mau ini? " Gardi tiba-tiba menurunkan celana komprangnya, mengeluarkan kontol nya yg udh mengeras dan membesar.

Arsanti terkejut setengah mati dan tubuhnya seketika lemas ketika ngeliat pemandangan yg belum pernah ia lihat selama ini. "j. Jaangan Pak. jangan n. " pinta Arsanti dngn wajah yg memucat.

Sejenak Gardi menatap badan Arsanti yg menggairahkan, dngn posisinya yg duduk itu tersingkaplah dari balik rok abu-abu seragam smu-nya kedua paha Arsanti yg putih bersih itu. Kaos kaki putih setinggi betis menambah keindahan kaki gadis itu.

Cerita Sex Bispak Sekolah Dientot Kontol Gede

Dan di bagian atasnya, kedua toket ranum nampak menonjol dari balik baju putih seragamnya yg berukuran ketat. "Ampunn Pak. jangan Pak. " , Arsanti mulai menangis dalamm posisi duduknya sambill merapatkan badan ke sandaran becak, seolah ingin menjaga jarak dngn Gardi yg semakin mendekati tubuhnya.

Badan Arsanti mulai menggigil tetaapi bukan krna dinginnya udara saat itu, namun tatkala dirasakannya sepasang tangan yg kasar mulai menyentuh pahanya. Tangannya secara refleks berusaha menampik tangan Gardi yg mulai menjamah paha Arsanti, tapi percuma aja krna kedua tangan Gardi dngn kuatnya memegang kedua paha Arsanti.

"Oohh. jangan n. Pak. Tolongg. jangan n. " , Arsanti meronta-ronta dngn menggerak-gerakkan kedua kakinya. Akan namun Gardi malahan semakin menjadi-jadi, dicengkeramnya erat-erat kedua paha Arsanti itu sambill merapatkan badannya ke badan Arsanti.

Arsanti pun menjadi mati kutu sementara isak tangisnya menggema di dalamm ruangan yg mulai gelap dan sepi itu. Kedua tangan kasar Gardi mulai bergerak mengurut kedua paha mulus itu hingga menyentuh pangkal paha Arsanti.

Badan Arsanti menggeliat ketika tangan-tangan Gardi mulai menggerayangi bagian pangkal paha Arsanti, dan wajah Arsanti menyeringai ketika jari-jemari Gardi mulai menyusup masuk ke dalamm celana dalamnya. "Iihh. " , pekikan Arsanti kembali menggema di ruangan itu di saat jari Gardi ada yg masuk ke dalamm liang nonok nya.

Badan Arsanti menggeliat kencang di saat jari itu mulai mengorek-ngorek lubang ke perempuan annya. Desah nafas Gardi semakin kencang, ia nampak sangat menikmati adegan 'pembuka' ini. Ditatapnya wajah Arsanti yg megap-megap dngn badan yg menggeliat-geliat akibat jari tengah Gardi yg menari-nari di dalamm lubang nonok nya.

"Cep. Cep. Cep. " , terdengar suara dari bagian selangkangan Arsanti. Saat ini lubang nonok Arsanti udh banjir oleh cairan nonok nya yg mengucur membasahi selangkangan dan jari-jari Gardi.

Puas dngn adegan 'pembuka' ini, Gardi mencabut jarinya dari lubang nonok Arsanti. Arsanti nampak terengah-engah, air matanya jugaa meleleh membasahi pipinya. Gardi kemudian menarik badan Arsanti turun dari becak, gadis itu dipeluknya erat-erat, kedua tangannya meremas-remas pantat gadis itu yg sintal sementara Arsanti cuma bisa terdiam pasrah, detak jantungnya terasa di sekujur tubuhnya yg gemetaran itu.

Gardi jugaa menikmati wanginya badan Arsanti sambill terus meremas remas pantat gadis itu. Selanjutnya Gardi mulai menikmati bibir Arsanti yg tebal dan sensual itu, dikulumnya bibir itu dngn rakus bak seseorang yg tengah kelaparan melahap makanan.

"Ee emang ghh. Mmpphh. " , Arsanti mendesah-desah di saat Gardi melumat bibirnya. Dikulum-kulum, digigit-gigitnya bibir Arsanti oleh gigi dan bibir Gardi yg kasar dan bau rokok itu. Ciuman Gardi pun bergeser ke bagian leher gadis itu.


Cerita seks Bispak Sekolah Dientot Kontol Gede
  • "Oohh. Eenngghh. " , Arsanti mengerang-ngerang di saat lehernya dikecup dan dihisap-hisap oleh Gardi. Cengkeraman Gardi di badan Arsanti cukup kuat sehingga membuat Arsanti sulit bernafas apalagi bergerak, dan hal inilah yg membuat Arsanti pasrah di hadapan Gardi yg tengah memperkosanya.
  • Sesudah puas, kini kedua tangan kekar Gardi meraih kepala Arsanti dan menekan badan Arsanti ke bawah sehingga posisinya berlutut di hadapan badan Gardi yg berdiri tegak di hadapannya. Langsung aja oleh Gardi kepala Arsanti dihadapkan pada kontol nya.
  • "Ayo. jangan macam-macam non cantik. Buka mulut kamu" , bentak Gardi sambill menjambak rambut Arsanti. Takut pada bentakan Gardi, Arsanti tak bisa menolak permintaannya. sembari terisak-isak ia sedikit demi sedikit membuka mulutnya dan segera aja Gardi mendorong masuk kontol nya ke dalamm mulut Arsanti.
  • "Hmmphh. " , Arsanti mendesah lg ketika benda menjijikkan itu masuk ke dalamm mulutnya hingga pipi Arsanti menggelembung krna batang kontol Gardi yg menyumpalnya. "Akhh. " sebaliknya Gardi mengerang nikmat.
Kepalanya menengadah keatas merasakan hangat dan lembutnya rongga mulut Arsanti di sekujur batang kontol nya yg menyumpal di mulut Arsanti. Arsanti menangis tak berdaya menahan gejolak nafsu Gardi. Sementara kedua tangan Gardi yg masih mencengkeram erat kepala Arsanti mulai menggerakkan kepala Arsanti maju mundur, mengocok kontol nya dngn mulut Arsanti.

Suara berdecak-decak dari liur Arsanti terdengar jelas diselingi batuk-batuk. Beberapa menit lamanya Gardi melakukan hal itu kepada Arsanti, ia nampak benar-benar menikmati. Tiba-tiba badan Gardi mengejang, kedua tangannya menggerakkan kepala Arsanti semakin cepat sambill menjambak-jambak rambut Arsanti.

Wajah Gardi menyeringai, mulutnya menganga, matanya terpejam erat dan. "Aakkhh. " , Gardi melengking, croot. croott. crroott. Seiring dngn muncratnya cairan putih kental dari kontol Gardi yg mengisi mulut Arsanti yg terkejut menerima muntahan cairan itu.

Arsanti berusaha melepaskan batang kontol Gardi dari dalamm mulutnya tetaapi sia-sia, tangan Gardi mencengkeram kuat kepala Arsanti. Sebagian besar peju Gardi berhasil masuk memenuhi rongga mulut Arsanti dan mengalir masuk ke tenggorokannya serta sebagian lg meleleh keluar dari sela-sela mulut Arsanti.

"Ahh" , sambill mendesah lega, Gardi mencabut batang kontol nya dari mulut Arsanti. Nampak batang kontol nya basah oleh cairan peju yg bercampur dngn air liur Arsanti. Demikian pula halnya dngn mulut Arsanti yg nampak basah oleh cairan yg sama.

Arsanti meski masih dalamm posisi terpaku berlutut, tetaapi tubuhnya jugaa lemas dan shock sesudah diperlakukan Gardi sperti itu. "Sudah Pak. Sudahh. " Arsanti menangis sesenggukan, terengah-engah mencoba untk 'bernego' dngn Gardi yg sambill mengatur nafas berdiri dngn gagahnya di hadapan Arsanti.

Nafsu birahi yg masih memuncak dalamm diri Gardi membuat tenaganya menjadi kuat berlipat-lipat kali, apalagi ia udh menenggak jamu super kuat demi kelancaran hajatnya ini sebelumnya. sesudah berejakulasi tadi, tak lama kemudian nafsunya kembali bergejolak hingga batang kontol nya kembali mengacung keras siap menerkam mangsa lagi.

Bispak Sekolah Dientot Kontol Gede cerita hot bokep, kisah seks Bispak Sekolah Dientot Kontol Gede, bacaan porno bokep Bispak Sekolah Dientot Kontol Gede
Bispak Sekolah Dientot Kontol Gede

Gardi kemudian memegang badan Arsanti yg masih menangis terisak-isak. Arsanti sadar akan apa yg sebentar lg terjadi kepadanya yaitu sesuatu yg lebih mengerikan. badan Arsanti bergetar ketika Gardi menidurkan badan Arsanti di lantai gudang yg kotor itu, Arsanti yg mentalnya udh jatuh seolah tersihir mengikuti arahan Gardi.

Sesudah Arsanti terbaring, Gardi menyingkapkan rok abu-abu seragam smu Arsanti hingga setinggi pinggang. Kemudian dngn gerakan perlahan, Gardi memerosotkan celana dalamm putih yg masih menutupi selangkangan Arsanti. Kedua mata Gardi pun melotot tajam ke arah nonok bispak itu.

Nonok yg merangsang, ditumbuhi rambut yg tidak begittu bannyak tapi rapi menutupi bibir nonok nya, indah sekali. Gardi langsung aja mengarahkan batang kontol nya ke bibir nonok bispak itu.

Arsanti menjerit ketika Gardi mulai menekan pinggulnya dngn keras, batang kontol nya yg panjang dan besar masuk dngn paksa ke dalamm liang nonok bispak itu. "Aakkhh. " , Arsanti menjerit lagi, tubuhnya menggelepar mengejang dan wajahnya meringis menahan rasa pedih di selangkangannya.

Kedua tangan Arsanti ditekannya di atas kepala, sementara ia dngn sekuat tenaga melesakkan batang kontol nya di nonok bispak itu dngn kasar dan bers memang at. "Aaiihh. " , Arsanti melengking keras di saat dinding keperawanannya berhasil ditembus oleh batang kontol Gardi.

Darah pun mengucur dari sela-sela nonok bispak itu. "Ohhss. Hhsshh. Hhmmh. Eehhghh. " Gardi mendesis nikmat. sesudah berhasil melesakkan batang kontol nya itu, Gardi langsung menggenjot badan Arsanti dngn kasar.

"Oohh. Oogghh. Oohh. " , Arsanti mengerang-ngerang kesakitan. Tubuhnya terguncang-guncang akibat gerakan Gardi yg keras dan kasar. Sementara Gardi yg tidak peduli terus menggenjot Arsanti dngn bernafsu. Batang kontol nya basah kuyup oleh cairan nonok bispak itu yg mengalir deras bercampur darah keperawanannya.

Sekitar lima menit lamanya Gardi menggagahi Arsanti yg semakin kepayahan itu, sepertinya Gardi sangat menikmati setiap hentakan demi hentakan dalamm ngentotin Arsanti, sampai akhirnya di menit ke-delapan, badan Gardi kembali mengejang keras, urat-uratnya menonjol keluar dari tubuhnya yg hitam kekar itu dan Gardi pun berejakulasi.

"Aahh. " Gardi menjerit panjang melampiaskan rasa puasnya yg tiada tara dngn menumpahkan seluruh peju nya di dalamm rongga nonok bispak itu yg tengah menggelepar kepayahan dan kehabisan tenaga krna tak sanggup lg mengimbangi gerakan-gerakan Gardi.

Dan akhirnya kedua badan itupun kemudian jatuh lunglai di lantai diiringi desahan nafas panjang yg terdengar dari mulut Gardi. Gardi puas sekali krna udh berhasil melaksanakan hajatnya yaitu memperkosa gadis cantik yg selama ini menghiasi pandangannya dan menggoda dirinya.

Sesudah rehat beberapa menit tepatnya menjelang Isya, akhirnya Gardi dngn becaknya kembali mengantarkan Arsanti yg kondisinya udh lemah pulang ke rumahnya. krna masih lemas dan akibat rasa sakit di selangkangannya, Arsanti tak mampu lg berjalan normal hingga Gardi terpaksa menuntun gadis itu masuk ke dalamm rumahnya.

Suasana di lingkungan rumah yg sepi membuat Gardi dngn leluasa menuntun badan lemah Arsanti hingga sampai ke teras rumah dan kemudian mendudukkannya di kursi teras. sesudah berbisik ke telinga Arsanti bahwa ia berjanji akan datang kembali untk menikmati tubuhnya yg molek itu, Gardi pun kemudian meninggalkan Arsanti dngn mengayuh becaknya menghilang di kegelapan malam, meninggalkan Arsanti yg masih terduduk lemas di kursi teras rumahnya.

Bispak Sekolah Dientot Kontol Gede
Bispak Sekolah Dientot Kontol Gede, cerita sex , Bispak Sekolah Dientot Kontol Gede cerita hot bokep, kisah seks Bispak Sekolah Dientot Kontol Gede, bacaan porno bokep Bispak Sekolah Dientot Kontol Gede, bacaan porno, kisah seks, cerita bokep cerita dewasa, Bispak Sekolah Dientot Kontol Gede


Aktifkan javascript tekan (F5), untuk membuka halaman
klik link cerita
serta membuka gambar lebih besar.
Cerita seks dewasa update setiap hari.
http://foto-video-cerita-dewasa.blogspot.com/