ABG Doyan kontol gede

Kisah ini terjadi saat aq masih duduk di kelas SMP. Di kelasku ada cewek namanya Susi, anak ini memang terkenal genit. Padahal sebenarnya orangnya biasa2 aja gak terlalu istimewa tapi karena sifatnya yang ramah dan gampangan itu yang membuat dia banyak dikerubutin teman2 cowok termasuk aq. Diantara sekian banyak cowok ada satu yang paling getol dekat2 ma Susi, namanya Rudi. Setiap kali aq melihat Rudi mendekati Susi maka tangannya gk jauh2 dari meraba pantat atau toket Susi.

Pernah suatu ketika saat pelajaran Kesenian, Susi yang duduk sendirian karena teman satu mejanya tidak datang pindah tempat duduk ke tempat Rudi yang memang duduk sendirian dibarisan paling belakang sudut, bersebelahan dengan mejaku.

Mulanya aq gk terlalu pedulian, paling juga si Rudi ngucek2 payudaranya si Susi. Tapi saat aq ngelirik, aq kaget setengah mati. kontol si Rudi udah keluar dari celananya dan sedang dikocok2 ma Susi! Rudi menyeringai bangga melihat ke arahku. Sementara Susi hanya tersenyum2 genit aja melihat aq yang terpelongo.

Sambil menikmati kocokan Susi tangan kiri Rudi asik meremas2 payudara kanan Susi, untuk menutupi pandangan guru dari depan Rudi sengaja menaruh buku bacaan kesenian di depan Susi dengan cara di dirikan jadi seolah2 mereka berdua sedang membaca buku itu.

Beberapa menit kemudian kulihat peju Rudi menyembur keluar, Susi kemudian mengelap tangannya yg belepotan peju Rudi ke celana Rudi. Meilhat itu aq juga jadi kepingin. Aq segera memberi kode sama Rudi untuk gantian, kamipun berganti posisi.

“Si, aq juga donk..” pintaku setelah duduk di sampingnya,

“Paan?” tanyanya pura2 gk tau. “Kocokin kontol aq” ujarku, Susi mencibir kearahku, “Gak mau” tolaknya. bangs*tnya ni pikirku, gk tau orang dah konak juga. Sementara di meja sebelahku, si Rudi cekikikan melihatku, teman semejaku juga ngintip2 sambil tersenyum2 mupeng. Pasti mintak bagian juga tuh.

Karena udah gk tahan menahan birahi, sambil melihat kedepan pelan2 aq menurunkan resleting celanaku, tapi susah juga ngeluarin si kontol yang udah jegang dari tadi dalam posisi duduk gini. Ku longgarkan sedikit ikat pinggangku dan ku lepaskan kait kancing celanaku baru kurogoh kontolku mengeluarkannya, begitu kontolku keluar dari celana langsung keraih tangan kanan Susi, ku arahkan ke batang kontolku.

“kocokla cepat..” bisikku, tangan Susi yang lembut dan halus kemudian memegang batang kontolku dan mulai mengocok2nya membuat aq tertunduk keenakan.

“enak ya..?” bisik Susi, “anjeng, enak kali” balasku berbisik. Berkali2 aq mengeluarkan nafas keras saat kulit tangan Susi yang lembut menggesek2 kepala kontolku.

Sesekali aq melirik ke arah Rudi dan temanku yg tertawa2 kecil melihat aq lagi dikocokin ma Susi, teman semejaku berkali2 memberi kode mintak giliran yang dibalas dengan Susi leletan lidahnya. Asli mupeng dia, terlebih lagi saat aq dengan sengaja meremas2 payudara Susi sambil melirik mengejek ke temanku itu.

Beberapa menit kemudian pejuku akhirnya muncrat keluar disertai rasa nikmat tiada tara, sebisa mungkin aq menahan untuk tidak mengerang. Kututupi wajahku dengan kedua tanganku menahankan rasa nikmat di kontolku.

Susi mengangkat tangannya menunjukkan jari2 tangannya yang belepotan pejuku, wajahnya menunjukkan ekspresi jijik. Kemudian seperti tadi dia mengelapkan tangannya ke celanaku.

Karena merasa masih ada bau2 pejunya, Susi permisi ke wc. Gk lama teman sebangkuku ikut permisi keluar. Aq kembali pindah ke mejaku sementara Rudi duduk di bangku sebelahku.

Tapi ko lama kali ya..?? “jangan2 mereka maen di wc” terka Rudi. Aq manggut2 mengiyakan. Ampe pergantian jam pelajaran (kira2 15 menit lebih) baru mereka kembali, ku lihat teman aq itu tersenyum bahagia. Sementara Susi kembali ke bangkunya, bukan di tempat Rudi lagi.

Langsung kucecar teman ku dengan pertanyaan2, ngapain aja kalian? Temanku cerita begitu dikamar mandi, dia langsung meluk Susi. Sambil berciuman temanku meremas2 payudara Susi lalu dia meminta Susi untuk menghisap kontolnya, Susi ok-ok aja menghisap kontol temanku itu, lagi pula biasanya kamar mandi pas jam pelajaran masih berlangsung memang tergolong sepi kuadrat.

Eh pas lagi asik2an begitu tiba2 masuk cowok dari kelas sebelah, udah bisa ketebak cowok itupun mintak bagian. Terpaksa Susi ngelayani dua kontol sekaligus. Sepikan bukan berarti gk ada yang datang, beberapa menit kemudian datang dua orang cowok, anak kelas 2. melihat Susi yang lagi jongkok sambil ngisapin kontol kami, mereka pun dengan sabar ngantri mintak disepong juga.

Setelah semua ngecrot baru Susi dan teman aq itu kembali ke kelas. Aq jadi geleng2 mendengar cerita teman aq itu, jontor deh tuh bibir nyepong 4 batang sekaligus...

Lain waktu ada lagi cerita saat aq, Rudi dan Susi tergabung dalam satu tugas kelompok yg diberikan oleh guru bahasa inggris kami. Selain kami bertiga ada empat orang lagi, dua perempuan dua laki2. Jadi totalnya kami bertujuh. Kami memutuskan mengerjakan tugas kelompok tersebut pada hari minggu di rumah Susi.

Jadi begitulah pada hari minggu yang dijanjikan kami berkumpul di rumah Susi, kami mengerjakan tugas itu di ruang tamunya. Mulanya sih biasa2 aja, selain karena ada cewek lain juga karena orang tua Susi masih berada di rumah.

Suasana mulai berubah saat orang tua Susi keluar untuk menghadiri suatu pesta pernikahan, tangan Rudi mulai gatal meraba2 tubuh Susi membuat Susi sibuk menepis tangan jahil Rudi. Jadinya malah gk mengerjakan tugas kelompok lagi tapi mule cerita2 jorok yang membangkitkan gairah.

“Sil udah pernah liat kontol gk?” tanya Rudi ma Silvia salah satu teman cewek dalam kelompok kami. Nih anak emang gk ada otaknya. Silvia yang mendengar pertanyaan Rudi jadi merah padam mukanya, mulutnya langsung melancarkan cacian sama Rudi membuat kami tertawa2.

“gitu aja marah, Sil, Susi aja tenang2 aja klo liat kontol, ya kan Si” Amir ikut2 nimbrung sambil ngelirik genit sama Susi, Susi hanya mencibir menanggapi godaan Amir.

“ngomong2 kontol kelen, macam yg besar aja kontol kelen” Wita kali ini yang angkat bicara, nih anak mang rada berani dibandingin Silvia.

“eh, mo liat ko kontol aq...?” tanyak Rudi semangat sambil berdiri memamerkan celananya yang menggembung di bagian selangkangan. Tingkahnya membuat para cewek2 itu terpekik2 sambil cekikikan, Susi yang tepat berada di samping Rudi tiba2 meninju selangkangan Rudi membuat dia terpekik kesakitan yang disambut gelak tawa kami semua.

Gk sadar udah hampir tiga jam juga kami di rumah Susi, akhirnya kami memutuskan melanjutkan lagi pengerjaan tugas kelompok itu Senin besok. Wita dan Silvia pulang dengan diantar Amir dan Joko sementara aq dan Rudi tetap tinggal. Aq sudah menebak apa yang ada dalam pikiran Rudi, begitu mereka berempat meninggalkan rumah Susi, Rudi langsung melancarkan serangan2nnya.

Entah siapa yang bernafsu duluan keduanya udah bergumul saling peluk dan cium mengabaikan aq yang terbengong2 melihat aktivitas mereka berdua. Dengan ganas tangan Rudi meremas2 payudara Susi sementara tangan Susi meraba2 selangkangan Rudi. Gk mau ketinggalan aq langsung duduk disamping kiri Susi dan ikut2an meremas2 payudara kirinya. Susi melepaskan ciumannya dari Rudi gantian menciumi bibirku yang kubalas dengan penuh nafsu. Aq menggeliat nikmat saat jari2 Susi meremas selangkanganku sementara disamping kanan Susi Rudi memelorotkan celananya sekaligus celana dalamnya hingga kontolnya yang tegang terlihat menjulang.

Rudi segera meraih tangan Susi dan mengarahkannya ke kontolnya, Susi melepaskan ciumannya dariku dan melihat ke arah kontol Rudi kemudian mulai mengocok2nya membuat tubuh Rudi jadi kejang2. Aq ikut2an melepasi celanaku hingga kontolku dengan leluasa tegak dengan gagah.

Aq berdiri disamping Susi sambil meraih kepala Susi dan menariknya ke arah kontolku, mengerti kemauanku Susi langsung membuka mulutnya lebar2 membiarkan batang kontolku masuk ke dalam mulutnya, begitu kontolku masuk langsung dia menghisapnya membuat aq mendesis keenakan.

“kontol! Kau pulak yang duluan di sepong!” maki Rudi, “salah sendiri lah” jawabku penuh kemenangan. Kugerakkan pinggulku seolah2 sedang mengentotin mulut Susi sambil mendesah2 keras memanas2i Rudi sementara Susi makin aktip menghisap2 kontolku.

Panas melihat aq yang disepong Susi, tangan Rudi kelayapan menaikkan rok terusan Susi ke atas hingga pahanya yang mulus terbuka sampai terlihat pangkal paha Susi yang terbalut celana dalam warna pink.

Rudi menggesek2kan telunjuknya ke selangkangan Susi membuat Susi mengeluarkan suara2 mengeram sambil terus menghisap2 kontolku. Celana dalamnya terlihat basah oleh rembesan cairan vaginanya.

“Si buka sempak kau, si Martin mau liat memek kau” kata Rudi sambil tangannya berusaha memelorotkan celana dalam Susi, Susi agak menaikkan pantatnya agar celana dalamnya dengan mudah dapat dipeloroti Rudi ke bawah.

Mataku tak lepas memandang memek Susi yang ditumbuhi bulu2 halus, begitu memek Susi terbuka jari2 Rudi langsung bermain di celah memek Susi membuat Susi mendengus2 merasakan kenikmatan. Tubuhnya menggeliat2 merasakan gesekan2 jari Rudi di celah memeknya.

Tanpa sadar aq makin dalam menyodokkan kontolku di dalam mulut Susi, berkali2 Susi mengeluarkan suara tersedak dan berusaha melepaskan kontolku dari dalam mulutnya tapi karena aq telah dikuasai nafsu birahi malah makin kasar menggoyang2kan pinggulku mengentotin mulut Susi sambil tanganku memegang kepala Susi menghindari dia melepaskan kontolku. Susi udah gk lagi menghisap kontolku hanya membiarkan saja kontolku memenuhi rongga mulutnya bergerak leluasa.

“ayo tin terus” ujar Rudi sambil memberi semangat sambil tangannya juga dengan cepat menggesek2 memek Susi membuat Susi makin keras mengerang2.

“aq mo keluaaarrrr...” jeritku, dengan susah payah Susi menjauhkan kepalanya dari kontolku, tepat saat dia berhasil mengeluarkan kontolku dari dalam mulutnya, maniku muncrat keluar dengan perasaan nikmat tiada tara.

Susi memiawik kecil saat maniku menyembur ke wajahnya, aq dengan sengaja mengarahkan ujung kontolku ke wajahnya hingga maniku muncrat di wajah Susi. Maniku yang kental dan berwarna putih itu menempel disekitar wajah Susi.

“martin jahat, maninya ditembakkan ke muka Susi” rungut Susi manja, dengan perasaan lelah aq duduk disamping Susi melihat dengan takjub maniku meleleh di sekitar wajah Susi sebagian menetes ke baju kaosnya.

“memang ni, gk usah kasih lagi Si” Rudi ngompor2in, pasti udah mupeng dia. “dah buka aja Si bajunya, udah kenak mani si martin gitu” ujar Rudi, “alah pengen aja bilang” cibir Susi tapi dia mau juga membuka bajunya.

Kini udah benar2 bugil , kontolku yang semula layu mulai bangkit kembali melihat tubuh telanjang Susi, “kelen juga la buka baju masak aq aja” ujar Susi, tanpa diminta dua kali Rudi segera menanggalkan pakaiannya diikuti oleh aq.

Kini kami bertiga udah bugi, aq dan Rudi segera mencaplok masing2 payudara Susi yang cukup besar itu membuat Susi tertawa geli menerima rangsangan dari kami. Ini pertama kalinya aq menghisap pentil perempuan.

Rudi kemudian merebahkan tubuh Susi di sofa dengan kepalanya berbantalkan pahaku hingga wajahnya tepat di depan kontolku yang mulai tegak lagi. Aq terbengong2 melihat Rudi mengambil posisi di tengah2 pangkal paha Susi, kontolnya yang tegang tepat berada di celah memek Susi.

“ko mo ngentotin dia??” tanyaku terheran2, “memang kenapa?” tanya Rudi, sementara Susi memandangku dengan ekspresi heran, “nanti dia gk perawan lagi” ujarku lugu. Mereka berdua tertawa geli mendengar ucapanku.

“Martin tenang aja, nantik abis Rudi, Martin boleh ngentotin Susi” ujar Susi sambil menggesek2kan pipinya di batang kontolku. Sementara Rudi kembali melanjutkan maksudnya mengentotin Susi.

Terdengar pekik Susi saat batang kontol Rudi menerobos masuk kedalam memeknya, entah karena udah dari tadi nahan nafsunya, Rudi dengan cepat menjurus kasar menyodok2kan batang kontolnya di dalam memek Susi membuat Susi makin memiawik2 menahankan serangan2 Rudi.

“enak kali memek kauuu siii....”ceracau Rudi meningkahi pekikan Susi, sementara aq hanya bisa diam aja menonton mereka berdua ngentot dengan liarnya. kontolku sekarang udah benar2 ngaceng lagi.

Tubuh Susi terguncang2 seiring hunjaman kontol Rudi di dalam memeknya, teteknya yang bulat ikut bergoyang2 membuatku jadi gemas meremas2nya.

“Ahhh.....uunnnngghhhh.... pelaaaaaannnn... pelaaaaannnn diiiiiiiiii....”pekik Susi, tapi Rudi nggak merubah tempo genjotannya malah makin cepat menggoyang2kan tubuhnya. Tubuh mereka berdua mulai dibanjiri oleh keringat.

“ungh...ungh...”dengus Rudi, yang dibalas dengan pekikkan terputus2 Susi. Entah berapa lama tiba2 Rudi mencabut kontolnya dari dalam memek Susi dan mengocok2kan batang kontolnya di depan perut Susi. Gk berapa lama kontolnya memuntahkan mani yang cukup banyak. Maninya muncrat diperut bahkan sampai ke payudara Susi.

“aduh enak kali..” desis Rudi, sementara Susi memejamkan matanya dengan dadanya yang turun naik seolah2 baru saja berlari jauh. Tubuhnya yang mungil terlihat mengkilat oleh keringatnya.

Begitu Rudi bangkit dari tubuh Susi, aq segera menggantikan posisinya. Dengan tidak sabar menusukkan batang kontolku ke celah memek Susi tanpa memperdulikan mani Rudi di tubuh Susi.

Tapi berkali2 kutusukkan ko gk masuk2 ya??? Ini memang pertama kalinya aq mengentot dengan perempuan. Sadar ketidak tahuanku, sambil memegang batang kontolku dia mengarahkan arah tusukanku, “dibawah sini” bisiknya masih dengan nafas yang tersengal2.

Lobang pepknya mengalirkan cairan lendir yang membuat permukaan memeknya terasa licin. Aq terpejam nikmat merasakan pertama kali kontolku masuk ke lobang memek perempuan, aq berusaha mengocokkan batang kontolku di memeknya tapi berkali2 kontolku keluar lagi dari memek Susi. Melihat itu Rudi jadi tertawa2, “jangan panjang2 ko nareknya bodoh” ujar Rudi.

“baru pertama ya tin?” Susi ikut2an bersuara membuat jadi panas. Setelah agak lama akhirnya terbiasa juga aq menyodok2kan kontolku di dalam memek Susi. Beda dengan Rudi dengan ku Susi hanya mengeluarkan suara mendesah2 kecil aja.

Walau tadi baru mengeluarkan tapi karena ini sensasi pertama ku mengentotin cewek, gk lama kurasakan maniku akan muncrat. Aq makin mempercepat goyanganku, berkali2 kontolku keluar dari memek Susi tapi dengan cepat ku masukkan lagi dan ku kocok lagi.

“Tin klo mo nembak jangan di dalam” ujar Rudi mengingatkan, tubuh Susi sendiri terlihat makin kaku. Akhirnya dengan perasaan nikmat tiada tara kontolku untuk kedua kalinya mengeluarkan spermanya. Kalo ini di dalam memek Susi, tubuh ku mengejang2 kaku mendapatkan orgasme kedua ku. Susi langsung terpekik kaget menyadari aq menembak di dalam vaginanya.

“wei kontol, jangan ko tembak didalamnya!” maki Rudi, tapi aq yang lagi dilanda kenikmatan gk peduli sama sekali. Aq makin menekankn dalam2 batang kontolku di dalam memek Susi sementara tubuh Susi yang terhimpit tubuhku ikut mengejang. Kepalanya menggeleng2 kiri dan kanan, kurasakan daging otot memek Susi mencengkram erat batang kontolku.

Ku rasa memek Susi makin penuh dan sempit, oleh maniku, lendirnya juga karena kontraksi otot memeknya.

Lima menit kemudian kami uda berpakaian kembali, sementara Susi ke kamar mandi. Baru kemudian kami berpamitan pulang. Selama sebulan aq cemas2 Susi akan hamil, apalagi tiap hari Rudi menakut2iku kalo Susi hamil dan mintak pertanggung jawabanku. Tapi ternyata apa yg ku khawatirkan tidak benar2 terjadi.

Ke dukun malah dapet banyak memek

Aku dilahirkan dalam keluarga pengusaha. Papa dan Mamaku adalah pengusaha. Mereka membangun bisnis bersama dari nol. Usaha keluarga kami cukup menghasilkan. Kami mampu membeli rumah di daerah Kelapa Gading dan beberapa rumah peristirahatan di luar kota Jakarta. Keluarga kami terdiri dari Papaku, Hermawan berusia empat puluh tahun, Mamaku, Lenny berusia tiga puluh enam tahun dan aku, sekarang usiaku delapan belas tahun. Namaku Kenny, tapi sering dipanggil Koko.

Video cewek hot sexy lagi di grepe

Video cewek sexy lagi di grepe dalam bus


Video bokep cewek Jepang sexy lagi ngentot

Video bokep cewek Jepang sexy lagi ngentot


Foto bokep anime May Shiranui toket gede #1

Kumpulan gambar bokep anime hentai Mai Shiranui


Foto anime toket besar kumpulan terlengkap

Video bokep tante toket gede di dapur

Video bokep tante toket gede di dapur

Video porno hot tante payudara besar di dapur

Slutty Annisa : Hubby dan Ayam

Slutty Annisa istri binal : Hubby dan Ayam

Dua minggu telah berlalu dari kejadianku di boardroom sore itu. Selama dua minggu ini aku sebelum pulang ke rumah mampir apartmennya Aldi dulu. Ya, aku telah menjadi budak nafsunya Aldi dan istrinya, Nadya. Setiap malam aku diperlakukan seperti pelacurnya Aldi. Kadang2 aku beruntung dan diperbolehkan untuk menyepong penisnya Aldi sampai ia muncrat di tenggorokanku, hari2 lain, aku hanya boleh menonton bagaimana ia mengentot Nadya dan aku diperbolehkan membersihkan spermanya dari lubang2 istrinya yang cantik itu. Beberapa kali aku benar2 beruntung dan aku dientot oleh Aldi, walaupun kasar dan tidak mempedulikan orgasme-ku. Aku juga jadi sedikit nyandu cocaine. Karena setiap kali aku datang kesana, selalu aku disuguhkan bubuk putih itu. Namun, the worst thing is, aku belum berani juga cerita kepada Tom. Aku tahu ia sudah curiga, kalau aku punya affair, namun aku benar2 takut kalau ia marah if he finds out that I’m a cum-loving slave for his friend, Aldi! Hubunganku dengan hubby makin lama makin renggang. Sekarang Tom sering sekali pulang malam. Dan badannya selalu terlihat lemas seperti abis ngentot. Aku sudah ngira kalau dia suka makai ‘ayam’ bersama dengan teman2 bule-nya yang lain. Hari jumat yang lalu terjadi hal yang cukup gila juga menurutku. Seperti biasa aku pulang dari tempatnya Aldi sekitar pukul 10 malam. Malam itu aku sial. Aku hanya diperbolehkan menjilat2 kakinya Nadya sambil menonton bagaimana ia dientot oleh suaminya. Aku neken coke cukup banyak malam itu, jadi saat aku sampai rumah, aku sudah setengah sadar. Tom seperti biasa belum pulang. Tanpa mandi aku hanya membuka bajuku (aku selalu tidur naked!) dan ambruk di tempat tidur. Kira2 jam 4 pagi aku setengah terbangun mendengar tawa cekikikan seorang perempuan. Dan juga suara Tom yg berat. “Oh my god! Who’s this?” tanya si cewe’ dengan logat indo yg jelas - pasti ‘ayam’, sempat terlintas di otakku yang masih burem. “That’s my wife!” kata hubby-ku tertawa, “Don’t bother ’bout her. She’s fuckin’ stoned!” Tom menidurkan pereknya di sampingku. Dengan posisiku yang menghadap ke jendela aku memunggungi dia. Aku tak kuat untuk bangun, namun aku bisa mendengar Tom mengentotnya dengan kasar. “Please, go slowly baby!” Tom hanya mendengus. Memang memang Tom suka sekali ‘memakai’ cewe’ dengan kasar! “Fuck baby, you hurt me! God! You split me open!” Tiba2 tubuh cewek itu menekan ke punggungku. Toketnya yang besar dan kenyal terasa menempel di belakangku. Ia mulai menangis: “Please baby! Slower! My ass hurts!” Sentakan2 Tom terasa di punggungku. Setiap kali ia memasukkan kontolnya ke anus pereknya, terasa toketnya menekan punggungku. Aku terfikir untuk bangun tapi aku terlalu lemas. “Ahhhhrggg, tolong, jangan! Jangan!” ia teriak2 tak karuan. Karena tak tahan merasakan sakitnya perkosaan Tom rasa di lubang pantatnya, ia mencengkramkan kuku2 jarinya yang panjang ke pundak dan toketku. Aku masih teringat mendengar Tom melenguh puas. Besok paginya aku terbangun dengan sesosok wanita yang telanjang merangkulku dari belakang. Aku baru sadar bahwa ini adalah perek yang di bawa oleh suamiku tadi malam. Aku terduduk. Tom sudah pergi kantor. Ada beberapa uang ratusan ribu di samping cewek itu diatas tempat tidur. Aku membelai rambutnya. Ia lumayan cantik buat seorang pelacur - sedikit ‘kampungan’ mungkin. Tapi masih sangat muda. Paling2 baru 16 tahun. Ia berkulit hitam gelap, dengan muka khas Jawa. Namun ada satu hal yang luar biasa di tubuhnya - Toket yang gede banget buat badannya. Aku penasaran. Aku remas toketnya. Tetapi ia tidak bergeming. Aku cubit nipple-nya. Ia tetap diam. Mungkin ia terlalu capek buat bangun, pikirku. Aku mulai horny melihatnya tak berdaya seperti itu. Aku membelai perut, pinggang dan pinggulnya, turun ke pantatnya. Ia begitu muda. Aku baru ingat, ia semalam di sodomi sama Tom! Aku buka perlahan2 buah pantatnya dan terlihat lubang anusnya yang merah menganga. Cairan peju suamiku masih mengalir keluar dan menggenang di kasur. Aku mulai memainkan memekku. 2 jariku dari tangan satunya lagi aku selipkan ke dalam lubang anusnya. Setelah basah aku tusukkan jari2ku tadi kedalam memeknya. Badannya bergerak sedikit. Terasa sekali otot memeknya yang menjepit jari2ku. Aku baru sadar kalau didekat memeknya banyak bekas cupang. Entah Tom, atau customer lain. Aku entot memeknya pelan2 dengan jari2ku. Ia melenguh dengan lemas. Aku meludah ke memeknya. Jadi licin sekali! Aku masukkan 3, terus 4 jari. Aku suka sekali melihat memeknya yang muda itu menjepit dengan keras jari2ku. Aku keluar-masukkin lebih cepat lagi. Aku melihat bagaimana lubang pantatnya tertekan dan sperma di dalamnya membusa keluar. Gemes aku rasanya! Dan horny sekali! “Hari ini aku bakal bolos kerja nih kaya’nya,” pikirku. Aku memejamkan mataku dan aku julurkan lidahku kedalam lubang anus yang penuh sperma didepanku….

lutty Annisa kangen kontol gede, memek abg, istri selingkuh depan suami, dientot dari memek bool pake kontol panjang cerita bokep terbaru tahun ini dan terpanas, saat istri ngidam kontol, tante dientot rame, abg doyan seks, sex bebas istri


Kalo gak bisa klik linknya berarti harus aktifkan javascript buat donlot videonya (Cara mengaktifkan javascript)

Slutty Annisa kangen kontol gede, memek abg, istri selingkuh depan suami, dientot dari memek bool pake kontol panjang cerita bokep terbaru tahun ini dan terpanas, saat istri ngidam kontol, tante dientot rame, abg doyan seks, sex bebas istri, Slutty Annisa kangen kontol gede, memek abg, istri selingkuh depan suami, dientot dari memek bool pake kontol panjang cerita bokep terbaru tahun ini dan terpanas, saat istri ngidam kontol, tante dientot rame, abg doyan seks, sex bebas istri, Slutty Annisa kangen kontol gede, memek abg, istri selingkuh depan suami, dientot dari memek bool pake kontol panjang cerita bokep terbaru tahun ini dan terpanas, saat istri ngidam kontol, tante dientot rame, abg doyan seks, sex bebas istri, Slutty Annisa kangen kontol gede, memek abg, istri selingkuh depan suami, dientot dari memek bool pake kontol panjang cerita bokep terbaru tahun ini dan terpanas, saat istri ngidam kontol, tante dientot rame, abg doyan seks, sex bebas istri, Slutty Annisa kangen kontol gede, memek abg, istri selingkuh depan suami, dientot dari memek bool pake kontol panjang cerita bokep terbaru tahun ini dan terpanas, saat istri ngidam kontol, tante dientot rame, abg doyan seks, sex bebas istri, Slutty Annisa kangen kontol gede, memek abg, istri selingkuh depan suami, dientot dari memek bool pake kontol panjang cerita bokep terbaru tahun ini dan terpanas, saat istri ngidam kontol, tante dientot rame, abg doyan seks, sex bebas istri, Slutty Annisa kangen kontol gede, memek abg, istri selingkuh depan suami, dientot dari memek bool pake kontol panjang cerita bokep terbaru tahun ini dan terpanas, saat istri ngidam kontol, tante dientot rame, abg doyan seks, sex bebas istri, Slutty Annisa kangen kontol gede, memek abg, istri selingkuh depan suami, dientot dari memek bool pake kontol panjang cerita bokep terbaru tahun ini dan terpanas, saat istri ngidam kontol, tante dientot rame, abg doyan seks, sex bebas istri, Slutty Annisa kangen kontol gede, memek abg, istri selingkuh depan suami, dientot dari memek bool pake kontol panjang cerita bokep terbaru tahun ini dan terpanas, saat istri ngidam kontol, tante dientot rame, abg doyan seks, sex bebas istri,

Slutty Annisa : Kangen Kontol Besar

Cerita dewasa bokep terpanas

Kangen Sejak malam itu tidak ada kabar apapun dari Aldi. Sepertinya dia memang bajingan yang hanya ingin memanfaatkanku untuk sex saja. untuk menghubungiku. Tetapi entah kenapa aku menunggu2 dia sms atau telfon. Aneh, padahal physically dia sama sekali bukan tipeku. Di sisi lain aku juga masih terlalu sakit hati buat make the first move - aku yakinkan saja diriku kalau aku tidak mau ketemu bajingan itu lagi seumur hidup. Entah kenapa akupun tidak cerita tentang pengalamanku dengan Aldi sama suamiku. Padahal aku ngentot sama laki2 siapapun juga pasti cerita kepada Tom - namanya juga kita menganut paham swinging lifestyle! Mungkin aku merasa terlalu hina untuk menceritakan ke Tom, bahwa aku membersihkan lubang pantat istrinya Aldi dengan lidahku. Aku takut se-toleran2nya suamiku, ia pun mungkin merasa jijik terhadapku. Kira2 empat hari berlalu tanpa kejadian apa2. Di kantor orang2 semakin memandangku dengan aneh. Pete juga mulai genit2 lagi denganku. Namun semua itu tidak terfikirkan olehku. Yang ada di kepalaku hanyalah kejadian malam itu… dan setiapkali aku memikirkannya memekku jadi basah dan aku harus pergi ke wc buat masturbasi. Hari rabu aku sampai 4 kali masturbasi! Menjelang akhir minggu aku rasnya ingin sekali menelfon Aldi. Malam harinya aku tidak bisa tidur. Tom mengajakku having sex, tapi aku menolak. Dengan menggerutu dia tertidur. Aku benar2 tidak bisa tidur. Akhirnya aku memain-mainkan memekku sambil sekali lagi aku membayangkan dientot oleh Aldi. Kangen rasanya; ingin sekali aku merasakan asinnya sperma Aldi sekali lagi. Nggak Tahan!!! Satu minggu pas berlalu tanpa ada kabar dari Aldi. Weekend berlalu tanpa kejadian yang seru. Dan hari Senin itu aku suntuk sekali karena harus lembur sampai jam 8 malam dengan tim-nya Emir yang tak henti2nya nyengir2 kaya’ anak SD setiap kali aku lewat depan cubicle mereka. Waktu berlalu pelan sekali. Akhirnya kerjaan kita selesai juga dan aku naik mobilku untuk pulang. Di jalan ku telpon kerumah. Sepertinya Tom juga belum pulang. Paling juga dia nyari ‘ayam’ karena gak aku kasih udah satu minggu ini. Dasar bule! Aku pun dapat ide nekat. Aku putar balik ke arah apartemennya Aldi. Sepanjang jalan ke arah apartmennya aku merinding membayangkan aku bakal diapakan olehnya. Aku pencet tombol bel apartemen. Terdengar suara langkah kaki. Aku senewen sekali. Sesosok wanita di usia akhir 20 tahun-an, yang memakai gaun mandi silk berwarna merah maroon membukakan pintuku. Terlihat cleavage-nya yang dalam dan puting susunya yang tercetak di bahan gaun. Rambutnya acak-acakan dan matanya terbuka sayu. Ia hanya memandangku dengan pouty lips-nya yang sexy abis – Nadya! Baru sekarang aku melihat dengan jelas wanita yang waktu itu kujilat habis2an lubang pantatnya yang penuh sperma! Kami hanya berpandangan. “Datang juga kamu akhirnya!” Lamunanku buyar mendengar suara Aldi memanggil dari dalam kamar. “Nadya, baby! Biarkan dia masuk!” Tanpa berkata apa2 Nadya mempersilahkan aku masuk. Baru sekarang aku bisa melihat Aldi. Ia melilitkan handuk di pinggangnya. Sepertinya ia baru saja habis mandi. “Aku pikir kamu nggak mau kesini lagi, say? Waktu itu manggil aku bajingan, ternyata doyan juga ya?” tanyanya dengan dingin. Aldi menghampiruku dan mencium mulutku. Ku julurkan lidahku sedalam mungkin. Aku benar2 kangen! Ia meremas2 pantat dan toketku dari luar baju kantorku. Terasa tonjolan kontolnya yang keras. Sementara itu Nadya hanya menundukkan kepalanya, seakan tidak sopan kalau menonton kita bercumbuan seperti itu. Aku benar2 terangsang making-out dengan Aldi didepan istrinya yang nerima saja kelakuan suaminya yang gila begitu. Aldi mendorong tubuhku untuk berjongkok. Aku sudah mengerti dan melepas handuknya sehingga batang kontolnya yang tegang mencuat ke atas. Aku sedot2 sebisaku sambil meraba2 otot paha dan pinggulnya yang kekar. Aku ingin ia cepat2 keluar di mulutku agar aku bisa merasakan spermanya yang nikmat itu. Namun setelah kira2 dua atau tiga menit ia mencabutnya dari mulutku. Kontolnya dirahkan ke mukaku sehingga muncrat membasahi mukaku. Aku berusaha menangkap sebagian spermanya dengan mulutku, namun hanya sedikit yang tertelan olehku. Tanpa ba-bi-bu, Aldi menjauh dariku dan duduk di sofa. “Sini Nad, bersihin!” perintahnya dengan santai. Istrinya pun datang dengan nurut. Tanpa mengatakan apa2 ia tiduran disamping Aldi dengan kepalanya di pangkuan Aldi. Sambil memandangku penuh birahi Nadya menjilat2 dan membersihkan kontolnya Aldi yang basah dengan spermanya. Aku iri sekali rasanya. Aku bangun untuk ikut menjilatnya, namun Nadya mendorongku agar menjauh dengan kakinya. Seakan2 ingin menikmatinya sendiri. “Di… Please aku butuh dientot!” rengekku, udah nggak ada rasa malu atau harga diri lagi… “Please dong… Entot aku!” Aldi hanya menatapku dingin dan berkata: “Kamu pulang dulu deh, Nissa. Aku lagi males ngentotin kamu. Udah! Pulang sana!” Untuk kedua kalinya aku diusir dari tempat itu. Namun aku tahu ini bukan yang terakhir. Kado dari Aldi Tanpa dipuaskan sama sekali aku pulang ke rumah. Tom malam itu tidak pulang. Sepertinya dia dapat perek yang bisa dientot olehnya. Lucky guy! Aku tidak ada pilihan lain selain masturbasi lagi sambil membayangkan dientot sama Aldi. Aku juga tidak bisa melupakan tatapan Nadya yang horny saat ia membersihkan kontol suaminya. Paginya sebelum aku berangkat kerja, Tom pun pulang. “Baby i missed u so much!” kataku sambil merangkulnya! Ia masih kesal namun aku paksa dia untuk mengentotku saat itu, disitu juga. Akhirnya aku pun keluar! Finally. Tapi sepertinya Tom tidak keluar banyak. Aku tidak tau perek bule siapa yang sekarang jalan2 dengan memek becek karena suamiku. Kegiatan pagi hariku di kantor benar2 membosankan. Aku diajak pergi lunch dengan Pete dan Mark (orang departemen Media) ke JW Marriot. Sepanjang lunch Pete meremes2 pahaku terus menerus. Aku biarkan, namun tidak aku tanggapi juga. Kira2 30 menit setelah lunch, aku dapat telfon dari resepsionis. Katanya ada orang mau ketemu dengan saya. Karena emang aku menunggu tamu orang dari production house, saya pun ke lobby. Betapa kagetnya diriku melihat Nadya duduk menunggku. Ia dandan benar2 seperti supermodel. Sendal berhak tinggi, rok super-mini, tank-top yang aku kira dipakainya tanpa bh dan dandanan yang cukup rapih. Namun kecantikannya benar luar biasa, sehingga ia tidak terlihat murahan sedikit pun. Aku juga baru menyadari betapa besar dan kencangnya kedua toketnya. Saat melihatku ia berdiri. Aku bingung harus berkata apa, untung aku dapat akal untuk membawa dia ke ruang meeting yang kosong – daripada jadi awkward dan orang2 mulai gossip aneh2 lagi! Aku tutup pintunya. Aku berbalik dan ternyata Nadya sudah duduk diatas meja. Sebelum aku sempat be tanya apa2, ia berkata: “Ada kado dari Aldi. Aku disuruh mengantarkannya ke kamu…” Aku baru sekali ini mendengar suaranya. Lembut, lemah, hampir seperti ABG. Aku tidak mengerti apa yang dimaksud olehnya. Tetapi tiba2 yang mengangkat kedua kakinya ke atas meja. Mengangkang selebar-lebarnya! Astaga! I can’t believe it! Nadya tidak memakai panties! Dari jarak 1 meter aku bisa mencium bau khas memek yang basah tercampur dengan bau peju! Benar saja… Ternyata memeknya Nadya sepertinya abis dientot dan dijadikan penampungan sperma! Sambil membuka lubang vaginanya dengan jarinya ia menatapku dengan sayu: “Kamu harus habisin katanya Aldi, kalau besok2 mau datang ke rumah lagi!” Aku tak tau lagi harus bagaimana? Aku merasa kotor sekali melakukannya namun aku juga terangsang tiada taranya! Aku langsung menyambar memeknya Nadya! Mulutku kutempelkan di bibir memeknya sambil aku sedot2 isi sperma yang ada. Hidungku bergesekan dengan klitorisnya! Iya, aku memang pelacur murahan yang gunanya hanya untuk menelan sperma! “Hmmmmgh….hmmmgh…” Nadya mengerang kecil… Tangannya menahan kepalaku agar menghisap lebih kuat lagi. Otot2 memeknya berkontraksi sehingga menekan keluar sperma di memeknya… “Ohhhh… Nadya… I love your pussy! Basah sekali sayang! Basah sekali!” Pahanya yang halus dan langsing menjepit kepalaku. Aku menjilat memeknya dari bawah ke atas, menjilat2 dari dekat lubang anusnya sampai ke klitorisnya… Nadya mengerang cukup keras. ”Oh my god…” kataku diantara jilatan, ”..banyak sekali spermanya! I can’t believe this!” Memang sepertinya sperma yang tertampung di dalam memek Nadya jauh lebih banyak daripada waktu terakhir saat aku ‘membersihkannya’. Ia membisikkan ke telingaku terengah2: “Kamu aneh ya, kok spermanya banyak begini?” Aku hanya menganggukkan kepala sambil terus menyedot cairan asin peju dari lubang kenikmatannya yang tiada habisnya. “… Karena… Ini… Sperma…kumpulan… dari 4 cowok yang berbeda… yang baru saja mengentotku sebelum aku kesini…” Aku seperti mau pingsan! Pelacur paling rendahan pun mungkin tidak akan melakukan ini! 4 orang! Tanpa menyentuh memekku pun aku orgasme! Bersamaan dengan Nadya yang membanjiri mulutku dengan asamnya cairan kewanitaanya! Dengan muka belepotan sperma aku terhempas di salah satu kursi ruang meeting. Nadya mencium bibirku dan lidahnya menjulur2 ke dalam mulutku menyedot2 sisa2 sperma yang ada dimulutku. Ia juga menjilat2 lelehan sperma yang mengalir ke daguku. Sepertinya lidahnya udah jago sekali dalam jilat-menjilat. Ia mencium keningku dengan penuh kasih sayang dan meninggalkanku di ruangan meeting itu tanpa berkata apa2. Sambil membersihkan mukaku aku bertanya2 pada diriku mengapa aku bisa jatuh serendah ini. Bersambung...



Kalo gak bisa klik linknya berarti harus aktifkan javascript buat donlot videonya (Cara mengaktifkan javascript)

Slutty Annisa kangen kontol gede, memek abg, istri selingkuh depan suami, dientot dari memek bool pake kontol panjang cerita bokep terbaru tahun ini dan terpanas, saat istri ngidam kontol, tante dientot rame, abg doyan seks, sex bebas istri, Slutty Annisa kangen kontol gede, memek abg, istri selingkuh depan suami, dientot dari memek bool pake kontol panjang cerita bokep terbaru tahun ini dan terpanas, saat istri ngidam kontol, tante dientot rame, abg doyan seks, sex bebas istri, Slutty Annisa kangen kontol gede, memek abg, istri selingkuh depan suami, dientot dari memek bool pake kontol panjang cerita bokep terbaru tahun ini dan terpanas, saat istri ngidam kontol, tante dientot rame, abg doyan seks, sex bebas istri, Slutty Annisa kangen kontol gede, memek abg, istri selingkuh depan suami, dientot dari memek bool pake kontol panjang cerita bokep terbaru tahun ini dan terpanas, saat istri ngidam kontol, tante dientot rame, abg doyan seks, sex bebas istri, Slutty Annisa kangen kontol gede, memek abg, istri selingkuh depan suami, dientot dari memek bool pake kontol panjang cerita bokep terbaru tahun ini dan terpanas, saat istri ngidam kontol, tante dientot rame, abg doyan seks, sex bebas istri, Slutty Annisa kangen kontol gede, memek abg, istri selingkuh depan suami, dientot dari memek bool pake kontol panjang cerita bokep terbaru tahun ini dan terpanas, saat istri ngidam kontol, tante dientot rame, abg doyan seks, sex bebas istri, Slutty Annisa kangen kontol gede, memek abg, istri selingkuh depan suami, dientot dari memek bool pake kontol panjang cerita bokep terbaru tahun ini dan terpanas, saat istri ngidam kontol, tante dientot rame, abg doyan seks, sex bebas istri, Slutty Annisa kangen kontol gede, memek abg, istri selingkuh depan suami, dientot dari memek bool pake kontol panjang cerita bokep terbaru tahun ini dan terpanas, saat istri ngidam kontol, tante dientot rame, abg doyan seks, sex bebas istri, Slutty Annisa kangen kontol gede, memek abg, istri selingkuh depan suami, dientot dari memek bool pake kontol panjang cerita bokep terbaru tahun ini dan terpanas, saat istri ngidam kontol, tante dientot rame, abg doyan seks, sex bebas istri,

Aktifkan javascript tekan (F5), untuk membuka halaman
klik link cerita
serta membuka gambar lebih besar.
Cerita seks dewasa update setiap hari.
http://foto-video-cerita-dewasa.blogspot.com/